
Surabaya, 11 Februari 2026 — Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap terjadi di berbagai wilayah kota, Polrestabes Surabaya melaksanakan program pembagian alarm motor gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari serangkaian upaya preventif yang dilakukan untuk meningkatkan keamanan kendaraan serta mendorong kesadaran dan kewaspadaan warga terhadap tindak kejahatan jalanan.
Program pembagian alarm motor gratis ini dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat Surabaya, terutama mereka yang memiliki kendaraan roda dua dan berisiko tinggi menjadi target pencurian. Alarm yang dibagikan merupakan jenis yang dapat memberikan sinyal suara keras saat mendeteksi gerakan atau upaya pembobolan pada kendaraan, sehingga dapat mengganggu aksi pencuri sekaligus menarik perhatian sekitar.
Untuk memastikan program berjalan dengan lancar dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan, informasi mengenai prosedur pendaftaran dan mekanisme pembagian disampaikan secara terinci melalui media sosial resmi masing-masing Polsek di wilayah kerja Polrestabes Surabaya. Pendaftaran dilakukan secara daring maupun luring sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak kepolisian, dengan persyaratan yang dibuat sedemikian rupa agar dapat menjangkau masyarakat luas tanpa mempersulit.
Kepala Divisi Humas Polrestabes Surabaya menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan perlengkapan keamanan pada kendaraan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan pengamanan diri dan harta benda. “Melalui pembagian alarm motor gratis ini, kami berharap dapat memberikan tambahan lapisan keamanan bagi kendaraan masyarakat. Namun, yang lebih penting adalah kami ingin mendorong warga untuk selalu waspada dan menerapkan langkah-langkah pengamanan ganda,” ujarnya.
Selain memanfaatkan alarm motor, Polrestabes Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan berbagai langkah pengamanan ganda saat memarkir kendaraan. Di antaranya adalah memilih tempat parkir yang aman dan ramai dikunjungi, menggunakan kunci tambahan pada mesin atau roda kendaraan, serta selalu mencatat nomor rangka dan nomor mesin sebagai bukti identitas kendaraan. “Alarm motor adalah alat bantu yang efektif, tetapi tidak dapat menjadi satu-satunya pengamanan. Dengan menggabungkan berbagai langkah keamanan, risiko kendaraan menjadi target pencurian dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini secara bijak dan tidak menyalahgunakan fasilitas yang diberikan. Masyarakat yang telah menerima alarm motor diharapkan dapat memasangnya dengan benar dan melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik. Selain itu, warga juga didorong untuk saling mengingatkan dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengawasi lingkungan sekitar agar kasus curanmor dapat ditekan secara maksimal.
Program pembagian alarm motor gratis ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat Surabaya. Banyak warga yang menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh Polrestabes Surabaya, menganggapnya sebagai bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap keamanan masyarakat. Beberapa warga yang telah mendaftar menyatakan bahwa program ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang memiliki kendaraan dengan nilai ekonomis yang cukup besar atau seringkali harus memarkir kendaraan di luar rumah.
(Hery)
