
SIDOARJO – Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo, bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menyelenggarakan Apel Pagi yang diintegrasikan dengan dua agenda penting yaitu Penandatanganan Perjanjian Kinerja serta Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat pada hari Rabu (7/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Lapas Kelas IIA Sidoarjo dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural dan pegawai, menjadi simbol kesatuan dan tekad bersama dalam mewujudkan layanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Apel ini bukan hanya sebagai bentuk rutinitas harian, melainkan menjadi momentum konsolidasi awal tahun untuk memperkuat disiplin kerja, integritas, serta semangat kebersamaan di antara seluruh anggota institusi. Selama apel, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan dan mengucapkan sumpah pegawai, menegaskan komitmen mereka terhadap negara dan tugas yang diemban.
Setelah apel pagi selesai, dilanjutkan dengan proses penandatanganan Perjanjian Kinerja yang dilakukan oleh Kepala Lapas bersama para pejabat struktural. Perjanjian ini menjadi wujud kesanggupan masing-masing pejabat untuk menjalankan target dan tanggung jawab kerja yang telah ditetapkan secara jelas untuk tahun 2026. Target-target yang disepakati mencakup berbagai aspek utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, antara lain peningkatan kualitas pembinaan narapidana, penguatan keamanan dan ketertiban dalam lingkungan lapas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak terkait.
“Penandatanganan perjanjian kinerja bukan sekadar seremonial yang harus dilalui, melainkan merupakan komitmen moral dan profesional seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tegas Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam amanatnya kepada seluruh peserta kegiatan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat kepada sejumlah pegawai yang telah memenuhi semua persyaratan dan dinyatakan layak memperoleh kenaikan pangkat melalui proses yang objektif dan transparan. Penyematan tanda pangkat baru dilakukan secara resmi oleh Kepala Lapas, sebagai bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang telah ditunjukkan oleh para pegawai selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Para pegawai yang menerima kenaikan pangkat menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh institusi. Mereka berjanji akan terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Lapas Kelas IIA Sidoarjo serta penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Indonesia.
Dalam amanatnya yang disampaikan pada akhir acara, Kepala Lapas juga menegaskan bahwa setiap jabatan dan kenaikan pangkat adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap langkah yang kita tempuh, baik dalam hal peningkatan karir maupun pelaksanaan tugas, harus selalu dijiwai dengan integritas dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui serangkaian kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sidoarjo meneguhkan tekad untuk terus memperkuat budaya kerja positif di lingkungan institusi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada narapidana dan masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Integratif) dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan negara.
Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta serta penyerahan ucapan selamat kepada para pegawai yang menerima kenaikan pangkat, dengan semangat baru untuk menjalankan tugas di tahun 2026 dengan tema kerja “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak”. Dikeluarkan oleh: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur
(Husairi/Hery)
