
Tondano, 5 Maret 2026 – Personel Satuan Binmas (Bimbingan Masyarakat) Polres atau Polsek yang wilayah hukum mencakup Tondano melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan Calon Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Tondano pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para siswa tentang kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri berlangsung secara aman, tertib, dan lancar di aula sekolah yang dihadiri oleh ratusan siswa dari berbagai kelas.
Penyelenggaraan sosialisasi ini sejalan dengan pembukaan pendaftaran penerimaan Calon Anggota Polri Tahun 2026 yang telah resmi dibuka pada awal bulan Maret 2026. Dalam kegiatan ini, dua personel berpengalaman dari Sat Binmas, yaitu Aiptu Denny Kosakoy dan Aipda Altobeli Tumonggor, menjadi narasumber utama yang menyampaikan berbagai informasi penting terkait jalur penerimaan yang tersedia.
Dalam paparannya, Aiptu Denny Kosakoy menjelaskan secara rinci tentang tiga jalur penerimaan utama yang dapat ditempuh oleh calon anggota Polri, yaitu jalur Akademi Kepolisian (Akpol), jalur Bintara Polri, dan jalur Tamtama Polri. Setiap jalur memiliki persyaratan dan kualifikasi khusus yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan calon peserta.
“Untuk jalur Akpol, calon peserta diwajibkan memiliki pendidikan terakhir Sarjana (S1) dari perguruan tinggi yang diakui pemerintah, sedangkan jalur Bintara Polri ditujukan bagi lulusan Diploma III (D3) atau Sarjana (S1). Sementara itu, jalur Tamtama Polri dapat ditempuh oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK/MA) atau sederajat. Semua jalur ini memiliki prospek karir yang baik dan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas Aiptu Denny Kosakoy.
Selanjutnya, Aipda Altobeli Tumonggor menyampaikan tahapan pendaftaran, persyaratan administrasi, serta persiapan yang perlu dilakukan oleh para siswa sejak dini. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan kondisi fisik, kesehatan, serta pengetahuan akademik dan wawasan kebangsaan agar dapat melewati berbagai tahap seleksi yang akan dilaksanakan.
“Persiapan sejak dini adalah kunci keberhasilan. Selain memperhatikan nilai akademik, para siswa juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena seleksi penerimaan anggota Polri tidak hanya menguji kemampuan intelektual tetapi juga daya tahan fisik. Kami juga mengingatkan agar pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi Polri untuk menghindari penipuan atau informasi salah yang dapat merugikan,” ucap Aipda Altobeli Tumonggor.
Selama sosialisasi, para siswa antusias mengikuti penjelasan dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan prospek karir di Polri, fasilitas yang diberikan kepada anggota Polri, serta tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai seorang perwira atau anggota polisi. Narasumber juga menjawab setiap pertanyaan dengan jelas dan memberikan motivasi kepada para siswa untuk mempertimbangkan karir di institusi yang memiliki motto “Ramaikan Polri, Ciptakan Keamanan” ini.
Kepala SMA Negeri 1 Tondano yang turut hadir dalam kegiatan menyampaikan apresiasi kepada pihak Sat Binmas yang telah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan informasi langsung tentang penerimaan anggota Polri. Menurutnya, sosialisasi semacam ini sangat bermanfaat bagi siswa yang sedang merencanakan masa depan setelah lulus sekolah.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan wawasan tambahan kepada siswa tentang pilihan karir yang mulia, yaitu menjadi anggota Polri yang bertugas melayani dan melindungi masyarakat. Semoga melalui sosialisasi ini, para siswa dapat menemukan minat dan bakat mereka serta mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi nantinya,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Tondano.
Melalui sosialisasi penerimaan Calon Anggota Polri Tahun 2026 ini, pihak Sat Binmas berharap para pelajar di SMA Negeri 1 Tondano dapat lebih memahami prospek dan persyaratan untuk bergabung dengan Polri, serta termotivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini guna meraih kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ditutup dengan penyerahan cinderamata dari pihak Sat Binmas kepada pihak sekolah dan sesi foto bersama dengan para siswa yang hadir.
(*)
