“LIBUR BUKAN ALASAN LENGAH, TAHANAN POLRES MINAHASA DICEK KETAT – PERWIRA PENGAWAS BERSAMA PERSONEL PAMAPTA LAKSANAKAN PENGECEKAN MENYELURUH PADA MINGGU (1/2/2026), JAGA KEAMANAN TANPA MEMBEDAKAN HARI KERJA DAN LIBUR”

TNI-Polri nasional

MINAHASA, SULAWESI UTARA – Polres Minahasa menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan penyidikan dan penahanan, bahkan di hari libur. Pada Minggu (01/02/2026), Tim Perwira Pengawas (Pawas) bersama personel dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pengamanan (Pamapta) serta petugas piket fungsi melaksanakan kegiatan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi dan jumlah tahanan yang berada di ruang tahanan Polres Minahasa, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan pengecekan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan secara sistematis dan terstruktur, dengan pengawasan langsung dari petugas piket Provost yang bertugas memastikan setiap tahapan pengecekan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah ini diambil mengingat hari Minggu sebagai hari libur dinilai sebagai waktu yang patut diwaspadai, di mana potensi terjadinya gangguan keamanan maupun masalah kesehatan pada tahanan dapat meningkat jika tidak dilakukan pengawasan yang ketat.

Kapten Polisi Heru Prasetyo, sebagai Perwira Pengawas yang memimpin kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pengecekan rutin bahkan di hari libur merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh proses penahanan berjalan sesuai dengan standar hukum dan peraturan yang berlaku. “Kami tidak mengenal hari libur dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, terutama di ruang tahanan yang menjadi tanggung jawab kami. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi tahanan tetap terjaga dengan baik, serta tidak ada kesenjangan antara data administrasi dan jumlah tahanan yang sebenarnya ada di lapangan,” ujar Kapten Polisi Heru Prasetyo.

Selama proses pengecekan, seluruh tahanan di ruang tahanan Polres Minahasa diperiksa satu per satu, mulai dari kondisi fisik masing-masing tahanan untuk memastikan tidak ada yang mengalami keluhan kesehatan atau cedera, hingga pemeriksaan terhadap kebersihan dan kondisi fasilitas di dalam ruang tahanan. Petugas juga memastikan bahwa semua fasilitas pendukung seperti ventilasi, sanitasi, dan tempat tidur berada dalam kondisi layak pakai, serta persediaan makanan dan minuman untuk tahanan mencukupi dan memenuhi standar gizi.

Selain itu, dilakukan juga verifikasi terhadap jumlah tahanan dengan membandingkan data yang tercatat dalam administrasi ruang tahanan dengan jumlah tahanan yang ada di lapangan. Setiap tahanan diminta untuk menyatakan identitas diri secara lisan dan menunjukkan bukti identitas yang sesuai dengan data yang tercatat, guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pencatatan maupun potensi terjadinya tindakan yang tidak benar seperti pertukaran identitas atau kelupaan dalam proses administrasi.

“Kami melakukan pemeriksaan dengan sangat teliti, mulai dari kondisi fisik tahanan, kebersihan ruangan, hingga kelengkapan jumlah sesuai data administrasi. Setiap temuan kecil sekalipun akan segera ditindaklanjuti, baik itu dengan memberikan penanganan kesehatan bagi tahanan yang membutuhkan, melakukan pembersihan lebih lanjut terhadap ruang tahanan, maupun melakukan koreksi terhadap data administrasi yang mungkin terdapat kesalahan,” jelas Brigadir Polisi Surya Negara, salah satu personel Pamapta yang terlibat dalam kegiatan pengecekan.

Selama pengecekan, ditemukan bahwa sebagian kecil ruang tahanan membutuhkan perbaikan kecil pada ventilasi yang sedikit tersumbat, serta ada satu tahanan yang mengeluhkan keluhan sakit kepala ringan. Langsung saja, petugas kesehatan yang ikut serta dalam tim pengecekan memberikan penanganan awal dan memantau kondisi tahanan tersebut, sementara tim teknis segera melakukan perbaikan terhadap ventilasi yang bermasalah. Tindakan cepat ini menunjukkan bahwa seluruh petugas yang terlibat siap menangani berbagai situasi yang mungkin muncul selama proses pengecekan.

Kegiatan pengecekan juga menjadi kesempatan bagi petugas untuk berkomunikasi langsung dengan para tahanan, mendengarkan keluhan atau aspirasi yang mereka miliki, serta memberikan pemahaman tentang peraturan yang harus dipatuhi selama berada di ruang tahanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk implementasi dari prinsip “Presisi dalam tugas, humanis dalam pelayanan” yang menjadi motto Polres Minahasa dalam menjalankan tugasnya, di mana keamanan dan ketertiban tetap ditegakkan dengan presisi, namun tetap memperhatikan hak dan martabat setiap individu yang berada di bawah pengawasan kepolisian.

Salah satu tahanan yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh petugas Polres Minahasa. “Meskipun kami sebagai tahanan, kami merasa diperhatikan dengan baik oleh petugas. Pengecekan yang rutin membuat kami merasa aman, dan ketika ada keluhan kesehatan, petugas juga segera memberikan bantuan,” ujar tahanan tersebut saat ditemui setelah proses pengecekan selesai.

Kapolres Minahasa, AKBP Joko Susilo, menyampaikan bahwa komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban tanpa mengenal hari libur merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme aparat kepolisian di wilayah Minahasa. “Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati, baik di hari kerja maupun hari libur. Prinsip ‘Presisi dalam tugas, humanis dalam pelayanan’ menjadi landasan bagi kami dalam menangani setiap kasus dan setiap individu yang berada di bawah tanggung jawab kami, termasuk tahanan yang sedang menjalani proses hukum,” tegas AKBP Joko Susilo.

AKBP Joko Susilo juga menambahkan bahwa kegiatan pengecekan rutin seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, baik pada hari kerja maupun hari libur, untuk memastikan bahwa standar keamanan dan pelayanan di ruang tahanan Polres Minahasa tetap terjaga dengan baik. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem pengawasan dan pelayanan kepada tahanan, guna menjamin bahwa seluruh proses penahanan berjalan sesuai dengan kaidah hukum dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan di ruang tahanan, serta bekerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti dinas kesehatan dan lembaga swadaya masyarakat untuk memastikan bahwa hak-hak tahanan sebagai warga negara yang sedang menjalani proses hukum tetap terjamin. Keamanan dan kesejahteraan tahanan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus berupaya untuk menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” pungkas AKBP Joko Susilo.

Kegiatan pengecekan yang berlangsung hingga pukul 10.30 WIB tersebut berakhir dengan hasil yang memuaskan, di mana seluruh kondisi tahanan dan fasilitas ruang tahanan dinilai dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Petugas juga melakukan dokumentasi terhadap seluruh hasil pengecekan untuk keperluan evaluasi dan pelaporan selanjutnya, serta memberikan instruksi kepada petugas piket harian untuk tetap menjaga pengawasan yang ketat selama sisa hari libur.

Dengan pelaksanaan kegiatan pengecekan ketat terhadap tahanan bahkan di hari libur, Polres Minahasa menunjukkan bahwa komitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang baik tidak mengenal waktu atau hari tertentu. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, serta memastikan bahwa seluruh proses hukum yang berjalan di wilayah Minahasa berlangsung dengan adil, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!