
Wonokusumo, 23 Februari 2026 – Upaya perampingan pohon sebagai langkah pencegahan pohon tumbang terus digencarkan di wilayah RT 02 RW 09, Kelurahan Wonokusumo. Kegiatan ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup bersama jajaran pengurus lingkungan setempat guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Ketua RW 09 Kelurahan Wonokusumo, Bapak Saiful yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa kegiatan perampingan pohon ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh pohon-pohon besar di sepanjang jalan dan area pemukiman warga.
“Perampingan ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya pohon tumbang yang bisa membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Gus Ipul saat ditemui di lokasi kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Hotib Projo Pati selaku perwakilan dari Kelurahan Wonokusumo yang memberikan dukungan penuh terhadap program perawatan dan penataan lingkungan tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kegiatan perampingan pohon ini dilakukan dengan memangkas dahan dan ranting yang dinilai terlalu rimbun serta berpotensi patah saat diterpa angin kencang. Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas hujan yang disertai angin cukup kencang meningkatkan risiko pohon tumbang di sejumlah wilayah perkotaan.
Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pohon, mulai dari kekuatan batang, kemiringan pohon, hingga kondisi akar. Pohon yang dianggap rawan langsung dilakukan penanganan dengan teknik perampingan yang sesuai standar keselamatan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan mencegah kerusakan fasilitas umum, tetapi juga untuk melindungi rumah warga, kendaraan yang terparkir, serta jaringan listrik yang melintas di sekitar lokasi.
Selain melakukan tindakan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan pohon di lingkungan masing-masing. Warga diimbau untuk segera melaporkan kepada pengurus RT/RW atau pihak kelurahan apabila menemukan pohon yang terlihat miring, lapuk, atau berpotensi membahayakan.
Menurut Gus Ipul, partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan agar potensi bahaya dapat ditangani lebih cepat sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. “Kami berharap warga tidak ragu melapor. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah terjadi musibah,” tambahnya.
Program perampingan pohon ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertata, dan tetap asri. Perawatan pohon dilakukan tanpa menghilangkan fungsi penghijauan, sehingga keseimbangan antara keselamatan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Dengan adanya kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, aparat kelurahan, serta masyarakat RT 02 RW 09 Wonokusumo, diharapkan risiko pohon tumbang dapat diminimalisir secara signifikan.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa lebih tenang dan aman setelah dilakukan perampingan. Ke depan, program serupa direncanakan akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk upaya berkelanjutan dalam menjaga keselamatan lingkungan permukiman.
(red)
