POLSEK JORONG BANTU PANEN JAGUNG DI LAHAN PT. INHUTANI I — HASIL 15 TON DITERIMA PABRIK PAKAN TERNAK PT. JAPFA COMFEED

TNI-POLRI Nasional

(Dok. Polres Tanah Laut) — Polisi Kepolisian Sektor (Polsek) Jorong, yang berada di bawah naungan Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut, kembali menunjukkan peran aktif dalam mendukung perekonomian masyarakat lokal dengan melaksanakan kegiatan bantu panen jagung. Kegiatan ini berlangsung di lahan milik PT. Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada hari Selasa (03/02/2026), dengan tujuan mempercepat proses pemetikan dan memastikan hasil panen dapat segera mencapai pasar.

LOKASI DAN LUAS LAHAN YANG DIGARAP

Kegiatan panen berfokus pada lahan jagung yang terletak di kawasan PT. Inhutani I Desa Sabuhur, dengan titik koordinat presisi 3°59’21.1″S 114°51’10.7″E. Lahan seluas kurang lebih 5 hektar tersebut dikelola oleh Bapak Wayan Sadie, salah satu anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kencana yang telah lama berkolaborasi dengan pihak perusahaan hutan dalam program pemanfaatan lahan produktif di sekitar kawasan konservasi.

Menurut Bapak Wayan Sadie, lahan tersebut merupakan bagian dari program kemitraan antara KTH Wana Kencana dan PT. Inhutani I yang bertujuan meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar hutan produksi. “Kami mengelola lahan ini dengan metode pertanian terpadu, sehingga hasilnya tidak hanya baik untuk ekonomi tetapi juga tidak merusak ekosistem lokal,” ujarnya saat proses panen berlangsung.

PROSES PANEN DAN DISTRIBUSI HASIL

Dalam kegiatan yang diikuti oleh puluhan personel Polsek Jorong serta anggota KTH Wana Kencana, proses panen dilakukan secara terpadu mulai dari pemetikan tongkol jagung, penyortiran kualitas, hingga pengemasan dalam karung siap untuk diangkut. Setelah melalui tahap pemeriksaan kualitas awal, jagung hasil panen kemudian langsung dijual kepada pihak pengepul yang telah menjalin kerja sama dengan petani.

Seluruh hasil panen kemudian dialirkan ke Pabrik Pembuatan Pakan Ternak PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Pihak pabrik mengakui bahwa jagung dari Desa Sabuhur memiliki kualitas yang memenuhi standar untuk bahan baku pakan ternak, karena dikelola dengan menggunakan pupuk organik dan sistem pengairan yang efisien.

HASIL PANEN DAN NILAI EKONOMI

Dari lahan seluas 5 hektar tersebut, diperoleh hasil panen jagung dengan total produksi sekitar 15 ton. Angka ini menjadi pencapaian yang memuaskan bagi petani, mengingat kondisi cuaca dan kesuburan tanah yang mendukung selama masa tanam. Selanjutnya, hasil panen milik petani dibeli oleh pengepul atau pemodal dengan harga tetap Rp3.900,- per kilogram, yang memberikan total pendapatan sekitar Rp58.500.000,- untuk Bapak Wayan Sadie beserta anggota KTH yang terlibat dalam pengelolaan lahan.

Kapolsek Jorong, AKP. Rudi Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan bantu panen ini merupakan bagian dari program Polisi Peduli Masyarakat yang bertujuan mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani lokal. “Kami akan terus mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Tanah Laut,” ucapnya.

HARAPAN UNTUK MASA DEPAN

Bapak Wayan Sadie menyampaikan harapannya agar kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan bahkan diperluas ke lahan-lahan produktif lainnya di sekitar kawasan PT. Inhutani I. Selain itu, pihaknya juga berharap mendapatkan dukungan teknis dan akses pasar yang lebih luas agar hasil pertanian petani dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.

Pihak PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk juga menyatakan siap untuk terus menjadi mitra utama dalam pembelian jagung lokal, dengan harapan dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas pertanian jagung di Kabupaten Tanah Laut ke depannya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!