
BALANGAN – Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., S.H. mengikuti kegiatan Zoom Meeting Launching Direktorat Reserse (Ditres) dan Satuan Reserse (Satres) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), yang dirangkaikan dengan kegiatan Bedah Buku bertajuk “Strategi Polri dalam Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini menjadi bentuk nyata dari komitmen Polri dalam memperkuat upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap kejahatan perdagangan orang, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi perempuan dan anak sebagai kelompok yang paling rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan.
LAUNCHING UNIT RESERSE BARU DIHARAPKAN OPTIMALKAN PENANGANAN PERKARA
Melalui peluncuran Ditres dan Satres PPA dan PPO, pihak Polri berharap bahwa penanganan perkara terkait perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan perdagangan orang dapat dilakukan secara lebih profesional, terpadu, dan berorientasi pada korban. Pembentukan unit khusus ini diambil berdasarkan pertimbangan kompleksitas kasus yang semakin meningkat serta kebutuhan akan pendekatan yang lebih fokus dan terstandarisasi dalam menangani perkara-perkara yang menyangkut hak asasi manusia.
Dalam sambutan pada acara tersebut, pihak pengelola kegiatan menjelaskan bahwa unit baru ini akan dilengkapi dengan personel yang telah mendapatkan pelatihan khusus serta sistem kerja yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kasus yang masuk dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat, serta memberikan perlindungan yang maksimal bagi korban selama proses hukum berlangsung.
KAPOLRES BALANGAN MENEGASKAN KESIAPAN MENUNJANG KEBIJAKAN POLRI
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., S.H. menegaskan bahwa jajaran Polres Balangan siap sepenuhnya untuk mendukung dan mengimplementasikan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan Polri dalam rangka pemberantasan TPPO. Selain itu, ia juga menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari pemerintah daerah, kejaksaan, pengadilan, hingga lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak.
“Kami menyadari bahwa pemberantasan kejahatan perdagangan orang serta perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan semua pihak untuk menciptakan sistem perlindungan yang komprehensif dan efektif di wilayah hukum Polres Balangan,” ujar Kapolres Balangan.
BEDAH BUKU BERPERAN SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KAPASITAS PERSONEL
Kegiatan Bedah Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)” yang diselenggarakan bersamaan dengan launching juga menjadi sarana strategis untuk menambah wawasan, pemahaman, dan kapasitas personel Polri dalam menghadapi tantangan kejahatan perdagangan orang yang semakin kompleks. Buku yang dibahas pada acara tersebut memuat berbagai konsep, metode, serta kasus praktis yang dapat dijadikan acuan bagi personel dalam menangani kasus di lapangan.
Dalam sesi bedah buku, narasumber yang merupakan ahli di bidangnya menjelaskan berbagai strategi yang dapat diterapkan, mulai dari pencegahan, penyelidikan, hingga penuntutan kasus TPPO. Selain itu, juga dibahas mengenai pendekatan yang harus dilakukan terhadap korban, termasuk pemberian bantuan medis, psikologis, serta perlindungan terhadap ancaman dari pelaku.
TARGET: POLRI PRESISI DALAM MENEGAKKAN HUKUM DAN MELINDUNGI HAM
Melalui serangkaian kegiatan ini, pihak Polri berharap bahwa seluruh personel, khususnya di wilayah hukum Polres Balangan, akan semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat. Tujuan utama yang ingin dicapai adalah mewujudkan Polri yang Presisi dalam menegakkan hukum dan melindungi hak asasi manusia, khususnya bagi kelompok rentan yang sering menjadi sasaran kejahatan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kapasitas personel agar dapat menjawab tantangan zaman. Melalui implementasi kebijakan baru dan peningkatan pengetahuan melalui kegiatan seperti ini, kami yakin bahwa upaya pemberantasan kejahatan serta perlindungan masyarakat akan semakin efektif,” tutup Kapolres Balangan pada akhir acara.
Selain itu, pihak Polres Balangan juga mengumumkan bahwa akan segera melakukan sosialisasi terkait peran baru Ditres dan Satres PPA-PPO kepada masyarakat serta melaksanakan pelatihan internal bagi personel yang akan terlibat langsung dalam penanganan kasus terkait.
(*)
