
SURABAYA – Sebuah aksi pembunuhan menggegerkan warga kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, Jawa Timur. Seorang pria berinisial HK (44) nekat menghabisi nyawa korban bernama Hasan (37) dengan senjata tajam. Aksi kejam ini ternyata bermula dari rasa cemburu yang memuncak setelah pelaku menemukan foto mencurigakan di ponsel istrinya.
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil mengamankan pelaku utama, sementara tiga orang rekannya yang turut terlibat masih dalam pengejaran atau berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).Niat Buka TikTok, Malah Temukan Foto Mencurigakan
Kronologi kejadian bermula saat pelaku, HK, baru pulang dari bekerja. Dengan rasa lelah, ia bermaksud membuka aplikasi TikTok di ponsel milik istrinya untuk sekadar mencari hiburan. Namun, niat baik itu berubah menjadi bencana ketika matanya tak sengaja tertuju pada sebuah galeri foto yang tersimpan di dalam perangkat tersebut.
Di sana, HK menemukan foto yang membuat darahnya langsung mendidih. Terlihat jelas istrinya sedang berfoto bersama seorang pria lain yang tidak dikenalnya. Rasa curiga dan amarah langsung menyelimuti pikirannya. Tanpa berpikir panjang, emosi menguasai akal sehatnya.Dibuntuti, Lokasi Diketahui
Dibakar api cemburu, HK pun bertekad untuk mencari tahu siapa identitas pria dalam foto tersebut. Usaha memburu identitas itu akhirnya membuahkan hasil. Diketahui bahwa pria dalam foto itu bernama Hasan, warga asal Sampang, Madura.
Seolah takdir mempertemukan mereka dalam situasi yang fatal, keesokan harinya HK secara tidak sengaja berpapasan langsung dengan Hasan di jalan. Tanpa membuang waktu, HK diam-diam membuntuti langkah korban hingga akhirnya mengetahui persis tempat tinggal dan keberadaan Hasan di kawasan Wonokusumo. Pengetahuan ini justru semakin menyulut api dendam di dada pelaku.Rencana Jahat dan Aksi Penyabetan
Tak ingin memendam rasa sakit hati, HK mulai menyusun rencana jahat. Ia pun mengajak tiga rekannya masing-masing berinisial SR, I, dan S untuk ikut serta dalam aksinya. Ketiga orang ini kini masih buron dan menjadi target pencarian polisi.
Hari pembalasan pun tiba. Dengan membawa senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di pinggang, HK menunggu kedatangan korban di pinggir jalan. Begitu Hasan terlihat melintas, pelaku langsung bertindak.
Tanpa peringatan dan tanpa ampun, HK langsung menyabetkan celurit tersebut secara membabi buta ke arah tubuh korban. Serangan itu dilakukan dengan sangat kejam hingga menyebabkan korban mengalami luka parah yang mengakibatkan kematian di lokasi kejadian.Pelaku Kabur, Akhirnya Terjepit di Kalimas
Usai melakukan aksinya, HK langsung melarikan diri. Ia sempat menyelamatkan diri ke arah Sampang untuk menghindari kejaran aparat. Namun, kerja keras tim penyidik tidak sia-sia. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman CCTV yang ada, petugas berhasil menelusuri pergerakan pelaku.
Berkat penyelidikan yang intensif, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku. HK akhirnya berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di kawasan Kalimas, Surabaya.Proses Hukum
Saat ini, pelaku utama sudah ditahan di kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Sementara itu, kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap ketiga rekannya yang masih buron agar bisa segera diadili sesuai hukum yang berlaku.
Kasus ini kembali menjadi pengingat betapa bahayanya jika emosi dibiarkan menguasai diri. Masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin justru berakhir tragis dan memakan korban jiwa.
(red)
