
Surabaya, 10 Desember 2025 – Biro Logistik (Rolog) Polda Jawa Timur (Jatim) kembali membuktikan komitmennya dalam pengelolaan aset negara dengan meraih dua penghargaan prestisius dari Asisten Logistik (Aslog) Kapolri: Kategori Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik dan Laporan BMN Terbaik. Lebih dari sekadar implementasi sistem digital, kunci keberhasilan ini terletak pada inisiatif “Jogo Aset Negara” yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan BMN, pemanfaatan data analitik untuk pengambilan keputusan strategis, serta sinergi erat dengan pemerintah daerah untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung pelayanan publik.
Penghargaan diserahkan oleh Aslog Kapolri, Irjen Pol Suwondo Naingholan, S.I.K, M.H, kepada Karolog Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Logistik Polri Tahun 2025 di Jakarta, Senin (8/12).
Kombes Pol Dirmanto menjelaskan bahwa “Jogo Aset Negara” adalah program inovatif yang memberdayakan masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi dan melaporkan potensi penyimpangan atau kerusakan pada BMN Polri di wilayah Jawa Timur. “Kami percaya bahwa pengawasan BMN bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, kami dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan aset negara,” ujarnya.
Program “Jogo Aset Negara” meliputi:
Aplikasi Pelaporan Masyarakat: Menyediakan aplikasi mobile yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan secara online potensi penyimpangan atau kerusakan pada BMN Polri, dilengkapi dengan fitur foto dan lokasi.
Forum Komunikasi Masyarakat: Membentuk forum komunikasi yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan organisasi masyarakat sipil untuk membahas isu-isu terkait pengelolaan BMN.
Sosialisasi dan Edukasi: Mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat BMN, serta cara melaporkan potensi penyimpangan atau kerusakan.
Selain melibatkan masyarakat, Polda Jatim juga memanfaatkan data analitik untuk pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan BMN. “Kami mengumpulkan dan menganalisis data tentang penggunaan, pemeliharaan, dan kondisi BMN untuk mengidentifikasi potensi masalah dan merumuskan solusi yang tepat,” jelas Kombes Pol Dirmanto.
Data analitik ini digunakan untuk:
Memprediksi Kebutuhan Pemeliharaan: Memprediksi kapan suatu aset akan membutuhkan pemeliharaan berdasarkan data penggunaan dan kondisi, sehingga dapat mencegah kerusakan yang lebih parah.
Mengoptimalkan Penggunaan Aset: Mengidentifikasi aset yang kurang dimanfaatkan dan mencari cara untuk mengoptimalkan penggunaannya, misalnya dengan memindahkannya ke unit yang lebih membutuhkan.
Merencanakan Pengadaan Aset: Merencanakan pengadaan aset baru berdasarkan data kebutuhan dan prioritas, sehingga memastikan pengadaan dilakukan secara efisien dan efektif.
Polda Jatim juga menjalin sinergi erat dengan pemerintah daerah untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung pelayanan publik. “Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun atau memperbaiki fasilitas kepolisian, seperti kantor polisi, rumah dinas, dan jalan akses ke wilayah terpencil,” ujar Kombes Pol Dirmanto.
Kapolda Jatim, Irjen Pol [Nama Kapolda Jatim], mengapresiasi inovasi dan dedikasi seluruh personel Biro Logistik Polda Jatim dalam mengelola BMN. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, kita dapat mewujudkan pengelolaan aset negara yang lebih baik dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Hery/bew)
