POLISI WAJIBKAN BADAN IDEAL UNTUK KECEPATAN DAN KESIAPAN OPERASIONAL – 60 PERSONEL POLRES TRENGGALEK IKUT PROGRAM PEMBINAAN KARENA KELEBIHAN BERAT BADAN

Nasional

Trenggalek (19 Maret 2026) – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek mengambil langkah tegas dalam menjaga kondisi fisik anggota dengan melaksanakan program pembinaan khusus bagi sebanyak 60 personel yang mengalami kelainan berat badan atau indeks massa tubuh (IMT) di atas standar. Program ini bertujuan memastikan seluruh anggota polisi tetap prima secara fisik, mengingat tugas mereka yang menuntut kesiapan penuh dan kecepatan dalam penanganan berbagai situasi di lapangan.

Dalam siaran resmi yang diterima, pihak Polres Trenggalek menjelaskan bahwa kebutuhan akan kondisi fisik yang ideal menjadi sangat penting untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. “Polisi diwajibkan memiliki badan ideal agar lebih sigap dalam menjalankan tugas. Kondisi fisik yang prima menjadi salah satu faktor utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Kapolres Trenggalek melalui staf humasnya.

Program pembinaan yang dilaksanakan ini tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan semata, melainkan juga pada perbaikan pola hidup secara menyeluruh. Para peserta diwajibkan untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat dan seimbang, serta menjalankan aktivitas olahraga secara rutin. Jenis olahraga yang direkomendasikan meliputi jalan kaki dan lari dengan durasi hingga 45 menit per sesi, disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing personel.

Sebelum memulai program pembinaan, seluruh 60 peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang dilakukan oleh tim medis kepolisian bekerja sama dengan fasilitas kesehatan lokal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar setiap peserta, mengidentifikasi faktor risiko yang mungkin ada, serta menyusun program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan individu.

“Program ini dilakukan demi memastikan anggota polisi tetap prima secara fisik, mengingat tugas mereka menuntut kesiapan penuh di lapangan. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum dimulainya program menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas dari setiap aktivitas yang dilakukan,” jelas perwakilan tim medis yang terlibat dalam program tersebut.

Langkah yang diambil oleh Polres Trenggalek ini juga menjadi pengingat tegas bahwa profesi kepolisian tidak hanya ditandai oleh seragam yang rapi dan jabatan yang diemban, tetapi juga oleh kedisiplinan yang tinggi dalam menjaga kondisi tubuh sebagai bentuk tanggung jawab besar kepada masyarakat. “Menjadi polisi bukan hanya soal seragam, tapi juga kedisiplinan menjaga tubuh demi tanggung jawab besar kepada masyarakat. Kita bertanggung jawab untuk melindungi dan melayani, sehingga kondisi fisik yang baik adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen kita tersebut,” tambah Kapolres Trenggalek dalam pidatonya pada pembukaan program.

Selain program pembinaan yang sedang berjalan, pihak Polres Trenggalek juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi fisik seluruh anggota, termasuk yang tidak tergabung dalam program ini. Langkah ini diharapkan dapat menjaga standar kondisi fisik kepolisian tetap terjaga secara berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah Trenggalek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!