PERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA 15 JANUARI 2026 – Mengenang Pertempuran Laut, Pemerintah dan TNI AL Kobarkan Semangat Prajurit Jalasena Tangguh, Profesional, dan Modern

TNI polri nasional

JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia bersama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar serangkaian kegiatan peringatan Hari Dharma Samudera pada hari Kamis (15/01/2026). Perayaan tahunan ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam pertempuran laut yang menjadi tonggak penting dalam sejarah pertahanan maritim bangsa, sekaligus untuk membakar semangat para prajurit Jalasena agar tetap menjadi kekuatan yang tangguh, profesional, dan modern.

Hari Dharma Samudera diperingati setiap tanggal 15 Januari untuk mengenang peristiwa pertempuran laut yang terjadi pada tahun 1964 di Laut Jawa, di mana prajurit TNI AL dengan keberanian yang luar biasa berhasil menghadapi tantangan dan menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap negara. Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata dari kebolehan dan semangat juang yang dimiliki oleh angkatan laut Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan dan keamanan maritim bangsa.

Dalam upacara peringatan yang diadakan di Markas Besar TNI AL Jakarta, Panglima Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Setiadji menyampaikan pidato penting yang mengingatkan akan makna mendasar dari Hari Dharma Samudera. “Hari ini bukan hanya hari untuk mengenang masa lalu, tetapi juga hari untuk menguatkan tekad kita dalam membangun TNI AL yang lebih tangguh, profesional, dan sesuai dengan perkembangan zaman yang semakin modern. Prajurit Jalasena harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi agar mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks,” ujar Panglima TNI AL.

Kegiatan peringatan tahun ini juga diisi dengan berbagai acara yang memiliki makna simbolis dan edukatif, termasuk upacara penghormatan kepada makam pahlawan pertempuran laut, pameran peralatan dan teknologi maritim terbaru yang digunakan oleh TNI AL, serta apel bersama yang diikuti oleh ribuan prajurit dari berbagai komando TNI AL di seluruh Indonesia. Selain itu, juga diadakan dialog dengan para veteran pertempuran laut untuk mendengarkan cerita dan pengalaman mereka yang menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menghadiri acara peringatan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh prajurit TNI AL yang telah dan sedang berjasa dalam menjaga keamanan negara. “Kami sangat menghargai kontribusi yang diberikan oleh TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan dan keamanan maritim Indonesia. Dalam menghadapi tantangan masa depan, penting bagi kita untuk terus mendukung pengembangan TNI AL agar menjadi kekuatan yang tidak hanya tangguh secara militer, tetapi juga profesional dan memiliki kemampuan teknologi yang modern,” jelas Menteri Pertahanan.

Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan bahwa pemerintah sedang melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kapasitas TNI AL, termasuk melalui pengadaan peralatan militer maritim baru, pelatihan prajurit secara berkala, serta pengembangan kerja sama dengan negara-negara lain dalam bidang pertahanan maritim. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa TNI AL mampu menjalankan tugasnya dengan optimal dalam menjaga kepentingan nasional di wilayah perairan yang luas.

Para prajurit TNI AL yang mengikuti acara peringatan juga menyampaikan tekad mereka untuk terus menjunjung tinggi semangat pertempuran yang ditunjukkan oleh para pahlawan terdahulu. “Kami berkomitmen untuk menjadi prajurit yang tangguh, profesional, dan modern sesuai dengan panggilan zaman. Kami akan selalu siap untuk melindungi negara dan rakyat Indonesia dari segala bentuk ancaman yang mengganggu keamanan dan kedaulatan maritim,” ujar Letnan Marinir Pratama Rizky Adi Saputra, salah satu perwakilan prajurit muda TNI AL.

Hari Dharma Samudera tahun ini juga diperingati di berbagai daerah di Indonesia yang memiliki hubungan erat dengan sejarah pertahanan maritim, seperti Surabaya, Makassar, Belawan, dan Sorong. Di setiap lokasi, kegiatan peringatan disesuaikan dengan kondisi lokal namun tetap membawa pesan yang sama yaitu mengenang sejarah, menghargai jasa pahlawan, dan membangun semangat untuk masa depan yang lebih baik.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memperingati Hari Dharma Samudera dan memahami pentingnya menjaga keamanan maritim bagi kemajuan bangsa. “Keamanan maritim adalah kunci bagi kemakmuran negara kita yang memiliki garis pantai yang panjang dan sumber daya alam laut yang melimpah. Mari kita bersama-sama mendukung upaya TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan kita,” pungkas pesan resmi yang disampaikan oleh pihak penyelenggara acara.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!