Jejak Langkah Inspiratif Ibu Evi Suhardi: Membangun Kekuatan Keluarga TNI AD di Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka

TNI-Polri

MANADO, 14 Desember 2025 – Lebih dari sekadar ucapan terima kasih, kepergian Ibu Evi Suhardi dari Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka adalah momen refleksi atas kepemimpinan yang telah menorehkan jejak mendalam di hati setiap anggota. Bukan hanya dedikasi dan pengabdian, tetapi sentuhan personal dan kemampuan membangun koneksi yang tulus telah menjadikan Ibu Evi sebagai sosok sentral dalam memperkuat fondasi keluarga besar TNI AD di wilayah ini.

Selama masa baktinya, Ibu Evi tidak hanya menjalankan program-program organisasi dengan profesional, tetapi juga menghidupkannya dengan semangat kekeluargaan. Beliau hadir bukan sebagai atasan, melainkan sebagai seorang ibu, sahabat, dan mentor yang selalu siap memberikan dukungan, motivasi, dan inspirasi.

“Ibu Evi itu seperti oase di tengah padang pasir. Beliau selalu tahu bagaimana cara membangkitkan semangat kami, terutama saat menghadapi masa-masa sulit. Beliau bukan hanya memimpin, tetapi juga merangkul,” ungkap Ibu Santi, salah seorang anggota Persit dengan mata berkaca-kaca.

Salah satu warisan terbesar Ibu Evi adalah kemampuannya dalam membangun komunikasi yang efektif dan inklusif. Beliau membuka ruang dialog yang jujur dan terbuka, sehingga setiap anggota Persit merasa dihargai dan didengar. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, di mana setiap individu dapat berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.

“Ibu Evi selalu menekankan pentingnya kerjasama dan saling mendukung. Beliau percaya bahwa kekuatan Persit terletak pada kebersamaan dan solidaritas. Kami belajar banyak dari beliau tentang bagaimana membangun tim yang solid dan saling percaya,” tutur Ibu Rina, pengurus Persit yang telah lama mendampingi Ibu Evi.

Lebih dari itu, Ibu Evi juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak prajurit. Beliau aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga TNI AD, seperti memberikan beasiswa, pelatihan keterampilan, dan bantuan modal usaha.

“Ibu Evi selalu mengingatkan kami bahwa keluarga adalah sumber kekuatan utama. Beliau mendorong kami untuk selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga, baik dalam mendidik anak-anak maupun dalam menjaga keharmonisan rumah tangga,” kenang Ibu Ani, istri seorang prajurit yang mendapatkan bantuan dari Ibu Evi.

Kini, Ibu Evi Suhardi akan melanjutkan perjalanannya di tempat yang baru, membawa serta segudang pengalaman dan kenangan indah. Namun, jejak langkah inspiratifnya akan terus membekas di hati setiap anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka, menjadi sumber motivasi untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi keluarga besar TNI AD.

“Selamat jalan, Ibu Evi. Terima kasih atas segala yang telah Ibu berikan. Semoga Ibu dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan oleh Allah SWT. Aamiin,” doa tulus dari seluruh keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka.

Kepergian Ibu Evi Suhardi adalah kehilangan yang besar, tetapi semangat dan nilai-nilai yang telah beliau tanamkan akan terus hidup dan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus Persit.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!