
Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan – Pelaku Kerap Memanfaatkan Kelengahan Pemilik Kendaraan
SURABAYA – Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi ancaman yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di lingkungan sekitar kita. Berdasarkan data dan laporan yang masuk, pelaku curanmor kerap memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan, terutama pada saat kendaraan diparkir di tempat umum seperti pasar, mal, tempat ibadah, kawasan kos-kosan, maupun di depan rumah tanpa adanya pengamanan tambahan yang memadai.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi seluruh elemen masyarakat serta pihak berwenang, mengingat kerugian yang ditimbulkan akibat curanmor tidak hanya bersifat materi, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pemilik kendaraan, bahkan menyebabkan kerugian data maupun barang berharga yang berada di dalam kendaraan.
Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan ini, masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Pertama dan utama, pastikan kendaraan selalu dalam kondisi terkunci dengan benar menggunakan kunci stang yang standar. Selain itu, sangat disarankan untuk menggunakan kunci ganda sebagai lapisan perlindungan tambahan yang dapat membuat pelaku kesulitan untuk membobol kendaraan.
Selain itu, pemilihan tempat parkir juga menjadi faktor penting dalam mencegah curanmor. Hendaknya kendaraan diparkir di tempat yang aman, memiliki pencahayaan yang cukup, serta mudah terpantau oleh masyarakat sekitar atau petugas keamanan. Hindari memarkir kendaraan di tempat yang sepi, jauh dari pandangan umum, atau di lokasi yang sering menjadi lokasi curanmor berdasarkan informasi yang ada.
Pihak berwenang juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kebiasaan yang dapat memancing aksi kejahatan. Jangan pernah meninggalkan kunci kendaraan tergantung pada kontak atau ditempatkan di tempat yang mudah dijangkau oleh orang tidak bertanggung jawab. Selain itu, hindari meninggalkan barang berharga seperti laptop, handphone, dompet, atau perhiasan di dalam kendaraan dengan cara yang terlihat jelas dari luar, karena hal ini dapat menjadi daya tarik bagi pelaku curanmor.
Untuk meningkatkan tingkat keamanan kendaraan secara signifikan, disarankan bagi pemilik kendaraan untuk memasang alat pengaman tambahan seperti alarm kendaraan yang dapat memberikan peringatan saat ada upaya pencurian. Selain itu, pemasangan pelacak GPS juga sangat dianjurkan, karena alat ini dapat membantu pihak berwenang dalam melacak dan menemukan kendaraan yang telah dicuri dengan lebih cepat dan akurat.
“Kita tidak hanya bergantung pada pihak keamanan untuk mencegah curanmor, tetapi juga perlu memiliki kesadaran dan kewaspadaan diri sendiri. Setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk mengamankan kendaraan dapat menjadi penghalang efektif bagi pelaku kejahatan,” ujar salah satu petugas kepolisian yang menangani kasus curanmor di wilayah Surabaya.
Selain langkah-langkah yang dilakukan secara individu, penting juga untuk meningkatkan kepedulian bersama antarwarga masyarakat. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar area parkir atau lingkungan tempat tinggal, segera laporkan kepada pihak keamanan atau kepolisian terdekat. Kerjasama dan gotong royong antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan dapat menjadi benteng yang kuat dalam mencegah berbagai jenis kejahatan, termasuk curanmor.
Pihak kepolisian juga terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka curanmor, seperti melakukan patroli rutin di kawasan yang rawan menjadi lokasi pencurian, melakukan penyitaan alat-alat yang digunakan untuk mencuri kendaraan, serta melakukan penindakan tegas terhadap pelaku yang berhasil ditangkap. Namun demikian, upaya ini akan lebih efektif jika didukung oleh kesadaran dan kerjasama aktif dari seluruh masyarakat.
“Kami akan terus meningkatkan upaya patroli dan pengawasan di wilayah yang menjadi target utama pelaku curanmor. Namun, kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam memerangi kejahatan ini. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman curanmor,” pungkas pihak kepolisian dalam pesan keselamatannya.
Diharapkan dengan adanya kesadaran yang tinggi dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, angka kasus curanmor dapat terus menurun dan masyarakat dapat merasa lebih aman dalam menggunakan dan menyimpan kendaraan bermotor mereka.
(red)
