TEGAS! AKP Sulaiman (Satpas Polres Sampang): Tidak Ada Ruang untuk Pungutan Liar di Wilayah Kami

Nasional

Sampang, Jawa Timur – 8 Maret 2026 – AKP Sulaiman, Kepala Satuan Patroli (Satpas) Polres Sampang, menyampaikan teguran yang tegas terkait praktik pungutan liar, menegaskan bahwa tidak akan ada ruang bagi tindakan yang merugikan masyarakat dan merusak citra institusi kepolisian di wilayah Sampang.

Dalam keterangan yang disampaikan pada hari ini, AKP Sulaiman menjelaskan bahwa Satpas Polres Sampang telah melakukan berbagai langkah preventif dan represif untuk menangkal serta mengatasi pungutan liar. Tim patroli telah diberikan pembekalan khusus mengenai standar prosedur pelayanan dan penegakan hukum yang benar, serta diingatkan akan konsekuensi hukum dan disiplin yang berat bagi siapa saja yang terbukti melakukan atau mendukung praktik tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang adil, profesional, dan sesuai dengan aturan yang berlaku kepada seluruh masyarakat. Pungutan liar adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan akan kami tangani dengan sungguh-sungguh,” ujar AKP Sulaiman.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam memantau dan melaporkan setiap indikasi pungutan liar atau tindakan tidak benar lainnya yang dilakukan oleh aparatur kepolisian. Saluran komunikasi seperti hotline resmi Polres Sampang, kotak saran yang tersebar di berbagai titik, serta kanal digital resmi telah disiapkan untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan informasi atau keluhan.

Kepala Polres Sampang juga mendukung penuh langkah yang diambil oleh Satpas, menegaskan bahwa institusi kepolisian akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan berkala untuk memastikan bahwa seluruh anggota dapat menjalankan tugas dengan integritas tinggi. “Kami akan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang melaporkan dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, beberapa waktu terakhir Polres Sampang juga telah mencatatkan berbagai prestasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, seperti gagalnya penyelundupan 3 kg sabu di Ketapang 5 hari yang lalu, penangkapan dua maling motor yang beraksi di 13 TKP, serta pelaksanaan operasi gabungan dengan Dishub untuk menertibkan pajak kendaraan dan pemeriksaan emisi.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!