
Surabaya, [Tanggal] – Dalam rangka meningkatkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat kolaborasi antar lembaga, Tiga Pilar Kecamatan Rungkut menggelar kegiatan karya bhakti dan pembersihan lingkungan yang terfokus pada kawasan Pasar Sopoyono, salah satu pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kegiatan yang menjadi wujud nyata kerja sama antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Surabaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan di area fasilitas umum.
Kegiatan yang direncanakan secara matang ini dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan pembukaan yang dipimpin oleh Camat Rungkut, Bapak Joko Susilo, bersama dengan Kapolsek Rungkut, Kompol Ahmad Fauzi, dan Komandan Koramil [Nomor Koramil] Rungkut, Letnan Kolonel (Purn) Bambang Wijaya. Dalam sambutannya, Camat Rungkut menyampaikan bahwa sinergitas antara ketiga pilar ini merupakan kunci utama dalam menangani berbagai permasalahan masyarakat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan. “Pasar Sopoyono adalah salah satu area yang menjadi jantung aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Rungkut. Keberadaan pasar yang bersih dan tertib tidak hanya mendukung kenyamanan bertransaksi, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Melalui kerja sama yang erat antara Polri, TNI, dan pemerintah kota, kita berharap dapat menciptakan contoh yang baik bagi seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Sebanyak kurang lebih 30 personel gabungan dari ketiga instansi turut terlibat secara aktif dalam kegiatan ini, dibantu pula oleh beberapa relawan dari masyarakat sekitar dan pengurus pasar. Kegiatan pembersihan difokuskan pada tiga poin utama: area lantai pasar yang sering menjadi tempat penumpukan sampah organik dari hasil perdagangan, saluran air sekitar pasar yang berpotensi tersumbat akibat sampah dan limbah, serta lingkungan sekitar pasar seperti trotoar jalan raya dan area taman kecil yang berada di dekat gerbang masuk pasar.
Dalam proses pembersihan, personel gabungan menggunakan alat-alat seperti sapu, penyedot sampah, ember, serta alat pembersih saluran untuk membersihkan segala jenis sampah yang ditemukan. Selain membersihkan sampah, pihaknya juga melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan pada area-area yang sering disentuh oleh masyarakat, seperti meja dagang, pagar pembatas, dan fasilitas umum lainnya untuk mencegah penyebaran penyakit. Beberapa pedagang di Pasar Sopoyono juga ikut serta aktif dalam kegiatan ini, membantu membersihkan area dagang masing-masing dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai pedagang, kami juga merasa bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan area dagang kita sendiri. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan membuat pasar kita semakin bersih,” ujar Ibu Siti Maryati, seorang pedagang sayuran di Pasar Sopoyono.
Selain pembersihan fisik, pihak penyelenggara juga menyebarkan leaflet edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan cara memilah sampah yang benar kepada pedagang dan pengunjung pasar. Tim dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya yang turut hadir juga memberikan penjelasan singkat tentang dampak buruk dari lingkungan yang kotor terhadap kesehatan, seperti risiko munculnya penyakit menular dan gangguan pernapasan. “Kita tidak hanya membersihkan lingkungan saat ini, tetapi juga ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar kebiasaan menjaga kebersihan bisa terus terjaga sehari-hari. Itulah tujuan utama dari kegiatan karya bhakti ini,” ujar Kapolsek Rungkut, Kompol Ahmad Fauzi.
Proses kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan, mencerminkan soliditas serta komitmen yang kuat dari Tiga Pilar dalam melayani dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Personel gabungan bekerja sama dengan antusias, tanpa memandang perbedaan institusi, dan menunjukkan bahwa kerja sama lintas lembaga dapat menghasilkan dampak positif yang nyata. Beberapa warga yang melihat kegiatan ini juga turut memberikan apresiasi dan bahkan berpartisipasi secara sukarela dalam membantu membersihkan area sekitar pasar.
Setelah kegiatan selesai sekitar pukul 10.30 WIB, kawasan Pasar Sopoyono terlihat jauh lebih bersih dan rapi. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini lancar, area lantai pasar bebas dari sampah dan noda, serta lingkungan sekitar menjadi lebih nyaman untuk ditempati. Komandan Koramil Rungkut, Letnan Kolonel (Purn) Bambang Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan menjadi bagian dari program berkelanjutan yang dilakukan oleh Tiga Pilar Kecamatan Rungkut. “Kita berencana untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala di berbagai titik strategis di Kecamatan Rungkut, seperti sekolah, komplek perumahan, dan tempat ibadah. Sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Surabaya akan terus kita tingkatkan agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan karya bhakti kebersihan lingkungan ini, diharapkan sinergi antara ketiga institusi semakin erat dan mampu menjadi contoh bagi kerja sama lintas sektoral lainnya. Selain itu, diharapkan pula kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh, sehingga Kota Surabaya benar-benar dapat menjadi kota yang bersih, sehat, tertib, dan nyaman bagi seluruh penghuninya.
(red)
