KASDAM IV/DIPONEGORO BRIGJEN TNI M. ANDHY KUSUMA PIMPIN UPACARA PEMAKAMAN MILITER ALMARHUM MAYJEN TNI (PURN) H. JUWONDO – PROSES BERLANGSUNG KHIDMAT DENGAN PENGHORMATAN TERAKHIR ATAS JASA DAN PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA

TNI-Polri nasional

Semarang, 8 Januari 2026 – Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam prosesi Pemakaman Militer yang dilaksanakan untuk Almarhum Mayjen TNI (Purn) H. Juwondo pada hari Kamis (08/01). Upacara yang digelar dengan penuh khidmat dan penghormatan di rumah duka berlokasi di Dusun Kauman Lor RT 03 RW 03, Desa Kauman Lor, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang ini menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan terakhir dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas dedikasi, pengabdian, serta jasa-jasa besar yang diberikan oleh Almarhum semasa hidupnya bagi keselamatan, keutuhan wilayah, dan kemajuan bangsa Indonesia.

Prosesi pemakaman yang diikuti oleh ratusan peserta mulai berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dengan kedatangan unsur TNI dari berbagai kesatuan di bawah Kodam IV/Diponegoro, termasuk perwakilan dari Komando Resor Militer (Korem), Komando Distrik Militer (Kodim), serta unsur Korps Marinir dan Angkatan Udara yang berada di wilayah Jawa Tengah. Juga hadir dalam upacara ini keluarga besar Almarhum yang dipimpin oleh Ny. Sri Hartati Juwondo (istri Almarhum), beserta anak-anak dan cucu-cucu, serta tokoh masyarakat setempat, pejabat pemerintah daerah, dan teman-teman seperjuangan Almarhum yang telah bersama beliau dalam berbagai masa pengabdian.

Sebelum memulai rangkaian upacara resmi, seluruh hadirin melakukan doa bersama yang dipimpin oleh Pembina Agama TNI Kodam IV/Diponegoro Letkol Kav. H. Abdul Rohman, S.Ag., M.Ag., sebagai bentuk penghormatan dan permohonan restu bagi Almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Suasana yang khidmat dan penuh kesedihan terasa jelas di seluruh area rumah duka, dengan banyak hadirin yang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya sosok prajurit yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan TNI dan negara.

Setelah doa bersama selesai, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma memimpin rangkaian upacara pemakaman militer yang diselenggarakan sesuai dengan tata cara dan protokol resmi yang berlaku di TNI. Prosesi dimulai dengan penghormatan senjata yang dilakukan oleh pasukan kehormatan dari Batalyon Infanteri yang khusus diperangkatkan untuk acara ini. Pasukan yang berpakaian seragam resimen dengan rapi melaksanakan gerakan kehormatan dengan presisi tinggi, menunjukkan rasa penghormatan yang mendalam kepada Almarhum.

Dalam amanat upacara yang disampaikannya dengan penuh emosi dan penghormatan, Kasdam IV/Diponegoro menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum Mayjen TNI (Purn) H. Juwondo. Ia mengungkapkan bahwa Almarhum merupakan sosok prajurit yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan kewajibannya, serta memiliki loyalitas yang tak tergoyahkan kepada bangsa dan negara. Selama masa aktifnya dalam TNI, Almarhum telah menjabat di berbagai posisi strategis yang sangat penting bagi perkembangan korps dan kesatuan yang dipimpinnya.

“Kita hari ini berkumpul dalam suasana duka untuk mengantarkan salah satu putra terbaik bangsa, Almarhum Mayjen TNI (Purn) H. Juwondo, ke tempat peristirahatan terakhirnya. Almarhum merupakan sosok prajurit yang berdedikasi tinggi, memiliki loyalitas yang kuat, serta telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada TNI, bangsa, dan negara selama puluhan tahun. Semasa hidupnya, beliau telah melalui berbagai masa perjuangan, mulai dari tugas di wilayah perbatasan hingga menjabat pada posisi kepemimpinan yang strategis, selalu dengan penuh integritas dan komitmen untuk melindungi keutuhan negara kita,” ujar Kasdam dengan suara yang jelas namun penuh rasa duka di hadapan seluruh hadirin.

Kasdam juga menjelaskan bahwa Almarhum telah menunaikan dharma baktinya dengan sebaik-baiknya melalui berbagai tugas dan pengabdian yang dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia. Beliau telah terlibat dalam berbagai operasi pertahanan negara, operasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta program pembangunan yang dilakukan oleh TNI untuk kesejahteraan rakyat. Bahkan setelah memasuki masa pensiun, Almarhum tetap aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan generasi muda prajurit, memberikan bimbingan dan arahan berharga berdasarkan pengalaman yang telah beliau kumpulkan selama masa karirnya.

“Almarhum telah menunaikan dharma baktinya dengan sebaik-baiknya, dan hari ini kita mengantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir dengan penuh penghormatan dan doa. Beliau tidak hanya meninggalkan jejak perjuangan yang luar biasa bagi TNI, tetapi juga nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kesetiaan, dan pengabdian yang tak kenal lelah. Semua ini menjadi warisan berharga yang akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota TNI, khususnya bagi generasi muda yang akan melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambah Kasdam.

Dalam bagian akhir amanatnya, Kasdam IV/Diponegoro menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan Almarhum. “Atas nama Pangdam IV/Diponegoro dan seluruh keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan untuk dapat menghadapi kehilangan yang sangat mendalam ini. Kami juga berkomitmen untuk selalu menjadi keluarga besar bagi keluarga Almarhum, dan akan selalu siap memberikan dukungan serta bantuan yang diperlukan,” ujarnya dengan penuh penghormatan.

Setelah amanat upacara selesai, dilaksanakan prosesi penyerahan Bendera Merah Putih kepada keluarga Almarhum sebagai simbol penghormatan terakhir dari TNI kepada seorang prajurit yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara. Bendera yang telah dilibatkan pada peti jenazah secara khidmat diserahkan oleh Kasdam IV/Diponegoro kepada Ny. Sri Hartati Juwondo, yang diterima dengan penuh rasa haru dan penghormatan. Penyerahan bendera ini menjadi momen yang sangat menyentuh hati seluruh hadirin, mengingat bahwa simbol ini merupakan pengakuan tertinggi atas pengabdian yang telah diberikan oleh Almarhum kepada bangsa dan negara.

Selanjutnya, dilakukan prosesi pemindahan peti jenazah dari rumah duka menuju Taman Makam Pahlawan yang berlokasi tidak jauh dari lokasi rumah duka. Prosesi konvoi jenazah diikuti oleh rombongan keluarga besar Almarhum, unsur TNI dengan pasukan kehormatan, serta masyarakat setempat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum. Konvoi berjalan dengan sangat tertib dan khidmat, dengan banyak warga yang keluar dari rumah untuk memberikan penghormatan saat konvoi melintas di jalan desa.

Di lokasi pemakaman, rangkaian upacara dilanjutkan dengan penghormatan terakhir berupa pembacaan doa dan penurunan peti jenazah ke dalam liang lahat. Pasukan kehormatan memberikan hormat terakhir dengan membunyikan sapu tangan tiga kali sebagai tanda penghormatan kepada seorang prajurit yang telah berjuang bagi negara. Setelah itu, dilakukan penutupan liang lahat yang dilakukan secara bertahap oleh keluarga besar Almarhum dan perwakilan TNI, diikuti dengan penanaman bunga sebagai simbol penghormatan dan doa agar Almarhum dapat beristirahat dengan tenang.

Dalam pernyataan yang diberikan kepada awak media setelah upacara selesai, putra sulung Almarhum, Bapak Joko Susilo (52 tahun), menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kodam IV/Diponegoro, seluruh unsur TNI, dan masyarakat yang telah memberikan penghormatan serta dukungan kepada keluarga Almarhum. Menurutnya, keluarga merasa sangat terhormat dengan pelaksanaan upacara pemakaman militer yang sangat khidmat dan penuh penghormatan, yang menunjukkan bahwa jasa-jasa Almarhum tidak pernah terlupakan oleh negara dan TNI.

“Kami sebagai keluarga sangat berterima kasih atas penghormatan yang telah diberikan kepada ayah kami. Upacara pemakaman militer yang dilaksanakan dengan sangat khidmat dan penuh rasa hormat ini menjadi bukti bahwa jasa-jasa ayah kami selama ini dikenang dan dihargai oleh negara dan TNI. Ayah kami selalu mengajarkan kami untuk mencintai negara dan selalu siap berkorban untuk bangsa, dan kami berjanji akan terus menjaga nama baik beliau serta meneruskan nilai-nilai luhur yang telah beliau tanamkan kepada kami,” ujar Bapak Joko Susilo dengan suara penuh emosi.

Perwakilan teman seperjuangan Almarhum, Letjen TNI (Purn) H. Sutrisno, juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum. Menurutnya, Almarhum merupakan sosok yang sangat baik dan selalu siap membantu teman-teman seperjuangan dalam segala hal. Beliau mengungkapkan bahwa pengalaman bekerja bersama Almarhum selama masa aktif di TNI menjadi kenangan yang tak terlupakan, dan nilai-nilai kepemimpinan serta dedikasi yang ditunjukkan oleh Almarhum akan selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dengan dilaksanakannya pemakaman militer yang khidmat dan penuh penghormatan ini, diharapkan nilai-nilai keteladanan, semangat pengabdian, serta perjuangan Almarhum Mayjen TNI (Purn) H. Juwondo dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya bagi para prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kasdam IV/Diponegoro juga menyatakan bahwa pihaknya akan selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga Almarhum dan akan terus mengingat jasa-jasa beliau dalam berbagai kesempatan penting di Kodam IV/Diponegoro.

“Almarhum telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan TNI dan khususnya Kodam IV/Diponegoro. Nilai-nilai yang beliau tanamkan akan selalu menjadi bagian dari warisan budaya kita di lingkungan TNI, dan akan terus kita sampaikan kepada generasi muda prajurit agar mereka dapat belajar dari contoh yang luar biasa yang telah diberikan oleh Almarhum. Semoga ruh beliau selalu diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan kita sebagai penerus akan terus berjuang untuk menjaga keutuhan dan kemajuan negara yang telah beliau cintai dengan sepenuh hati,” pungkas Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma pada akhir rangkaian upacara.

Upacara pemakaman militer Almarhum Mayjen TNI (Purn) H. Juwondo ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pembina Agama TNI, dengan harapan bahwa Almarhum dapat beristirahat dengan tenang dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan untuk melanjutkan hidup. Suasana yang penuh penghormatan dan rasa duka menjadi saksi bahwa sosok prajurit yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara akan selalu dikenang dan dihormati oleh seluruh rakyat Indonesia.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!