
JAKARTA – Sebuah momen penting dan penuh kebanggaan terjadi di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Sebanyak enam orang Perwira Menengah (Pamen) Kopassus resmi menerima kenaikan pangkat sekaligus dipercaya untuk menduduki jabatan strategis yang baru. Pelantikan dan penyerahan tugas serta tanggung jawab ini menjadi bukti pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan kompetensi yang telah ditunjukkan oleh para perwira elit tersebut selama mengabdi kepada negara.
Informasi resmi ini disampaikan melalui keterangan yang diterbitkan oleh Pengrup4kopassus, pada Rabu (1/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, disampaikan harapan besar agar para perwira yang baru saja naik pangkat dan menjabat posisi baru ini senantiasa diberikan kesehatan yang prima, panjang umur, dan selalu diberikan kekuatan untuk mengemban amanah dengan sebaik-baiknya demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.
Kenaikan pangkat dan pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi militer yang bertujuan untuk menyegarkan barisan kepemimpinan, meningkatkan kinerja satuan, serta memastikan bahwa posisi-posisi vital diisi oleh orang-orang yang tepat dan profesional.
Berikut adalah daftar lengkap keenam Pamen Kopassus yang menerima promosi dan dipercaya menduduki jabatan baru beserta tugas dan wewenang yang kini diemban:
DAFTAR PERWIRA YANG DIPROMOSIKAN
- Kolonel Czi Damai Adi Setiawan
- Jabatan Baru: Kepala Seksi Perencanaan (Kasiren)
Sebagai Kasiren, Kolonel Damai Adi Setiawan memegang peranan vital dalam merumuskan strategi, program kerja, dan perencanaan matang yang menjadi arah gerak organisasi ke depan. Tugasnya mencakup analisis kebutuhan satuan hingga penyusunan anggaran dan program jangka panjang maupun pendek.
- Kolonel Inf Syaiful Arif
- Jabatan Baru: Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel)
Posisi strategis ini menuntut ketajaman analisis dan kemampuan penggalian informasi yang akurat. Kolonel Syaiful Arif bertanggung jawab penuh dalam mengawal keamanan organisasi, mendeteksi potensi ancaman, serta menyediakan data intelijen yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan.
- Kolonel Inf Wirahadi Harahap
- Jabatan Baru: Kepala Seksi Operasi (Kasiops)
Sebagai otak dari segala kegiatan tempur dan latihan, Kolonel Wirahadi Harahap dituntut untuk memiliki kemampuan manajemen operasi yang handal. Ia akan memimpin perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian seluruh operasi militer maupun latihan gabungan yang dilaksanakan oleh satuan Kopassus, memastikan setiap gerakan tepat, efektif, dan efisien.
- Letkol Inf Samsul Trian Nugraha
- Jabatan Baru: Komandan Batalyon Infanteri 44 Kopassus (Danyon 44)
Kepercayaan besar diberikan kepada Letkol Samsul untuk memimpin salah satu Yonif elite di bawah naungan Kopassus. Sebagai Danyon, ia tidak hanya memimpin pasukan dalam tugas tempur, tetapi juga bertanggung jawab penuh terhadap pembinaan mental, fisik, dan profesionalisme seluruh prajurit di bawah komandonya.
- Letkol Inf Agung Subekti, S.M.
- Jabatan Baru: Komandan Batalyon Infanteri 45 Kopassus (Danyon 45)
Letkol Agung Subekti kini memegang tampuk kepemimpinan sebagai Komandan Yonif 45. Posisi ini menuntut kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga kesiapan tempur satuan 24 jam, serta memastikan bahwa setiap prajurit memiliki kemampuan tempur yang sesuai dengan standar tertinggi Kopassus.
- Letkol Inf M. Iqbal
- Jabatan Baru: Komandan Detasemen (Danden 46) Kopassus
Letkol M. Iqbal dipercaya memimpin Detasemen 46, sebuah satuan yang memiliki tugas dan fungsi spesifik dalam struktur organisasi Kopassus. Jabatan ini menuntut kemandirian dalam mengambil keputusan taktis di lapangan serta kemampuan mengoordinasikan unsur-unsur tempur dalam berbagai skenario tugas.
Harapan dan Doa Restu
Dalam pesan resmi yang disampaikan, seluruh keluarga besar Kopassus menyampaikan ucapan selamat dan doa yang tulus. “Semoga dengan jabatan baru yang diemban, Bapak-bapak senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, dan amanah dalam mengemban tugas demi kejayaan bangsa dan negara,” demikian bunyi harapan yang disampaikan.
Dengan kepemimpinan para perwira pilihan ini, diharapkan Komando Pasukan Khusus dapat terus menjaga martabat sebagai satuan elite yang profesional, modern, dan selalu siap sedia mengawal kedaulatan negara kapan saja dan di mana saja.
(*)
