HUJAN DERAS DISERTAI ANGIN KENCANG MELANDA SURABAYA SELASA SORE — BELASAN POHON TUMBANG DI 14 TITIK, AKSES JALAN TERHALANG DAN KENDARAAN MENIMPA

Nasional

LEAD (PEMBUKA) CUACA EKSTREM GUNCANG KOTA SURABAYA
Kota Surabaya Sebuah badai dengan hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kota Surabaya sejak sore hingga petang pada hari Selasa (2/3/2026). Cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan, dengan belasan pohon tumbang di sedikitnya 14 titik lokasi berbeda. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya menutup akses jalan utama dan sekunder, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan tertimpa, tiang listrik roboh, serta papan reklame terlempar hingga merusak fasilitas umum.

SUBJUDUL 14 TITIK KERUSAKAN, BEBERAPA RUAS JALAN TERBATAS AKSES

Berdasarkan laporan dari Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kota Surabaya dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kejadian tumbangnya pohon dan kerusakan lainnya tercatat di berbagai wilayah kota, antara lain Jalan Raya Darmo, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kertajaya, Jalan Bulak Banteng, kawasan Komplek Industri Rungkut, serta beberapa gang pemukiman padat penduduk di Kecamatan Wonocolo, Genteng, dan Sukolilo.

Di Jalan Raya Darmo, sebuah pohon besar dengan tinggi sekitar 15 meter tumbang menjepit dua mobil pribadi yang sedang melintas. Sementara itu di Jalan Mayjen Sungkono, tumbangnya pohon menyebabkan akses jalan terhalang selama hampir dua jam hingga petugas berhasil membersihkan reruntuhan. Di kawasan Jalan Kertajaya, tidak hanya pohon yang tumbang, tetapi juga sebuah tiang listrik yang roboh akibat diterjang angin kencang, menyebabkan pemadaman sementara listrik di sekitar lima RT selama beberapa waktu.

PARAGRAF PERKERASAN  PROSES PENANGANAN DAN KONDISI LAPANGAN

Setelah cuaca mulai mereda pada pukul 17.30 WIB, petugas dari berbagai instansi segera bergerak untuk menangani dampak yang ditimbulkan. Tim dari Dinas PUPR bekerja sama dengan Satpol PP, TNI, Polisi, serta relawan masyarakat untuk membersihkan reruntuhan pohon yang menutupi jalan raya. Beberapa alat berat seperti ekskavator dan truk pengangkut kayu juga ditempatkan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan berat untuk mempercepat proses pembersihan.

Kepala Dinas PUPR Kota Surabaya, Bapak Slamet Wijaya, menyatakan bahwa seluruh tim telah siap siaga sejak dini setelah mendapatkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Surabaya tentang potensi cuaca ekstrem. “Kita sudah melakukan pemantauan terhadap pohon-pohon besar di sepanjang jalan raya sebelum datangnya badai, namun angin yang memiliki kekuatan hingga 60 km/jam membuat beberapa pohon yang sebelumnya dianggap stabil tetap tumbang,” jelasnya.

Sebuah warga yang tinggal di sekitar Jalan Bulak Banteng, Ibu Sri Wahyuni (45 tahun), menyampaikan bahwa badai tersebut datang dengan sangat cepat. “Saya baru saja pulang kerja ketika hujan dan angin mulai menerjang. Tak lama kemudian terdengar suara keras seperti runtuhan, ternyata pohon di depan rumah saya tumbang dan menimpa sebuah motor yang diparkir di tepi jalan,” ujarnya sambil menunjukkan lokasi kejadian.

DAMPAK YANG DITERIMA DAN PENANGANAN SELANJUTNYA

Selain kerusakan pada infrastruktur dan kendaraan, tumbangnya beberapa pohon juga menyebabkan beberapa kawasan mengalami pemadaman listrik sementara akibat robohnya tiang transmisi. PLN UID Surabaya mengkonfirmasi bahwa tim teknisi telah segera dikirim ke lokasi untuk memperbaiki kerusakan dan memulihkan pasokan listrik. Hingga pukul 20.00 WIB, sebagian besar area yang mengalami pemadaman telah kembali mendapatkan pasokan listrik normal.

Untuk kendaraan yang tertimpa pohon, pihak kepolisian telah mencatat data dan membantu pemilik kendaraan untuk melakukan proses klaim asuransi. Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka serius akibat kejadian ini, meskipun beberapa orang mengalami ketakutan dan kesulitan dalam beraktivitas akibat terhalangnya akses jalan.

PERINGATAN UNTUK MASYARAKAT DAN KEBIJAKAN SIAGA

BMKG Surabaya dalam pernyataannya menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tersebut disebabkan oleh aktivitas massa udara basah yang bertemu dengan massa udara dingin di wilayah Jawa Timur. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada sore hingga malam hari.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari daerah yang berpotensi terjadi genangan atau longsor. Beberapa titik rawan genangan seperti Jalan Kalimas dan kawasan Tambak Osing juga telah dipantau secara ketat oleh tim penanganan bencana.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk selalu memeriksa informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi, menghindari beraktivitas di luar rumah jika tidak penting saat cuaca ekstrem terjadi, dan berhati-hati saat melintas di jalan raya karena masih ada potensi pohon atau benda lain yang dapat tumbang akibat getaran atau kondisi tanah yang lembab,” ujar Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Bapak Heru Prasetyo.

PENUTUP  KESIAPAN INSTANSI UNTUK MENJAWAB TANTANGAN CUACA EKSTREM

Kejadian cuaca ekstrem yang melanda Surabaya pada hari Selasa sore ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan bersama dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu. Pemerintah Kota Surabaya menyatakan bahwa akan terus meningkatkan pemeliharaan terhadap pohon-pohon di jalan raya, memperkuat infrastruktur seperti tiang listrik dan papan reklame, serta meningkatkan koordinasi antar instansi untuk mempercepat tanggapan saat terjadi kejadian darurat akibat cuaca ekstrem.

“Kita akan melakukan evaluasi terhadap kerusakan yang terjadi dan mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak memberikan dampak yang lebih besar di masa depan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem ini,” pungkas Bapak Heru Prasetyo.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap kondisi mencurigakan seperti pohon yang tampak goyah atau kerusakan infrastruktur akibat cuaca melalui saluran darurat yang telah disediakan oleh pemerintah kota.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!