Tegas dan Cepat‼️ Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ringkus Pelaku Tawuran Dan Perampasan Motor – Keenam Tersangka Positif Narkoba Sabu-Sabu

TNI-Polri

Surabaya (16/12) – Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kerjaannya. Melalui gerakan cepat dan responsif dari tim penyidik, sejumlah pelaku yang melakukan aksi tawuran sekaligus perampasan kendaraan bermotor berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian dilaporkan oleh masyarakat. Keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti kesigapan aparatur kepolisian dalam menindak berbagai bentuk kejahatan yang mengganggu ketertiban umum.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai terjadinya tawuran antar kelompok muda di sekitar kawasan pelabuhan pada malam hari tanggal 15 Desember 2025. Selanjutnya, informasi tambahan menyebutkan bahwa salah satu kelompok juga melakukan perampasan kendaraan bermotor milik warga yang lewat di lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung membentuk tim penyidik khusus untuk melacak jejak para pelaku.

Dengan dukungan informasi dari masyarakat dan analisis data yang akurat, tim penyidik berhasil menentukan lokasi persembunyian para pelaku dalam waktu singkat. Pada dini hari tanggal 16 Desember 2025, operasi penangkapan dilakukan secara terencana di beberapa titik lokasi di wilayah Surabaya Timur dan Surabaya Utara. Dalam operasi tersebut, seluruh enam pelaku yang terlibat dalam tawuran dan perampasan berhasil diamankan tanpa adanya bentrokan yang lebih lanjut.

Tak hanya mengamankan para pelaku, petugas juga melakukan pendalaman penyelidikan secara menyeluruh terhadap kasus ini. Setelah melakukan pemeriksaan urine terhadap seluruh tersangka, hasilnya menunjukkan bahwa keenam pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Temuan ini semakin memperkuat indikasi bahwa aksi kriminal yang mereka lakukan dipicu oleh pengaruh penyalahgunaan zat adiktif tersebut, yang kerap kali menjadi faktor pendorong terjadinya kekerasan dan kejahatan lainnya.

TNI-Polri

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kombes Pol. Ahmad Fauzi, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan, “Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat. Keberhasilan penangkapan ini adalah hasil kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, serta kesigapan tim penyidik kami. Temuan narkoba pada tubuh pelaku menunjukkan bahwa penyalahgunaan zat terlarang memiliki hubungan erat dengan munculnya berbagai tindakan kriminal, sehingga kami akan terus mengintensifkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap kedua masalah tersebut.”

Selain menangkap para pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa satu unit kendaraan bermotor yang dirampas, sejumlah alat bantu perkelahian berupa besi dan bambu runcing, serta sisa zat narkoba yang masih berada di dalam posesi para tersangka. Semua barang bukti tersebut akan digunakan sebagai bahan penyidikan lebih lanjut dalam proses hukum yang akan dijalankan.

Dalam tahap selanjutnya, para tersangka akan menjalani proses pemeriksaan lebih mendalam oleh tim penyidik untuk mengungkap segala bentuk keterlibatan mereka dalam aktivitas kriminal lainnya, termasuk mencari tahu apakah ada jaringan yang mendasari tindakan tawuran dan perampasan tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberikan penanganan dan rehabilitasi bagi para pelaku yang terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau potensi terjadinya kekerasan ke unit kepolisian terdekat. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan kerja sama yang sinergis, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang,” tambah Kombes Pol. Ahmad Fauzi.

Keberhasilan penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang berniat melakukan tindakan kriminal serupa, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Proses hukum terhadap keenam tersangka akan terus dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi semua pihak.

(red/Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!