
KUBAR – Satuan Samapta Polres Kutai Barat secara konsisten melaksanakan kegiatan sambang kepada para remaja di seluruh wilayah hukumnya sebagai bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi Keamanan, Ketertiban, dan Ketentraman Masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Kegiatan yang bertujuan untuk membangun komunikasi erat dengan generasi muda ini juga diharapkan dapat mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan serta mengarahkan remaja untuk berada pada jalur yang benar.
Kegiatan sambang yang digelar mulai awal bulan Februari 2026 ini telah menjangkau berbagai titik strategis di Kutai Barat, antara lain sekolah-sekolah, tempat ibadah, serta kawasan pemukiman yang menjadi tempat berkumpulnya para remaja. Anggota Sat Samapta Polres Kutai Barat yang terlibat dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan penyuluhan terkait dengan pentingnya menjaga kamtibmas, tetapi juga secara langsung berinteraksi dengan para remaja untuk mendengar aspirasi dan keluhan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa kini.
Kapten Polisi H. Rizky Adi Nugroho, Komandan Sat Samapta Polres Kutai Barat, menyampaikan bahwa kegiatan sambang remaja ini memiliki peran yang sangat penting dalam rangka membangun hubungan yang erat antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, remaja merupakan bagian penting dari masyarakat yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, namun juga berisiko terjerumus ke dalam berbagai bentuk kenakalan jika tidak mendapatkan bimbingan dan arahan yang tepat.
“Kita melihat bahwa remaja adalah masa depan bangsa, oleh karena itu penting bagi kita untuk memberikan perhatian khusus kepada mereka. Melalui kegiatan sambang ini, kami berharap dapat membangun rasa percaya antara kepolisian dengan remaja, sehingga mereka tidak merasa takut atau jauh dari aparat kepolisian. Selain itu, kami juga ingin memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta dampak negatif yang akan diterima jika terlibat dalam kenakalan atau kejahatan,” ujar Kapten Pol H. Rizky Adi Nugroho.
Selama kegiatan sambang, anggota Sat Samapta Polres Kutai Barat menyampaikan berbagai materi penting kepada para remaja, antara lain tentang bahaya narkoba, perundungan (bullying), kekerasan dalam berbagai bentuk, serta pentingnya menghindari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Para petugas juga menjelaskan tentang peraturan hukum yang berlaku terkait dengan berbagai bentuk kejahatan yang sering dilakukan oleh kalangan muda, serta konsekuensi hukum yang akan diterima jika melanggarnya.
“Kami memberikan pemahaman bahwa setiap tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus ditanggung. Banyak remaja yang tidak menyadari bahwa tindakan yang mereka anggap sepele seperti memecahkan kaca kendaraan, membully teman sebaya, atau bahkan mencoba narkoba dapat membawa dampak buruk bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Melalui penyuluhan ini, kami ingin mereka lebih memahami batasan-batasan yang harus dihormati,” jelas salah satu anggota Sat Samapta yang terlibat dalam kegiatan.
Selain penyuluhan, kegiatan sambang juga diisi dengan sesi tanya jawab yang sangat aktif, di mana para remaja dapat mengajukan berbagai pertanyaan dan mengungkapkan keluhan mereka terkait dengan keamanan di lingkungan sekitar. Beberapa remaja mengangkat masalah tentang keberadaan orang-orang yang tidak dikenal yang sering berkeliaran di sekitar sekolah atau kawasan pemukiman, serta kerapuhan pencurian yang terjadi di beberapa tempat.
Dalam menjawab pertanyaan dan keluhan tersebut, Kapten Pol H. Rizky Adi Nugroho menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan segera melakukan tindakan follow-up dengan meningkatkan patroli di kawasan yang menjadi perhatian para remaja. Selain itu, ia juga mengajak para remaja untuk menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dengan melaporkan setiap aktivitas yang dianggap mencurigakan atau mengganggu ketertiban.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para remaja. Jika kalian melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui nomor darurat 110 atau langsung datang ke kantor polisi terdekat. Setiap informasi yang kalian berikan akan sangat membantu kami dalam menjaga keamanan wilayah Kutai Barat,” tegasnya.
Kegiatan sambang remaja ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, antara lain kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa. Kepala SMA Negeri 1 Kuala Kapuas, Bapak H. Syarifuddin, menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Sat Samapta Polres Kutai Barat. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kamtibmas dan menghindari kenakalan remaja.
“Kami sangat mendukung kegiatan sambang remaja yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Sebagai lembaga pendidikan, kami juga memiliki tanggung jawab untuk membimbing siswa agar menjadi generasi yang baik dan bertanggung jawab. Dengan adanya kerjasama antara sekolah dan kepolisian, kami yakin dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswa,” ujar Bapak H. Syarifuddin.
Sebagai bentuk dukungan, beberapa sekolah di Kutai Barat juga telah menyepakati untuk menjadwalkan kegiatan penyuluhan keamanan secara berkala bersama dengan Sat Samapta Polres Kutai Barat. Selain itu, pihak sekolah juga akan membantu dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya menjaga kamtibmas kepada seluruh siswa dan masyarakat sekitar.
Untuk menutup kegiatan sambang di setiap lokasi, anggota Sat Samapta Polres Kutai Barat selalu memberikan pesan penting kepada para remaja agar tetap fokus pada pendidikan, menjaga hubungan baik dengan orang tua dan guru, serta aktif dalam kegiatan positif yang dapat mengembangkan bakat dan minat mereka. Para remaja yang mengikuti kegiatan ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah meluangkan waktu untuk datang dan memberikan informasi yang bermanfaat.
“Kami sangat senang dengan kedatangan pihak kepolisian ini. Kami mendapatkan banyak informasi baru tentang pentingnya menjaga keamanan dan menghindari kenakalan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar kita semua dapat hidup dengan aman dan nyaman,” ujar Rina Dewi (17 tahun), siswa SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.
Melalui kegiatan sambang remaja yang intensif ini, Sat Samapta Polres Kutai Barat berharap dapat membangun generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta mampu berkontribusi positif dalam pembangunan daerah. “Kami akan terus melakukan kegiatan seperti ini secara berkala untuk menjaga hubungan yang erat dengan para remaja dan memastikan bahwa wilayah Kutai Barat tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tutup Kapten Pol H. Rizky Adi Nugroho.
(*)
