
Balikpapan, Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Satuan Tugas (Satgas) Preemtif dan Preventif terus menggeser fokus kegiatan pada upaya peningkatan kesadaran serta keselamatan berlalu lintas bagi seluruh pengguna jalan, Sabtu (07/02/2026). Serangkaian tindakan yang dilakukan bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memastikan layanan angkutan umum yang aman serta nyaman bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan Satgas Preemtif, dilakukan sosialisasi dan himbauan keselamatan berkendara yang berlangsung di titik strategis yaitu Simpang Traffic Light Beller, Jalan M.T. Haryono, Balikpapan. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu kawasan dengan lalu lintas padat sehari-hari, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pengguna jalan.
Personel Satgas Preemtif secara langsung memberikan edukasi kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta pengguna kendaraan lain mengenai pentingnya mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang berlaku. Di antaranya adalah mematuhi lampu lalu lintas, menghindari pelanggaran seperti menyebrang tidak pada tempat yang ditentukan, serta tidak melakukan pembajakan jalur. Selain itu, personel juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, seperti helm standar SNI untuk pengendara dan penumpang sepeda motor, serta sabuk pengaman bagi pengendara dan penumpang mobil.
“Kami ingin menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan mematuhi aturan dan mengutamakan etika serta kewaspadaan dalam berkendara, kita dapat bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan lancar,” ujar salah satu personel Satgas Preemtif yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi.
Selain kegiatan edukasi dari Satgas Preemtif, pada hari yang sama Satgas Preventif Ops Keselamatan Mahakam 2026 juga melaksanakan kegiatan pengecekan menyeluruh terhadap sarana transportasi umum massal. Kegiatan ini dipusatkan di Halte Utama Bus Balikpapan City Trans Koridor A Pelabuhan Semayang Balikpapan – salah satu terminal utama yang menjadi pusat pergerakan armada angkutan umum di kota ini.
Personel Satgas Preventif melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap armada bus yang akan melayani penumpang. Pengecekan mencakup kelayakan operasional kendaraan, seperti kondisi mesin, sistem pengereman, lampu penerangan, serta keberadaan dan kelengkapan peralatan keselamatan penumpang seperti alat pemadam kebakaran ringan, selang keamanan, serta petunjuk evakuasi darurat. Selain itu, juga diperiksa aspek ketertiban dan keamanan selama proses pelayanan, termasuk kebersihan dalam bus dan kesadaran sopir mengenai protokol keselamatan.
“Kami melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan bahwa armada angkutan umum yang beroperasi memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan. Setiap kendaraan yang tidak memenuhi syarat akan segera diberitahu kepada pengelola untuk dilakukan perbaikan sebelum kembali melayani penumpang,” jelas perwakilan Satgas Preventif dalam keterangannya.
Kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Preemtif dan Preventif mendapatkan respon positif dari masyarakat yang merasa bahwa upaya ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas lalu lintas dan layanan angkutan umum di Balikpapan. Banyak pengguna jalan yang mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, sementara pengguna angkutan umum merasa lebih tenang mengetahui bahwa armada bus yang mereka gunakan telah melalui pemeriksaan keselamatan.
(red)
