
Surabaya — Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Pertama Kategori Inovasi Daerah pada ajang Penganugerahan Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (INotek) Award Provinsi Jawa Timur 2025. Penghargaan ini diberikan berkat keberhasilan program Kampung Semanggi, sebuah inovasi pemberdayaan masyarakat yang digagas Camat Benowo bersama warga RW 3 Kelurahan Sememi.
Kampung Semanggi dinilai berhasil menciptakan ekosistem pemberdayaan warga yang berbasis kemandirian, kreativitas, dan keberlanjutan. Program ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Tiga Inovasi Surabaya Masuk Top 15 INotek Award 2025
Selain menjadi juara utama, Surabaya juga menempatkan tiga inovasi lainnya dalam Top 15 INotek Award 2025, yaitu:
- Kampung Wisata Ketandan
Destinasi wisata heritage yang menampilkan arsitektur kolonial, wisata religi, serta melibatkan lebih dari 40 UMKM lokal sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. - ASIAP (Abon Ikan Asap)
Inovasi pengolahan ikan asap dari kawasan Kenjeran dengan konsep ekonomi hijau dan nilai tambah produk perikanan. Program ini membantu nelayan dan UMKM meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. - MeccaBot AI
Aplikasi berbasis artificial intelligence karya Tim Prodi Inovasi Digital ITS. Aplikasi ini berfungsi sebagai pendamping digital 24 jam untuk jamaah haji dan umrah, dengan jumlah unduhan mencapai lebih dari 7.000 pengguna.
” Raihan prestasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat ekosistem inovasi, mendorong kreativitas masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga melalui program-program berbasis teknologi, pemberdayaan, dan keberlanjutan.
(Hery)
