
SURABAYA, 28 Desember 2025
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya telah menorehkan sejumlah capaian kinerja positif yang mencengangkan sepanjang tahun 2025, mencakup seluruh bidang tugas mulai dari pembinaan, intelijen, tindak pidana, perdata, hingga pemulihan aset. Pencapaian ini merupakan wujud komitmen lembaga penegak hukum tersebut dalam memperkuat integritas, efektivitas penegakan hukum, dan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penegakan hukum di Kejari Tanjung Perak tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga melalui pendekatan keadilan restoratif, pengoptimalan pemulihan aset negara, dan pencegahan melalui edukasi hukum kepada masyarakat. “Kita berusaha membangun penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga manusiawi dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya dalam press release yang diterbitkan pada hari ini.
BIDANG PEMBINAAN: ANGGARAN 99,99% TERREALISASI, PNBP MELAMPAUI TARGET 357%
Bidang Pembinaan Kejari Tanjung Perak mencatat kinerja yang sangat memukau dengan tingkat realisasi anggaran sebesar 99,99% – dari total target pagu anggaran Rp18.561.031.000, terealisasi hingga Rp18.561.018.344. Lebih menakjubkan, lembaga ini berhasil melampaui target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 357,75%, dengan realisasi mencapai Rp7.105.721.252 dari target semula Rp1.986.200.000.
Capaian PNBP tersebut berasal dari berbagai sumber, antara lain pembayaran denda, uang pengganti, biaya perkara, dan hasil lelang barang rampasan. Kinerja ini menunjukkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan serta pemanfaatan sumber daya yang ada.
BIDANG INTELIJEN: 100% ANGGARAN TERREALISASI, RAIH PENGHARGAAN KE-4 SE-JAWA TIMUR
Bidang Intelijen telah melaksanakan beragam kegiatan selama tahun 2025 dengan realisasi anggaran 100%. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: 13 kegiatan penyelidikan/pengamanan/penggalangan, 4 kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat (PAKEM), 4 kegiatan penerangan hukum, 4 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, 4 kegiatan Jaksa Menyapa, 2 kegiatan kampanye anti-korupsi, dan 1 kegiatan tangkap buronan (DPO).
Atas kinerja yang konsisten, Bidang Intelijen Kejari Tanjung Perak meraih penghargaan Kinerja Terbaik ke-4 sebagai Satuan Kerja Terbaik Bidang Intelijen se-Jawa Timur tahun 2025.
BIDANG TINDAK PIDANA UMUM (PIDUM): JUARA 1 SE-JAWA TIMUR DALAM KEADILAN RESTORATIF
Bidang Pidum juga mencatat realisasi anggaran 100% dengan kinerja penanganan perkara yang stabil sepanjang tahun. Rincian capaiannya meliputi: 1.354 perkara pra-penuntutan, 1.511 perkara penuntutan, 1.021 perkara eksekusi, dan 21 perkara yang diselesaikan melalui pendekatan keadilan restoratif.
Kinerja luar biasa ini membuat Bidang Pidum meraih dua penghargaan penting, yaitu Juara 1 Kejaksaan Negeri Tipe B dalam penanganan Perkara Koneksitas dan Akuntabilitas Pelaporan serta Koordinasi Teknis Bidang Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Peringkat 1 Kejaksaan Negeri Tipe B Penyelesaian Perkara Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif Se-Jawa Timur Tahun 2025.
BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS (PIDSUS): JUARA 1 SE-INDONESIA DALAM PENANGANAN TIPIKOR
Bidang Pidsus yang menangani perkara korupsi, cukai, dan kepabeanan juga mencatat realisasi anggaran 100%. Selama tahun 2025, bidang ini telah melaksanakan 7 perkara penyelidikan, 10 perkara penyidikan, 14 perkara pra-penuntutan (6 cukai, 7 tipikor, 1 kepabeanan), 23 perkara penuntutan (9 tipikor, 14 cukai), dan 14 perkara eksekusi (6 tipikor, 8 cukai).
Kemenangan terbesar Bidang Pidsus adalah meraih Penghargaan Terbaik Pertama se-Indonesia pada Kejaksaan Republik Indonesia tingkat Kejaksaan Negeri tipe B dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi di daerah pada acara Hakordia 2025. Selain itu, mereka juga meraih kinerja terbaik ke-3 Kejaksaan Negeri tipe B se-Jawa Timur dalam penanganan tindak pidana khusus pada RAKERDA Kejaksaan Tinggi Jawa Timur 2025.
BIDANG PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA (DATUN): PEMULIHAN KEUANGAN NEGARA HINGGA Rp251 MILYAR
Bidang Datun yang berperan sebagai Jaksa Pengacara Negara juga mencatat realisasi anggaran 100%. Capaiannya meliputi 8 Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk litigasi, 133 kegiatan non-litigasi, 65 kegiatan pertimbangan hukum, 33 kegiatan layanan hukum, dan 27 kesepakatan kerja sama (MoU).
Yang paling menonjol adalah pencapaian pemulihan keuangan negara yang mencapai Rp251.387.090.860. Atas capaian ini, Bidang Datun meraih Peringkat Terbaik Pertama pada kinerja bidang perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Tipe B Se-Jawa Timur pada RAKERDA Kejaksaan Tinggi Jawa Timur 2025.
BIDANG PEMULIHAN ASET DAN PENGELOLAAN BARANG BUKTI (PAPBB): PNBP Rp5,6 MILYAR DAN PENGHARGAAN TERBAIK SE-WILAYAH
Bidang PAPBB yang bertugas mengelola barang bukti, barang rampasan, dan optimalisasi PNBP juga mencatat realisasi anggaran 100%. Selama tahun 2025, bidang ini menghasilkan PNBP sebesar Rp5.674.272.800, melaksanakan 10 risalah lelang, 2 kegiatan penjualan langsung, dan 3 kegiatan pemusnahan barang bukti.
Kinerja ini membuat Bidang PAPBB meraih dua penghargaan: Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Terbaik Se-Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur 2025, serta Peringkat 1 Kinerja Bidang Pemulihan Aset Kejaksaan Negeri Tipe B se-wilayah hukum Jawa Timur pada RAKERDA Kejaksaan Tinggi Jawa Timur 2025.
KOMITMEN LANJUTAN UNTUK MASYARAKAT
Kejari Tanjung Perak menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh jajaran instansi atas dukungan, sinergi, dan partisipasi dalam menjaga ketertiban serta penegakan hukum di wilayah hukumnya. “Kita akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memastikan penegakan hukum yang berkeadilan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas pernyataan press release yang ditandatangani oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Perak, I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H.
(Arfan)
