“KAPOLDA METRO JAYA IRJEN POL ASEP EDI SUHERI TEKANKAN PENTINGNYA KOMUNIKASI HUMANIS – 1.211 PERSONEL MENGIKUTI PELATIHAN KOMUNIKASI SOSIAL UNTUK PERKUAT PELAYANAN DAN KEMITRAAN DENGAN MASYARAKAT”

TNI-Polri nasional

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri secara langsung membuka Pelatihan Komunikasi Sosial yang digelar di Auditorium Mutiara Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri pada hari Kamis (29/1/2026). Kegiatan yang bertujuan memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi yang efektif, kemitraan yang erat, dan pelayanan publik yang berkualitas di tengah masyarakat ini diikuti oleh ribuan personel dari berbagai satuan kerja jajaran Polda Metro Jaya.

Dalam sambutan pembukaan, Irjen Pol Asep Edi Suheri menekankan bahwa komunikasi humanis menjadi salah satu pilar utama dalam menjalankan tugas kepolisian di era sekarang. Menurutnya, kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik tidak hanya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, tetapi juga menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan menjaga ketertiban umum dengan cara yang lebih humanis dan mendekati masyarakat.

“Komunikasi yang baik bukan hanya tentang menyampaikan pesan, tetapi juga tentang memahami kebutuhan, aspirasi, dan kekhawatiran masyarakat. Dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, personel Polri harus mampu membangun hubungan yang erat dan saling percaya dengan masyarakat, sehingga kerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban dapat berjalan dengan efektif,” ujar Kapolda Metro Jaya.

Sebanyak 1.211 personel dari berbagai jenjang dan satuan kerja mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Sosial ini. Peserta yang terdiri dari berbagai elemen penting dalam struktur kepolisian meliputi Danki dan Danton Dinas Samapta (Ditsamapta), Kasi dan Panit Negosiator Ditsamapta, Danki dan Danton Satuan Brimob (Satbrimob), seluruh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kepala Satuan Binmas (Kasat Binmas), Kanit Binmas, Petugas Pengamanan dan Pemeliharaan Ketertiban Umum (Pamapta) dari setiap Polres, serta seluruh Bhabinkamtibmas yang berada di tingkat kelurahan dan lingkungan.

Pemilihan peserta yang representatif ini menunjukkan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas komunikasi pada tingkat yang paling dekat dengan masyarakat. Khususnya bagi Bhabinkamtibmas dan petugas Binmas yang menjadi ujung tombak dalam berinteraksi langsung dengan warga, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan untuk menangani berbagai situasi dengan cara yang lebih bijaksana dan humanis.

Materi pelatihan yang disampaikan meliputi berbagai aspek penting dalam komunikasi sosial, antara lain teknik komunikasi efektif dengan berbagai lapisan masyarakat, penanganan konflik secara damai, cara menyampaikan informasi yang jelas dan akurat kepada publik, serta strategi membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Selain itu, juga diberikan materi tentang bagaimana menghadapi media massa dan teknologi informasi yang semakin berkembang, agar personel Polri dapat berkomunikasi dengan lebih efektif di ruang publik.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat citra positif institusi Polri di mata masyarakat. Melalui peningkatan kemampuan komunikasi personel, diharapkan setiap interaksi antara Polri dan masyarakat dapat berjalan dengan lancar, mengurangi potensi kesalahpahaman, serta menciptakan suasana yang kondusif untuk kerja sama ganda dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Metropolitan Jakarta.

“Kita menyadari bahwa keberhasilan kepolisian tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, melalui pelatihan seperti ini, kita ingin memastikan bahwa setiap personel Polri memiliki kemampuan untuk menjadi ujung tombak yang dapat dipercaya, ramah, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Semoga dengan ini, hubungan antara Polri dan masyarakat menjadi semakin erat dan saling mendukung,” tegas Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam penutupan sambutannya.

Pihak Polda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa pelatihan komunikasi sosial ini akan menjadi kegiatan berkelanjutan yang akan digelar secara berkala untuk berbagai jenjang personel. Selain itu, juga akan dilakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa materi yang diberikan dapat diterapkan dengan baik di lapangan dan memberikan dampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!