
SURABAYA – Atmosfer spiritual yang khas dan penuh kedamaian mulai menyelimuti Nusantara, menandakan kehadiran bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Momen istimewa ini disambut dengan sukacita dan harapan oleh seluruh umat Muslim, termasuk jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), Agus Sahat ST, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran staf dan pegawai, dengan penuh khidmat mengucapkan “Marhaban Ya Ramadan”, sebuah ungkapan selamat datang kepada bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.
Dalam suasana yang penuh berkah ini, Kajati Jatim Agus Sahat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya yang beragama Islam, untuk menyambut bulan suci ini dengan hati yang lapang, jiwa yang hening, serta niat yang jernih. Momentum Ramadan, menurut beliau, adalah kesempatan emas untuk introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah yang telah berjalan, serta mempererat kembali simpul-simpul silaturahmi yang mungkin sempat merenggang. Lebih dari itu, Ramadan juga menjadi ajang untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kejujuran dan keadilan, dua pilar utama yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi institusi Kejaksaan.
“Bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan telah tiba, mengetuk relung batin yang paling sunyi. Mari kita sambut dengan hati yang lapang, jiwa yang hening, serta niat yang jernih untuk memperbaiki kualitas ibadah, merajut kembali simpul-simpul silaturahmi, dan meneguhkan nilai kejujuran serta keadilan,” tutur Kajati Agus Sahat, menyampaikan pesan yang mendalam.
Beliau juga mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah laku spiritual yang mengantar manusia menuju derajat ketakwaan yang lebih tinggi. Setiap detik kesabaran yang dijaga, setiap ikhtiar menahan diri dari hawa nafsu dan perbuatan tercela yang ditunaikan, diyakini menjadi energi kebajikan yang luar biasa. Energi ini, lanjut beliau, tidak hanya membentuk karakter individu yang lebih baik, tetapi juga menguatkan etos kerja, serta menumbuhkan kemanfaatan yang nyata bagi sesama, bangsa, dan negara secara keseluruhan. Spiritualitas Ramadan diharapkan dapat terefleksi dalam kinerja sehari-hari, termasuk dalam penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.
Di akhir ucapannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., dan seluruh jajaran menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim. “Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kekuatan, kesehatan, dan kemuliaan dalam setiap langkah kehidupan kita semua di bulan yang penuh berkah ini,” pungkasnya, diiringi harapan agar Ramadan tahun ini membawa kebaikan dan keberkahan yang melimpah bagi seluruh bangsa Indonesia.
(red)
