
MANADO – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., secara langsung melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monitoring dan evalui) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado pada hari Selasa (6/1/2026). Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan hukum kepada masyarakat ini dihadiri oleh seluruh jajaran Kejari Manado dan pejabat terkait dari Kejati Sulut.
Acara yang berlangsung di Aula Utama Kejari Manado diikuti oleh Kepala Kejari Manado Fenny Wiiastuti, S.H., M.H., beserta jajaran pejabat struktural, jaksa fungsional, dan seluruh pegawai Kejari Manado. Turut hadir pula Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Sulut Mohamad Farid Rumdana, S.H., M.H., Asisten Pengawasan Kejati Sulut Rindang Onasis, S.H., M.H., serta Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kejati Sulut Sterry Fendy Andih, S.H., M.H., yang turut membantu dalam proses penilaian dan pengumpulan data selama kegiatan berlangsung.
Proses monitoring dilaksanakan dengan cara meninjau langsung pelaksanaan tugas pada masing-masing bidang kerja di Kejari Manado. Beberapa bidang yang menjadi fokus peninjauan antara lain administrasi perkara, penanganan perkara tindak pidana umum dan khusus, bidang intelijen kejaksaan, penanganan perkara perdata dan tata usaha negara, serta pengelolaan barang bukti dan barang rampasan. Setiap bidang menyampaikan laporan rinci mengenai capaian target kerja tahun 2025, tantangan yang dihadapi, serta rencana kerja untuk tahun 2026.
Dalam peninjauan administrasi perkara, tim dari Kejati Sulut memeriksa sistem pencatatan dan pelacakan perkara yang telah diimplementasikan di Kejari Manado, memastikan bahwa setiap perkara ditangani sesuai dengan standar prosedur hukum dan dalam batas waktu yang telah ditetapkan. Untuk bidang tindak pidana umum dan khusus, dilakukan evaluasi terhadap kecepatan penyelesaian perkara, kualitas penyidikan dan penuntutan, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan lembaga terkait.
Bidang intelijen kejaksaan menunjukkan hasil kerja yang signifikan dalam pengumpulan informasi dan data terkait kasus-kasus strategis, yang telah membantu dalam penyelesaian beberapa perkara penting di wilayah Manado. Sementara itu, bidang perdata dan tata usaha negara menyampaikan upaya peningkatan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, serta pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan yang berkaitan dengan kepentingan negara.
Pada bagian pengelolaan barang bukti dan barang rampasan, tim monitoring memastikan bahwa seluruh barang yang disita dan dirampas dalam proses penuntutan telah dikelola dengan benar, tercatat secara jelas dalam inventaris, dan disimpan di tempat yang aman serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Setelah proses peninjauan terhadap masing-masing bidang selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka di mana setiap bagian dapat menyampaikan masukan, kendala, dan usulan perbaikan untuk meningkatkan kinerja Kejari Manado ke depan. Masukan yang diajukan mencakup kebutuhan akan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan, penguatan infrastruktur serta sistem informasi yang lebih modern, dan peningkatan kerja sama dengan instansi terkait di tingkat lokal.
Dalam sambutannya, Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dari upaya untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan humanis dalam pelaksanaan tugas kejaksaan. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi capaian kerja masa lalu, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa Kejari Manado dapat memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat, sejalan dengan visi Kejaksaan Republik Indonesia yang menjadi landasan kerja kita semua,” ujarnya.
Kepala Kejari Manado Fenny Wiiastuti menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan bimbingan dari Kejati Sulut. Ia berjanji bahwa seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan akan segera diikuti-up dengan langkah konkret untuk meningkatkan kinerja Kejari Manado. “Kami akan terus berupaya untuk memperbaiki diri, meningkatkan kapasitas, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar dapat memenuhi harapan masyarakat terhadap institusi kejaksaan,” tegasnya. egiatan diakhiri dengan penyampaian arahan dari Kepala Kejati Sulut mengenai pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas, serta tekad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang transparan dan akuntabel. Dengan hasil monitoring dan evaluasi ini, Kejari Manado diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan peran sebagai institusi penegak hukum yang profesional dan dipercaya oleh masyarakat Sulut.
(red)
