
SURABAYA, 6 FEBRUARI 2026 – Upaya pencurian laptop di kawasan Jalan Pacar Kembang III, Kelurahan Tambaksari, Kota Surabaya, pada hari Jumat (6/2) siang berhasil dihentikan oleh warga sekitar yang cepat merespon panggilan bantuan dari korban. Pelaku yang terbongkar adalah seorang tukang becak bernama Supriyadi (45 tahun), yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah.
Peristiwa dimulai ketika Supriyadi masuk ke dalam rumah milik Jujuk, pemilik warung yang beroperasi di sekitar lokasi kejadian. Tanpa sepengetahuan pemilik rumah, pelaku berhasil mengambil sebuah laptop yang diletakkan di ruang tamu dan segera berusaha melarikan diri dari lokasi.
Namun, tindakan mencuri tersebut tidak luput dari perhatian korban yang saat itu berada di bagian belakang rumah. Setelah menyadari barang berharganya hilang dan melihat sosok yang sedang kabur membawa barang miliknya, Jujuk langsung mengeluarkan teriakan meminta bantuan kepada warga sekitar.
Dalam waktu singkat, sejumlah warga yang mendengar seruan bantuan segera berdatangan dan bergabung untuk mengejar pelaku. Usaha Supriyadi untuk kabur akhirnya terhenti setelah ia berhasil ditangkap oleh warga yang mengejarinya hingga beberapa ratus meter dari lokasi rumah korban.
Setelah tertangkap, pelaku kemudian diamankan oleh warga di Pos RT terkait. Namun, dalam kondisi yang tidak terduga, Supriyadi mengalami luka di bagian kepala akibat sempat mengalami serangan dari sebagian massa sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Sekitar 30 menit setelah kejadian terjadinya penangkapan, tim dari Divisi Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tambaksari tiba di lokasi untuk mengevakuasi pelaku. Tim yang diketuai oleh Kasat Reskrim Polsek Tambaksari langsung mengambil alih pengamanan pelaku dari warga dan melakukan langkah-langkah awal penanganan.
Kapolsek Tambaksari, Kompol Didik Triwahyudi, dalam keterangan resmi yang diterima, membenarkan terjadinya insiden pencurian yang berhasil digagalkan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memberikan perawatan yang diperlukan kepada pelaku.
“Saat ini pelaku Supriyadi masih dalam kondisi menjalani perawatan di rumah sakit yang dikelola oleh Polrestabes Surabaya. Kondisi fisiknya masih dalam tahap pemulihan, sehingga belum dapat dilakukan proses pemeriksaan dan pemintaan keterangan lebih lanjut,” ujar Kompol Didik.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal, namun juga menghimbau agar dalam menangani pelaku kejahatan, masyarakat tetap menjaga kondisi agar tidak terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan hukum seperti pemukulan massa.
“Kami sangat menghargai kerja sama dan kecepatan tanggap warga dalam menangkal tindakan kejahatan ini. Namun, kami mengingatkan agar dalam situasi apapun, proses penanganan pelaku tetap diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjamin proses hukum berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” tambahnya.
Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini, termasuk untuk mengetahui apakah pelaku memiliki riwayat kejahatan serupa atau ada pihak lain yang terlibat dalam tindakan tersebut. Laptop yang berhasil diselamatkan telah dikembalikan kepada pemiliknya dan akan menjadi bukti dalam proses hukum selanjutnya.
(Hery)
