PENCURIAN MERUSAK RUMAH WARGA WONOAYU SIDOARJO SAAT KOSONG, PERHIASAN, UANG, DAN BAHKAN 40 POTONG PAKAIAN DALAM HILANG – TOTAL KERUGIAN Rp23 JUTA

Nasional

Sidoarjo, 13 Februari 2026 Pagi hari Jumat (13/2/2026) menjadi momen menyakitkan bagi seorang warga Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Rumahnya yang dalam keadaan kosong karena pemilik sedang keluar mengantar anaknya menjalani terapi di sebuah rumah sakit di kota, diduga dimanfaatkan oleh pelaku pencurian untuk melakukan tindakannya.

Kronologi kejadian dimulai ketika pemilik rumah, yang tidak ingin disebutkan namanya untuk menjaga privasi, meninggalkan rumah sekitar pukul 08.45 WIB. Ia berangkat bersama anaknya untuk menjalani sesi terapi rutin yang telah dijadwalkan sebelumnya. Tanpa ada yang menyangka, situasi sepi di sekitar rumah tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku untuk melakukan aksinya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas Polsek Wonoayu, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara menjebol jendela bagian depan yang menghadap jalan raya. Kaca jendela yang pecah dan rel pengaman yang bengkok menjadi bukti bahwa pelaku menggunakan kekerasan untuk mendapatkan akses ke dalam rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung melakukan pencarian barang berharga dengan mengobrak-abrik berbagai bagian rumah.

Lemari di ruang tamu, kamar tidur, dan ruang tengah menjadi sasaran utama pelaku. Tak hanya itu, sejumlah sudut ruangan yang sering digunakan untuk menyimpan barang penting juga tidak luput dari pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, sejumlah barang berharga milik pemilik rumah raib tanpa jejak. Antara lain perhiasan emas seberat 9,9 gram yang termasuk gelang, anting, dan cincin, serta uang tunai yang disimpan di dalam laci meja.

Namun yang cukup mengejutkan adalah hilangnya barang tak biasa yang tidak biasanya menjadi target pencurian, yakni sekitar 40 potong pakaian dalam wanita yang tersimpan rapi di dalam lemari di ruang tengah. Jenis pakaian dalam tersebut termasuk dalam berbagai ukuran dan warna, yang semuanya hilang bersama dengan barang berharga lainnya.

“Kami sangat terkejut ketika melihat kondisi rumah yang berantakan dan menemukan bahwa tidak hanya perhiasan dan uang yang hilang, tetapi juga pakaian dalam saya. Ini adalah hal yang sangat tidak biasa dan membuat kami merasa tidak nyaman karena barang pribadi kami diambil tanpa izin,” ujar pemilik rumah dengan suara penuh kesedihan.

Dari rekaman CCTV milik tetangga yang terletak di depan rumah korban, terlihat sosok orang yang mencurigakan berkeliaran di sekitar lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Aksi pencurian itu diperkirakan berlangsung selama sekitar 30 menit, tepatnya antara pukul 09.36 hingga 10.06 WIB. Setelah selesai melakukan pencarian barang, pelaku terlihat keluar dari rumah melalui jendela yang telah dijebol dan segera melarikan diri dengan jalan yang tidak terlihat jelas pada rekaman CCTV.

Berdasarkan perkiraan awal yang dilakukan oleh korban dan pihak kepolisian, total kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian pencurian ini mencapai Rp23 juta. Angka tersebut mencakup nilai perhiasan emas, uang tunai yang hilang, serta estimasi nilai dari pakaian dalam yang hilang. Selain itu, biaya perbaikan jendela dan kerusakan pada lemari serta perabotan rumah juga menjadi bagian dari kerugian yang harus ditanggung oleh pemilik rumah.

Setelah kejadian ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB ketika pemilik rumah kembali dari rumah sakit, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonoayu. Kasus tersebut kini telah ditangani langsung oleh tim penyidik dari Polsek Wonoayu yang bekerja sama dengan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Sidoarjo untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas kepolisian telah melakukan pemeriksaan lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik seperti sidik jari, jejak kaki, dan barang bukti lainnya yang mungkin ditinggalkan oleh pelaku. Selain itu, pihak kepolisian juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV dari tetangga sekitar dan lokasi strategis di wilayah Wonoayu untuk mengidentifikasi sosok pelaku dan melacak jejaknya.

“Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap identitas pelaku dan mengembalikan barang-barang yang dicuri kepada korban. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah Wonoayu dan sekitarnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang ditemui,” ujar Kasat Reskrim Polsek Wonoayu dalam keterangannya.

Pihak kepolisian juga memberikan beberapa saran untuk mencegah terjadinya pencurian serupa di masa depan, seperti selalu memastikan rumah terkunci dengan baik sebelum keluar, memasang alat keamanan seperti CCTV atau alarm rumah, serta meminta bantuan tetangga untuk mengawasi rumah saat sedang tidak ada di rumah.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!