Satlantas Polres Gresik Gelar “Polantas Menyapa” Bersama Pengemudi Bus Trans Jatim di Terminal Bunder Gresik, Dorong Peningkatan Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas yang Terpadu

Tni polri nasional

SABTU, 17 JANUARI 2026 – TERMINAL BUNDER, GRESIK Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang menghadirkan ratusan pengemudi Bus Trans Jatim, dengan tujuan utama meningkatkan aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Gresik, yang berlangsung meriah di Terminal Bunder, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan kolaboratif ini tidak hanya berperan sebagai ajang silaturahmi, melainkan juga dijadikan sarana komunikasi langsung dan dua arah antara aparatur kepolisian dengan para pengemudi angkutan umum, dengan melibatkan berbagai pihak terkait yaitu Detasemen Pompa (Denpom) Kodam V/Brawijaya, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik yang turut mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam kesempatan tersebut, yang mewakili Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Gresik AKP Nur Arifin adalah Kepala Kantor Keselamatan (Kanit Kamsel) Ipda Andreas Dwi Anggoro, yang didampingi langsung oleh Kepala Urusan Binmas Operasional dan Nasional (Kaurbinopsnal) Ipda Arif Harianto. Keduanya secara intensif memberikan edukasi mendalam terkait pentingnya praktik keselamatan berkendara, sekaligus mengedukasi tentang pemahaman mendalam terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 311 yang mengatur tentang sanksi pidana bagi setiap pengemudi yang terbukti melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, para pengemudi juga mendapatkan pengingat yang tegas mengenai pentingnya melakukan pengecekan kondisi kendaraan secara berkala sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, serta ditekankan larangan mutlak terhadap perilaku berkendara ugal-ugalan yang seringkali menjadi akar penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa disiplin yang tinggi dan penerapan etika berlalu lintas yang baik merupakan kunci utama dalam menyediakan layanan transportasi publik yang tidak hanya aman, namun juga profesional dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!