Kapolres Madiun Hadiri Sarasehan Giat Bahana Bersahaja 2026, Dukung Sinergi untuk Kondusivitas dan Pembangunan Daerah

TNI-Polri nasional

Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan Sarasehan yang merupakan bagian dari rangkaian Giat Bahana Bersahaja Pemerintah Kabupaten Madiun Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Rabu (21/1/2026) di Aula Utama Kantor Bupati Madiun menjadi bentuk nyata dukungan serta upaya sinergi antara Polres Madiun dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif, sekaligus mendukung seluruh program pembangunan yang sedang berjalan di Kabupaten Madiun.

Giat Bahana Bersahaja yang merupakan acara tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga terkait, sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah tahun ini. Kegiatan Sarasehan sebagai salah satu rangkaian utama diisi dengan pembahasan terkait berbagai isu strategis yang menjadi prioritas pembangunan, antara lain peningkatan ekonomi lokal, pengembangan sektor pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta upaya pemeliharaan keamanan dan kerukunan masyarakat.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Madiun beserta jajaran pemerintahan daerah, anggota DPRD Kabupaten Madiun, kepala kantor wilayah dan instansi vertikal di Madiun, tokoh masyarakat, pengusaha lokal, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Kehadiran Kapolres Madiun dalam acara ini menunjukkan bahwa kepolisian memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keseluruhan proses pembangunan daerah.

Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa Polres Madiun selalu siap menjadi mitra yang handal bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif merupakan prasyarat utama agar seluruh upaya pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

“Sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera. Polres Madiun berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta memberikan dukungan penuh terhadap setiap program pembangunan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar AKBP Kemas Indra Natanegara.

Ia juga menjelaskan beberapa langkah konkret yang telah dan akan dilakukan oleh Polres Madiun untuk mendukung pembangunan daerah, antara lain peningkatan intensitas patroli di berbagai titik strategis, penguatan kerja sama dengan berbagai pihak dalam pencegahan kejahatan, pembinaan terhadap masyarakat khususnya kaum muda untuk menghindari perilaku menyimpang, serta peningkatan pelayanan publik di seluruh kantor polisi di wilayah Madiun.

Dalam sesi pembahasan sarasehan, Kapolres Madiun juga menyampaikan pandangannya terkait beberapa isu yang menjadi perhatian masyarakat. Terkait dengan pengembangan sektor pariwisata, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan di berbagai objek wisata agar dapat menarik lebih banyak wisatawan datang ke Madiun. “Kami siap memberikan dukungan dalam hal pengamanan acara-acara pariwisata, pemantauan keamanan di objek wisata, serta pembinaan terhadap masyarakat sekitar untuk dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan wisata,” jelasnya.

Terkait dengan peningkatan ekonomi lokal, Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Madiun akan terus mendukung aktivitas usaha masyarakat dengan menjaga keamanan di kawasan perdagangan dan industri, serta melakukan penindakan tegas terhadap berbagai bentuk kejahatan yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi seperti pencurian, penipuan, dan perampokan.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dibahas tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan antar suku di Kabupaten Madiun. Kapolres Madiun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan komunikasi dengan berbagai tokoh agama dan masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik yang dapat merusak keharmonisan yang telah terjalin dengan baik.

Bupati Madiun dalam responnya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Polres Madiun terhadap program pembangunan daerah. Menurutnya, kerja sama yang erat antara pemerintah daerah dan kepolisian telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam kemajuan Kabupaten Madiun selama ini.

“Kami sangat menghargai peran serta Polres Madiun dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Tanpa dukungan dari kepolisian, banyak program yang kami laksanakan tidak akan dapat berjalan dengan baik. Semoga sinergi yang telah terjalin ini terus diperkuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Madiun,” ujar Bupati Madiun.

Acara Sarasehan juga diisi dengan sesi diskusi antar peserta, di mana berbagai ide dan masukan terkait dengan pembangunan daerah serta pemeliharaan keamanan diajukan dan dibahas secara terbuka. Beberapa usulan yang muncul antara lain peningkatan jumlah pos kamtibmas di wilayah pedesaan, penyelenggaraan pelatihan keselamatan kerja bagi pengusaha mikro dan kecil, serta penyelenggaraan kegiatan olahraga bersama untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

Kapolres Madiun menyatakan bahwa seluruh masukan dan usulan yang diajukan dalam acara Sarasehan akan menjadi bahan pertimbangan bagi Polres Madiun dalam menyusun program kerja tahun depan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif berperan serta dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

“Kami sangat menghargai setiap masukan dari masyarakat. Polri bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Madiun yang lebih baik, aman, dan sejahtera,” pungkas AKBP Kemas Indra Natanegara.

Kegiatan Sarasehan dalam rangka Giat Bahana Bersahaja 2026 ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara beberapa pihak terkait tentang kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah, serta sesi foto bersama seluruh peserta acara. Suasana acara yang penuh keakraban dan kolaboratif menunjukkan bahwa seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk memajukan Kabupaten Madiun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!