
Sidoarjo, 5 Desember 2025 – Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan menggelar pelatihan “Desa BerAKSI” (Desa Bersih dan Anti Korupsi) bagi para Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Sidoarjo. Yang menarik, para Kades tampil beda dengan mengenakan seragam bercorak kamuflase (camo), menandakan kesiapan mereka dalam “berperang” melawan praktik korupsi di tingkat desa.
Camo: Simbol Semangat dan Kekompakan
Penggunaan seragam camo ini bukan sekadar gaya-gayaan. Lebih dari itu, seragam ini menjadi simbol semangat, kekompakan, dan komitmen para Kades untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dengan seragam ini, diharapkan para Kades semakin termotivasi untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas.
Pelatihan Intensif: Bekal untuk Berantas Korupsi
Pelatihan “Desa BerAKSI” ini dirancang secara intensif dan komprehensif, dengan materi-materi yang relevan dan aplikatif. Para Kades akan mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencegah dan memberantas korupsi di desa masing-masing. Materi pelatihan meliputi:
Pemahaman tentang korupsi dan dampaknya: Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para Kades tentang bahaya korupsi dan dampaknya terhadap pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Tata kelola keuangan desa yang baik: Para Kades akan diajarkan bagaimana mengelola keuangan desa secara transparan, akuntabel, dan partisipatif, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengawasan dan pengendalian internal: Para Kades akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana membangun sistem pengawasan dan pengendalian internal yang efektif untuk mencegah terjadinya korupsi.
Partisipasi masyarakat: Para Kades akan diajarkan bagaimana melibatkan masyarakat dalam pengawasan pembangunan desa, sehingga tercipta check and balance yang efektif.
Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Dalam upaya memberantas korupsi di desa, Pemkab Sidoarjo juga menjalin sinergi dengan aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kasus korupsi di desa akan ditindaklanjuti secara tegas dan transparan.
Harapan untuk Sidoarjo yang Lebih Baik
Pelatihan “Desa BerAKSI” ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para Kades untuk meningkatkan kinerja dan integritasnya dalam menjalankan pemerintahan desa. Dengan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
“Kami berharap, melalui pelatihan ini, para Kades dapat menjadi agen perubahan yang mampu mewujudkan desa yang bersih, maju, dan sejahtera,” ujar salah seorang narasumber dalam pelatihan tersebut.
Masyarakat Sidoarjo Diajak Berpartisipasi
Pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat Sidoarjo diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi pembangunan desa dan melaporkan jika menemukan indikasi korupsi. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan korupsi di desa dapat dicegah dan diberantas secara efektif.
(red)
