
Balikpapan, 10 Februari 2026 – Dalam rangka mengimplementasikan program Polisi Sahabat Anak, Divisi Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menyambut kunjungan edukatif dari siswa-siswa PAUD Auliyaa Diin Balikpapan pada hari Selasa (10/2). Kegiatan yang dirancang secara menyenangkan dan edukatif ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak-anak mengenai tugas dan peran kepolisian di bidang perairan serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.
Sebagaimana diungkapkan melalui laman resmi Tribratanews.kaltim.polri.go.id, kunjungan kali ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun hubungan positif antara aparat kepolisian dengan generasi muda, mulai dari usia dini. Dengan pendekatan yang ramah dan sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak, personel Dit Polairud Polda Kaltim berusaha memberikan wawasan yang jelas mengenai profesi kepolisian perairan dan udara, serta tanggung jawab mereka dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Pada sesi penyampaian materi awal, personel memberikan penjelasan sederhana namun mudah dipahami mengenai tugas utama polisi perairan, antara lain menjaga keamanan wilayah perairan Kaltim, memastikan keselamatan pelayaran bagi nelayan dan kapal komersial, serta melakukan pengawasan untuk mencegah kejahatan yang terjadi di laut seperti penyelundupan dan illegal fishing. Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan dengan peran polisi udara dalam pengawasan wilayah udara serta dukungan operasional pada berbagai kegiatan kepolisian.
Tidak hanya fokus pada tugas kepolisian, kegiatan ini juga menyisipkan materi edukasi lingkungan yang sangat relevan dengan kondisi wilayah Kaltim yang memiliki luas kawasan pesisir dan hutan mangrove yang melimpah. Personel Dit Polairud menjelaskan mengenai fungsi penting mangrove sebagai penyangga pantai dari abrasi, rumah bagi berbagai jenis biota laut, serta peranannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menggunakan gambar-gambar menarik dan permainan sederhana, sehingga membuat anak-anak antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi.
“Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah agar anak-anak sejak dini dapat memahami bahwa kepolisian bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung lingkungan yang kita miliki. Khususnya di Kaltim yang memiliki potensi alam perairan yang besar, pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem seperti mangrove perlu ditanamkan sejak dini,” ujar salah satu personel Dit Polairud yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Sesi puncak dari kunjungan edukatif ini adalah saat para siswa PAUD Auliyaa Diin diajak untuk melihat secara langsung berbagai peralatan yang digunakan oleh Dit Polairud Polda Kaltim. Anak-anak dengan penuh semangat mengamati peralatan Search and Rescue (SAR) seperti botol penyelamat, jaket pelampung, serta peralatan komunikasi yang digunakan dalam operasi penyelamatan di laut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk melihat secara dekat kapal patroli milik Polda Kaltim, bahkan beberapa di antaranya berkesempatan untuk masuk ke dalam kapal dan melihat fasilitas yang ada di dalamnya.
Proses pengenalan peralatan dan kapal patroli tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian, serta kecintaan anak-anak terhadap profesi kepolisian. Banyak anak yang menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai kapal dan tugas polisi perairan, yang langsung dijawab oleh personel dengan sabar dan ramah.
Kepala PAUD Auliyaa Diin Balikpapan yang turut menyertai kunjungan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Dit Polairud Polda Kaltim. “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswa kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan anak-anak mengenai dunia luar, khususnya tentang profesi dan lingkungan sekitar. Semoga kedepannya kita dapat melakukan kolaborasi serupa lagi,” ucapnya.
Selain itu, pihak sekolah juga menambahkan bahwa kunjungan edukatif ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak, karena mereka dapat belajar langsung dari sumber yang kompeten dan melihat secara nyata apa yang biasanya hanya mereka lihat di televisi atau buku bacaan.
Personel Dit Polairud Polda Kaltim menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak akan terus dilaksanakan secara berkala untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga sekolah dasar. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membangun hubungan yang erat antara kepolisian dengan masyarakat, terutama generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai positif seperti rasa cinta tanah air, penghargaan terhadap profesi, dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami berharap dengan kegiatan ini, anak-anak dapat melihat kepolisian sebagai sahabat yang dapat dipercaya dan menjadi inspirasi bagi mereka untuk menjadi generasi yang baik dan peduli dengan lingkungan serta keamanan negara,” pungkas salah satu petugas yang mengkoordinasi kegiatan tersebut.
(*)
