Banjir Genangi Desa Tianyar Timur Kecamatan Kubu, Polsek Kubu Polres Karangasem Evakuasi Warga dan Atur Lalu Lintas

TNI-Polri nasional

KARANGASEM, BALI – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kubu Polres Karangasem, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana, S.Sos., memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat saat terjadi banjir di wilayah Kali Tukad Dalem Darmawinangun, Desa Tianyar Timur, Kecamatan Kubu, pada hari terakhir minggu lalu. Curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu bersamaan menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi beberapa kawasan pemukiman serta jalan utama penghubung kota Amlapura dan Singaraja.

Banjir terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kecamatan Kubu selama lebih dari dua jam. Tinggi air banjir yang menggenangi pemukiman warga mencapai antara 50 hingga 80 sentimeter di beberapa titik, sementara di jalan utama lintas daerah, air mencapai ketinggian sekitar 60 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas kendaraan yang menghubungkan Amlapura dan Singaraja lumpuh total selama lebih dari tiga jam, sehingga menimbulkan antrean kendaraan yang cukup panjang mencapai sekitar dua kilometer.

Saat mendapatkan informasi tentang terjadinya banjir, tim gabungan dari Polsek Kubu segera bergerak untuk melakukan evakuasi warga yang berada di zona rawan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah serta menghindari potensi kecelakaan. Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana langsung memimpin tim lapangan untuk memastikan seluruh langkah penanganan berjalan dengan efektif dan terkoordinasi.

“Kami segera melakukan langkah antisipasi setelah menerima laporan dari warga setempat. Tim kami terbagi menjadi dua kelompok: satu kelompok fokus melakukan evakuasi warga yang tinggal di dekat bantaran sungai dan area yang terdampak banjir, serta kelompok lain mengatur lalu lintas di titik-titik rawan untuk membimbing kendaraan dan memberikan informasi kepada pengguna jalan,” jelas AKP. Made Suadnyana.

Dalam proses evakuasi, petugas Polsek Kubu bekerja sama dengan dinas penanggulangan bencana daerah, relawan masyarakat, serta aparatur desa untuk membantu warga mengungsikan barang berharga dan memindahkan mereka ke tempat penampungan sementara yang telah disiapkan di Balai Desa Tianyar Timur. Beberapa warga yang tidak mampu mengungsi sendiri mendapatkan bantuan langsung dari petugas dalam membawa keluarga dan barang bawaan mereka.

“Meskipun kondisi jalan licin dan kondisi cuaca masih kurang mendukung, kami tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik. Kami bersyukur bahwa meskipun banjir cukup tinggi, tidak ada korban jiwa yang terjadi dalam kejadian ini. Semua warga terdampak dapat dievakuasi dengan aman,” tambah Kapolsek Kubu.

Selain evakuasi warga, petugas Polsek Kubu juga melakukan pengawasan di sepanjang jalan utama untuk memastikan tidak ada kendaraan yang terjebak dalam genangan air. Mereka memberikan informasi kepada pengemudi mengenai kondisi jalan alternatif yang dapat dilewati serta memberikan peringatan tentang bahaya yang mungkin terjadi akibat banjir, seperti longsoran atau lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup air.

Kemacetan yang terjadi akibat banjir mulai mereda sekitar pukul 19.45 WIB setelah debit air sungai mulai menurun dan petugas berhasil membersihkan puing-puing serta material yang terbawa air dan menyumbat aliran. Tim kerja juga melakukan pengecekan kondisi jalan untuk memastikan aman bagi lalu lintas sebelum membuka akses kembali secara penuh.

Dalam keterangan terpisah, Kepala Desa Tianyar Timur I Wayan Sudarma mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kubu dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir. “Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami. Tanpa koordinasi yang baik antara aparatur dan masyarakat, penanganan bencana ini tidak akan berjalan dengan lancar seperti ini,” ujarnya.

Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat musim hujan tiba. “Kami mengingatkan seluruh warga untuk selalu mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini bencana dari pihak berwenang. Bagi mereka yang tinggal di zona rawan banjir atau longsoran, silakan segera melaporkan kondisi kepada aparatur desa atau pihak kepolisian jika ada tanda-tanda bahaya,” pungkasnya.  Saat ini, kondisi di Desa Tianyar Timur sudah mulai pulih dengan air banjir yang surut secara bertahap. Pihak berwenang sedang melakukan evaluasi dan pembersihan wilayah terdampak serta memeriksa kondisi infrastruktur untuk mencegah terjadinya banjir kembali di masa depan.

(red/Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!