“UMKM Bangkit”: Kapolri Beri Pelatihan dan Modal Usaha ke Pengungsi Aceh, Ciptakan “Pasar Digital Pengungsi”, Pulihkan Ekonomi, Buka Lapangan Kerja, Masyarakat Terdampak Sejahtera Kembali

TNI-Polri

Aceh Tamiang, 13 Desember 2025 – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, salah satu wilayah terparah yang terkena banjir bandang. Dalam kunjungan ini, Kapolri meluncurkan program “UMKM Bangkit” yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi para pengungsi melalui pelatihan keterampilan, bantuan modal, dan pendampingan bisnis, serta menciptakan “Pasar Digital Pengungsi” sebagai platform untuk memasarkan produk-produk UMKM mereka.

Dalam kunjungannya ini, Kapolri juga didampingi oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Polri Irjen Pol. Asep Hendradiana serta para pejabat tinggi Mabes Polri lainnya.

Setibanya di Aceh Tamiang, Kapolri bersama Rombongan disambut oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, Danpas Brimob I Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, para Pejabat Utama Polda Aceh serta Forkopimda Aceh Tamiang.

Tak ingin membuang waktu, Kapolri langsung meninjau posko pengungsian, proses pembersihan fasilitas umum seperti SDN 01 Karangbaru dan Masjid Syuhada, serta Markas Polres Aceh Tamiang yang juga terdampak. Beliau juga menyalurkan bantuan logistik dan tim medis di posko pengungsian Jembatan Kuala Simpang.

Usai berkunjungan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Kapolri bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian korban banjir di Masjid Besar Al-Abrar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Di lokasi pengungsian ini, Polri telah menyediakan berbagai layanan, yakni dapur lapangan dengan kapasitas 250 porsi untuk 1 kali masak serta Posko layanan kesehatan yang melibatkan lima tenaga kesehatan.

Kapolri menjelaskan bahwa program “UMKM Bangkit” akan:

Memberikan Pelatihan Keterampilan: Memberikan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, seperti menjahit, membuat kerajinan tangan, mengolah makanan, dan beternak.
 Memberikan Bantuan Modal Usaha: Memberikan bantuan modal usaha kepada para pengungsi yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dan memiliki rencana bisnis yang jelas.
Memberikan Pendampingan Bisnis: Memberikan pendampingan bisnis secara berkelanjutan kepada para pengungsi yang telah memulai usaha mereka, agar mereka dapat mengelola usaha mereka dengan baik dan mengembangkan bisnis mereka.
Menciptakan “Pasar Digital Pengungsi”: Menciptakan “Pasar Digital Pengungsi” sebagai platform e-commerce yang memfasilitasi para pengungsi untuk memasarkan produk-produk UMKM mereka secara online.
Memfasilitasi Akses ke Pasar: Memfasilitasi akses para pengungsi ke pasar tradisional, pasar modern, dan pasar ekspor, dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, swasta, dan organisasi masyarakat sipil.

Dalam peninjauannya di lokasi pengungsian Aceh Tengah ini, Kapolri juga melakukan penyerahan bantuan, yakni 300 paket sembako, 300 pcs selimut, 8 kardus obat-obatan dan 150 pcs mainan anak.

“Kami ingin para pengungsi tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membangun kembali kehidupan mereka secara mandiri. Kami ingin mereka menjadi pengusaha yang sukses dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Kapolri.

Dengan “UMKM Bangkit”, Kapolri bertekad untuk memulihkan ekonomi masyarakat terdampak bencana, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga mereka dapat bangkit kembali dan meraih masa depan yang lebih baik.

“UMKM Bangkit”: Kapolri beri pelatihan dan modal usaha ke pengungsi Aceh, ciptakan “Pasar Digital Pengungsi”, pulihkan ekonomi, buka lapangan kerja, masyarakat terdampak sejahtera kembali. Pengungsi Berdaya, Ekonomi Bangkit, Aceh Sejahtera! Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!