“Rumah Bahari”: Danpom Kodaeral V Bina Mental dan Spiritual Prajurit ‘Nakal’ Lewat Program Karakter Maritim, Tokoh Agama, Psikolog, dan Mentor Inspiratif Dilibatkan, Prajurit Tangguh, TNI AL Berintegritas

TNI-Polri

Surabaya, 13 Desember 2025 – Danpom Kodaeral V memimpin Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pahlawan. Dalam Opsgaktib kali ini, POM Kodaeral V tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual prajurit yang terjaring razia melalui program “Pembinaan Karakter Maritim”. Program ini melibatkan tokoh agama, psikolog, dan mentor inspiratif untuk membantu prajurit membentuk karakter yang kuat, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan diri untuk reintegrasi positif ke lingkungan dinas dan masyarakat. Jumat (12/12/2025)

Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi 2025 dilakukan oleh petugas gabungan. Di antaranya Kodaeral V, POM AU Lanud Muljono, Denpom 54 Surabaya, Propam Polrestabes Surabaya, BNNK Surabaya, Satpol PP, hingga Imigrasi.

Sejumlah pengunjung terlihat cemas. Namun, petugas menerangkan bahwa razia tersebut bukan untuk menyasar sipil, melainkan memburu prajurit TNI dan anggota ‘nakal’ yang nekat berkunjung ke hiburan malam.

Danpom Kodaeral V Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander mengatakan razia serupa kerap dilakukan pihaknya di kota pahlawan. Menurutnya, operasi tersebut untuk mencari prajurit yang melanggar aturan dinas, termasuk saat jam malam sekalipun.

TNI-Polri

Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander menjelaskan bahwa program “Pembinaan Karakter Maritim” akan:

Mengadakan Ceramah Agama dan Motivasi: Mengadakan ceramah agama dan motivasi yang disampaikan oleh tokoh agama dan mentor inspiratif, untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan semangat juang prajurit.
 Mengadakan Konseling Psikologis: Mengadakan konseling psikologis yang dipandu oleh psikolog profesional, untuk membantu prajurit mengatasi masalah pribadi, meningkatkan kemampuan pengendalian diri, dan membangun mental yang sehat.
Mengadakan Pelatihan Kepemimpinan dan Kerjasama Tim: Mengadakan pelatihan kepemimpinan dan kerjasama tim, untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, dan bekerja sama dalam tim.
 Mengadakan Kegiatan Sosial dan Lingkungan: Mengadakan kegiatan sosial dan lingkungan, seperti membersihkan tempat ibadah, mengunjungi panti asuhan, dan menanam pohon, untuk meningkatkan kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
 Mendirikan “Rumah Bahari”: Mendirikan “Rumah Bahari” sebagai tempat tinggal sementara bagi prajurit yang mengikuti program pembinaan, dengan suasana yang nyaman, kondusif, dan mendukung proses pemulihan.
 Melakukan Evaluasi dan Monitoring: Melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan prajurit yang mengikuti program pembinaan, untuk memastikan bahwa program tersebut berjalan efektif dan memberikan hasil yang positif.

Hal senada disampaikan Kadis Lidpam Kodaeral V Letkol Laut (PM) Prasetyo Bekti. Menurutnya, apa yang dilakukan pelanggar bisa merusak citra TNI.

POM Kodaeral V berkomitmen untuk tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga membina dan membimbing prajurit agar menjadi pribadi yang lebih baik, berkarakter kuat, dan berintegritas tinggi.

“Rumah Bahari”: Danpom Kodaeral V bina mental dan spiritual prajurit ‘nakal’ lewat program karakter maritim, tokoh agama, psikolog, dan mentor inspiratif dilibatkan, prajurit tangguh, TNI AL berintegritas. Prajurit Berkarakter, TNI AL Jaya!

(red/Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!