
Sidoarjo, 6 Februari 2026 – Proses demokrasi desa di Kabupaten Sidoarjo semakin menunjukkan warna yang lebih dinamis dan inklusif, setelah Elvian Hadi Wira Waskita yang akrab disapa Mas Tata resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa (Calon Kades) Sidokepung, Kecamatan Buduran, pada hari Kamis (5/2/2026). Pendaftaran yang berlangsung di Kantor Desa Sidokepung tersebut tidak hanya menjadi momen penting bagi calon pemimpin muda ini, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kalangan muda kini semakin memiliki semangat dan keinginan yang besar untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan serta tata kelola pemerintahan desa.
Proses pendaftaran dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berjalan dengan sangat lancar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Panitia Pengurus Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sidokepung periode 2026-2031. Mas Tata yang datang bersama dengan tim pendukungnya serta sejumlah tokoh masyarakat lokal, menyerahkan seluruh berkas dan persyaratan administrasi yang diperlukan kepada panitia pelaksana. Berkas yang diajukan meliputi surat pengantar dari organisasi masyarakat, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan resmi, serta bukti kepemilikan KTP dan KK yang mencatat domisilinya sebagai warga Desa Sidokepung.
Kepala Panitia Pilkades Sidokepung, Supriyanto, menyampaikan bahwa proses pendaftaran yang dilakukan oleh Mas Tata memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Menurutnya, kehadiran calon pemimpin muda seperti Mas Tata menjadi angin segar bagi dunia pemerintahan desa yang selama ini kerap didominasi oleh generasi yang lebih tua.
“Proses pendaftaran Mas Tata berjalan sangat lancar. Semua berkas yang diajukan sudah sesuai dengan ketentuan, dan kami telah mencatatnya dalam berkas administrasi resmi Pilkades tahun ini. Kehadiran calon pemimpin muda yang memiliki semangat tinggi untuk membangun desa adalah hal yang sangat positif, karena mereka biasanya membawa ide-ide baru dan pandangan yang segar terkait pembangunan desa,” ujar Supriyanto setelah menerima berkas pendaftaran.
Antusiasme masyarakat Desa Sidokepung terhadap pendaftaran Mas Tata terlihat sangat jelas sejak pagi hari. Ribuan warga dari berbagai kalangan – mulai dari pemuda, pelajar, ibu rumah tangga, hingga petani dan pengusaha kecil – berkumpul di sekitar Kantor Desa Sidokepung untuk menyaksikan momen penting tersebut. Banyak di antara mereka yang membawa spanduk dan plakat dengan pesan dukungan kepada Mas Tata, menciptakan suasana yang meriah namun tetap terjaga kondusifitasnya.
Salah satu warga yang datang untuk menyaksikan pendaftaran, Siti Nurhaliza (35 tahun), seorang ibu rumah tangga yang juga aktif dalam kelompok pengembangan usaha mikro desa, menyampaikan bahwa dia dan banyak teman-temannya sangat mendukung langkah Mas Tata. Menurutnya, keberadaan pemimpin muda yang paham dengan perkembangan zaman diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Desa Sidokepung.
“Kami sangat senang melihat Mas Tata mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa. Dia adalah anak muda yang pintar dan selalu peduli dengan masalah-masalah yang terjadi di desa. Kami berharap dengan kepemimpinannya, berbagai program pembangunan bisa lebih tepat sasaran, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan fasilitas umum,” ucap Siti dengan penuh semangat.
Dalam sambutan singkat setelah proses pendaftaran selesai, Mas Tata menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan padanya. Ia mengungkapkan bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon kepala desa bukanlah tanpa alasan, melainkan berasal dari keinginan yang mendalam untuk membantu membangun Desa Sidokepung menjadi lebih baik, sejahtera, dan mandiri.
“Saya adalah anak dari Desa Sidokepung, dan saya sangat mencintai tanah air kecil saya ini. Selama ini saya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di desa kita, tetapi juga ada beberapa tantangan yang perlu diatasi bersama. Saya ingin membawa semangat kerja keras, inovasi, dan kolaborasi untuk menggerakkan pembangunan desa dari berbagai aspek – mulai dari sektor pertanian, pariwisata potensial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah,” jelas Mas Tata di depan ribuan pendukungnya.
Mas Tata juga menguraikan beberapa poin utama dari visi dan misinya jika terpilih menjadi Kepala Desa Sidokepung. Di antaranya adalah memperkuat infrastruktur dasar desa seperti jalan raya, irigasi, dan sarana air bersih; mengembangkan program binaan bagi petani dan peternak untuk meningkatkan produktivitas serta akses pasar; membangun pusat pelatihan keterampilan bagi pemuda dan kaum perempuan untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja; serta mengoptimalkan potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Desa Sidokepung untuk meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya percaya bahwa Desa Sidokepung memiliki potensi yang luar biasa. Hanya saja, kita perlu mengelolanya dengan baik dan bekerja sama secara sinergis antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Jika saya diberi kesempatan untuk memimpin, saya akan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas, terutama yang berada di tingkat bawah,” tegasnya.
Kehadiran Mas Tata sebagai calon kepala desa juga mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat dan pemimpin agama di Desa Sidokepung. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Desa Sidokepung, KH. Abdul Rohman, menyatakan bahwa dia melihat dalam diri Mas Tata jiwa kepemimpinan yang baik dan komitmen yang kuat untuk membangun desa dengan berdasarkan nilai-nilai keadilan dan kebersamaan.
“Kita sangat mendukung terlibatnya generasi muda dalam proses kepemimpinan desa. Mas Tata adalah sosok yang dikenal memiliki integritas yang baik dan selalu menghargai berbagai pendapat dari masyarakat. Kita berharap bahwa dengan kehadirannya, pemerintahan desa akan semakin terbuka, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar KH. Abdul Rohman.
Momentum pendaftaran Mas Tata juga menjadi bukti bahwa dinamika demokrasi desa di Kabupaten Sidoarjo semakin terbuka dan partisipatif. Seiring dengan berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam menentukan masa depan desa, semakin banyak kalangan yang ingin terlibat aktif dalam proses pemilihan kepala desa – baik sebagai calon pemimpin maupun sebagai pemilih yang cerdas dan tanggung jawab.
Panitia Pilkades Sidokepung menyampaikan bahwa setelah masa pendaftaran selesai, akan dilakukan tahap verifikasi berkas dan kelayakan calon kepala desa, yang diharapkan dapat selesai dalam waktu 7 hari kerja. Setelah itu, seluruh calon kepala desa yang lolos verifikasi akan mengikuti tahap kampanye yang akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sebelum akhirnya masyarakat Desa Sidokepung akan melakukan pemungutan suara pada tanggal yang telah ditentukan.
Kini, semangat kebersamaan dan harapan baru meliputi seluruh Desa Sidokepung seiring dengan memasuki masa kampanye Pilkades. Masyarakat berharap bahwa proses pemilihan kepala desa tahun ini akan berjalan dengan damai, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan desa dan kesejahteraan seluruh warga.
Sebagai catatan, Elvian Hadi Wira Waskita (Mas Tata) merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dengan jurusan Manajemen Pembangunan Desa. Sebelum memutuskan untuk maju sebagai calon kepala desa, ia aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pernah menjadi ketua organisasi pemuda desa selama 3 periode, di mana ia berhasil menginisiasi beberapa program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Sidokepung.
(red)
