
Tanah Laut, 9 Februari 2026 – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) dengan sasaran pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh personel Polres Tanah Laut pada hari Senin (09/02/2026). Kegiatan yang digelar segera setelah pelaksanaan apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Propam Polres Tanah Laut AKP Suriani, dengan tujuan memastikan seluruh anggota mematuhi aturan kedinasan yang berlaku serta menjaga integritas dan citra institusi Polri.
Ops Gaktibplin kali ini memiliki beberapa fokus utama, antara lain pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan personel, kerapian sikap tampang sesuai standar institusi, kelayakan penggunaan serta penyimpanan senjata api dinas, dan pemeriksaan telepon genggam (ponsel) milik personel untuk mencegah serta meminimalisir potensi penyalahgunaan aplikasi judi online di lingkungan Polres Tanah Laut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara menyeluruh namun tetap humanis, dengan memberikan pemahaman kepada setiap anggota mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan.
Dalam sesi pemeriksaan administrasi perorangan, tim Propam memeriksa berbagai dokumen penting yang harus dimiliki oleh setiap personel, mulai dari identitas diri, surat izin mengemudi yang masih berlaku, kartu anggota Polri, hingga kelengkapan dokumen pendukung lainnya seperti surat tugas dan bukti pelatihan yang pernah diikuti. “Pemeriksaan administrasi ini bertujuan untuk memastikan setiap anggota memiliki kelengkapan dokumen yang sah dan sesuai dengan ketentuan, sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan tugas serta dapat menjamin akuntabilitas setiap personel,” jelas AKP Suriani dalam arahannya sebelum kegiatan dimulai.
Sementara itu, pemeriksaan sikap tampang difokuskan pada kerapian seragam yang dikenakan, potongan rambut yang sesuai standar (khususnya bagi personel pria yang diwajibkan memiliki potongan rambut pendek dan rapi), serta penampilan umum yang mencerminkan profesionalisme anggota Polri. Tim Propam juga memeriksa kelengkapan perlengkapan dinas yang harus dibawa setiap saat, seperti topi, sabuk pengaman, dan identitas kerja yang jelas. “Penampilan yang rapi dan sesuai standar bukan hanya soal aturan, tetapi juga menjadi representasi citra Polri di mata masyarakat. Kita harus selalu menjaga kesan positif tersebut,” tambahnya.
Untuk bagian pemeriksaan senjata api dinas, personel Propam melakukan pengecekan terhadap setiap senjata yang digunakan oleh personel operasional, mulai dari kondisi fisik senjata yang harus dalam keadaan layak pakai, prosedur penyimpanan yang aman dan sesuai peraturan, hingga kelengkapan surat izin kepemilikan serta administrasi pemeliharaan senjata yang sah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api, baik secara tidak sengaja maupun disengaja, serta untuk menjamin keselamatan personel sendiri dan masyarakat luas. “Senjata api adalah alat yang sangat berbahaya jika tidak dikelola dengan benar. Kita harus memastikan setiap anggota yang menggunakan senjata memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai, serta selalu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan,” ujar salah satu petugas Propam yang terlibat dalam pemeriksaan.
Tak kalah pentingnya, pemeriksaan terhadap ponsel milik personel menjadi bagian krusial dari Ops Gaktibplin kali ini. Pemeriksaan dilakukan dengan tujuan mengawasi secara internal dan mencegah keterlibatan anggota Polri dalam aktivitas judi online maupun aktivitas ilegal lainnya yang dapat merusak nama baik institusi. Tim Propam memeriksa tidak hanya keberadaan aplikasi yang dilarang, tetapi juga aktivitas digital yang pernah dilakukan oleh personel. “Kita menyadari bahwa perkembangan teknologi membuat akses terhadap berbagai konten semakin mudah, termasuk yang berpotensi merugikan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memberikan proteksi kepada personel agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas yang melanggar aturan, sekaligus menjaga integritas korps,” jelas AKP Suriani.
Selama pelaksanaan pemeriksaan, seluruh personel Polres Tanah Laut menunjukkan kerjasama yang baik dan menerima setiap tahapan pemeriksaan dengan penuh kesadaran. Beberapa personel yang ditemukan memiliki kekurangan kecil, seperti dokumen yang belum diperbarui atau seragam yang kurang rapi, diberikan tenggang waktu untuk memperbaiki diri sesuai dengan ketentuan. Untuk kasus yang lebih serius, pihak Propam akan melakukan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku, mulai dari teguran tertulis hingga proses hukum internal jika diperlukan.
AKP Suriani menyampaikan bahwa Ops Gaktibplin ini bukan hanya kegiatan satu kali, tetapi akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal yang berkelanjutan. “Kita berkomitmen untuk menjaga kualitas dan profesionalisme setiap anggota Polres Tanah Laut. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang tertib, disiplin, dan bebas dari pelanggaran aturan,” pungkasnya.
(red)
