BERKOMITMEN MENJAGA KEAMANAN PERAIRAN DAN DARAT DARI BAHAYA NARKOBA” – KASATNARKOBA POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK AKBP A.A. PUTRAWAN, SH., MH. LAKSANAKAN PROGRAM PENEGAKAN HUKUM DAN PENCEGAHAN YANG KOMPREHENSIF

TNI-Polri nasional

Surabaya, 04 Februari 2026 – Akhirnya Cakra Buana Putrawan, SH., MH. (AKBP A.A. Putrawan), sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, menjadi sosok yang memiliki peran strategis dalam melindungi wilayah pelabuhan dan sekitarnya dari ancaman bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Narkoba). Dengan latar belakang pendidikan hukum yang kuat dan pengalaman yang mendalam di bidang penegakan hukum, beliau menjalankan tugas dengan penuh komitmen untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, bersih, dan bebas dari aktivitas perdagangan serta penyalahgunaan Narkoba.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai salah satu unit kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan terbesar di Jawa Timur, memiliki peran penting dalam mencegah masuknya barang terlarang termasuk Narkoba melalui jalur pelabuhan. Dalam kapasitas sebagai Kasatnarkoba, AKBP A.A. Putrawan memimpin seluruh personel Satresnarkoba dalam menjalankan berbagai program kerja yang mencakup penindakan terhadap pelaku kejahatan Narkoba, pencegahan melalui penyuluhan dan edukasi, serta kerja sama dengan berbagai instansi terkait baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya yang terletak di markas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP A.A. Putrawan menyampaikan bahwa tantangan dalam menangani kasus Narkoba di wilayah pelabuhan sangat kompleks, mengingat jalur pelabuhan sering menjadi target bagi pelaku perdagangan ilegal barang terlarang. “Kawasan pelabuhan memiliki dinamika yang khas, dengan arus lalu lintas barang dan orang yang sangat tinggi setiap hari. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk memastikan bahwa tidak ada satupun jenis Narkoba yang berhasil masuk atau keluar melalui jalur pelabuhan. Kami menerapkan sistem pengawasan yang ketat, mulai dari pemeriksaan terhadap kapal, muatan barang, hingga orang yang masuk dan keluar dari kawasan pelabuhan,” ujar beliau dengan tegas.

Di bawah kepemimpinannya, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah berhasil mengungkap sejumlah kasus penting terkait kejahatan Narkoba. Antara lain adalah penggerebekan gudang penyimpanan Narkoba yang dilakukan pada akhir bulan Januari 2026, yang menghasilkan penyitaan ribuan butir pil ganja sintetis dan beberapa kilogram sabu-sabu yang akan didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Timur. Kasus tersebut tidak hanya menghentikan alur distribusi Narkoba, tetapi juga berhasil menangkap beberapa pelaku yang terlibat dalam jaringan perdagangan ilegal tersebut.

Selain fokus pada penegakan hukum, AKBP A.A. Putrawan juga sangat memperhatikan program pencegahan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada pekerja pelabuhan, pelaut, dan masyarakat sekitar kawasan pelabuhan. Beliau menjelaskan bahwa pencegahan adalah kunci utama dalam mengatasi masalah Narkoba secara menyeluruh. “Kita tidak hanya fokus pada menangkap pelaku, tetapi juga berusaha untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan perdagangan Narkoba sejak dini. Kami sering mengadakan penyuluhan di berbagai tempat kerja, sekolah, dan masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba serta konsekuensi hukum yang akan diterima oleh pelaku kejahatan Narkoba,” jelasnya.

Program kerja sama juga menjadi salah satu pilar utama dalam strategi penanganan Narkoba yang diterapkan oleh AKBP A.A. Putrawan. Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak aktif bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, serta kepolisian pelabuhan lainnya di seluruh Indonesia. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan pihak kepolisian negara-negara sekitar untuk mencegah perdagangan Narkoba lintas negara melalui jalur laut.

“Kerja sama yang erat dengan berbagai instansi adalah hal yang sangat penting dalam menangani masalah Narkoba yang tidak mengenal batas wilayah. Kami selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bertukar informasi dan melakukan tindakan bersama guna menghentikan aktivitas kejahatan Narkoba yang seringkali berskala luas,” tambah AKBP A.A. Putrawan.

Para anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengungkapkan rasa penghargaan yang mendalam atas kepemimpinan yang diberikan oleh AKBP A.A. Putrawan. Bripka Dwi Cahyo, salah satu anggota Satresnarkoba, menyampaikan bahwa beliau selalu memberikan arahan yang jelas dan dukungan yang maksimal dalam setiap tugas yang dilakukan. “Beliau tidak hanya menjadi pemimpin yang tegas dalam menjalankan tugas, tetapi juga sangat memperhatikan kesejahteraan anggota. Beliau sering memberikan pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas kami dalam menangani berbagai kasus Narkoba,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihak pengusaha dan pekerja pelabuhan juga memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Kasatnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di bawah kepemimpinan AKBP A.A. Putrawan. Bapak Hadi Wijaya, seorang pengusaha yang bergerak di bidang jasa pelayaran, menyampaikan bahwa keberadaan tim Satresnarkoba yang profesional telah memberikan rasa aman bagi seluruh pelaku usaha di kawasan pelabuhan. “Kami merasa tenang karena tahu bahwa ada pihak yang bekerja keras untuk menjaga keamanan dan kebersihan kawasan pelabuhan dari ancaman Narkoba. Hal ini juga berdampak positif pada citra pelabuhan Tanjung Perak sebagai salah satu pelabuhan terpercaya di Indonesia,” jelasnya.

AKBP A.A. Putrawan juga menyampaikan bahwa upaya penanganan Narkoba tidak dapat dilakukan sendirian dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam memerangi Narkoba, baik dengan cara tidak terlibat dalam aktivitas apapun yang terkait dengan Narkoba, maupun dengan melaporkan setiap informasi yang terkait dengan kejahatan Narkoba kepada pihak berwenang.

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi bangsa dan negara dari bahaya Narkoba. Saya berharap bahwa dengan kerja sama yang erat antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat menciptakan Indonesia yang bebas dari Narkoba, khususnya wilayah pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi gerbang penting bagi perekonomian daerah dan negara,” pungkas beliau dengan penuh semangat.

Ke depannya, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di bawah kepemimpinan AKBP A.A. Putrawan akan terus meningkatkan kinerja dan mengembangkan program-program baru untuk memperkuat upaya penegakan hukum dan pencegahan terhadap kejahatan Narkoba. Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang sinergis, diharapkan kawasan pelabuhan Tanjung Perak akan tetap menjadi wilayah yang aman, kondusif, dan bebas dari ancaman bahaya Narkoba.

(Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!