
SURABAYA, JAWA TIMUR – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan Hari Ulang Tahun ke-72 pada hari Kamis (15/01/2026), dengan memperingati perjalanan panjang dari pendiriannya pada 15 Januari 1954 hingga saat ini. Mengusung tema “Labfor Presisi, Penegakan Hukum Berkeadilan”, perayaan tahunan ini menjadi momentum untuk mengenang kontribusi luar biasa Puslabfor dalam memberikan dukungan ilmiah dan teknis bagi proses penyidikan kasus kriminal di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus berkembang sebagai lembaga forensik yang handal dan dapat dipercaya.
Kegiatan perayaan juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., yang dalam sambutannya mengapresiasi peran krusial Puslabfor dalam mendukung tugas penegakan hukum di tingkat daerah, khususnya di wilayah Jawa Timur. Poster perayaan yang dibuat dengan nuansa kemegahan menampilkan lambang Puslabfor, simbol kebanggaan Polri, serta foto dokumentasi aktivitas ahli forensik dalam menangani berbagai kasus, dengan semboyan “Senantiasa Menjadi Lebih Baik” yang menjadi landasan kerja seluruh jajaran.
Dalam pidato resmi yang disampaikan secara daring dan luring di berbagai lokasi, Kepala Puslabfor Bareskrim Polri menjelaskan bahwa sejak didirikan 72 tahun yang lalu, Puslabfor telah mengalami perkembangan pesat dari segi fasilitas, teknologi, hingga kapasitas sumber daya manusia. Awalnya hanya menangani pemeriksaan bukti fisik dasar, kini Puslabfor telah memiliki divisi spesialisasi lengkap meliputi forensik medis, forensik fisik, forensik kimia, forensik digital, forensik biologi molekuler, dan forensik keuangan – yang semuanya berperan penting dalam mengungkap kebenaran di balik setiap kasus.
“Selama 72 tahun, hasil kerja Puslabfor telah menjadi landasan bagi putusan pengadilan dalam berbagai kasus strategis, mulai dari kasus pidana berat, korupsi, terorisme, hingga kejahatan siber yang semakin kompleks. Setiap langkah pemeriksaan yang kami lakukan selalu dijalankan dengan prinsip presisi dan akurasi, karena kami tahu bahwa hasil kerja kami akan menentukan arah keadilan yang akan dicapai bagi korban dan masyarakat,” jelas Kepala Puslabfor.
Acara perayaan diikuti oleh seluruh jajaran Puslabfor pusat dan cabang di seluruh Indonesia, termasuk sejumlah perwakilan dari Laboratorium Forensik Polres dan Polda di wilayah Jawa Timur. Kegiatan diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para ahli forensik yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam penyelesaian kasus-kasus penting sepanjang tahun 2025, serta pemaparan terkait penerapan teknologi forensik terbaru seperti sistem analisis DNA berkecepatan tinggi, alat pendeteksi bukti digital canggih, dan metode pemeriksaan jejak fisik yang lebih presisi.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan dalam keterangannya menyatakan bahwa peran Puslabfor sangat krusial bagi keberhasilan penyidikan kasus di wilayah Surabaya dan sekitarnya. “Kami sangat bergantung pada hasil pemeriksaan forensik dari Puslabfor untuk mendapatkan bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Tema ‘Labfor Presisi, Penegakan Hukum Berkeadilan’ yang diusung tahun ini sangat relevan, karena presisi dalam pekerjaan forensik adalah kunci untuk mencapai keadilan yang sejati dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Puslabfor mengumumkan sejumlah program pengembangan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, antara lain peningkatan kerja sama dengan lembaga forensik internasional, pelatihan berkelanjutan bagi para ahli forensik untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengadaan peralatan baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pemeriksaan. Selain itu, Puslabfor juga akan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk mengembangkan metode forensik yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Indonesia.
Para ahli forensik di Puslabfor juga menyampaikan tekad mereka untuk selalu menjaga standar mutu dan integritas dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. “Kami berkomitmen untuk bekerja dengan profesionalisme tinggi, objektifitas, dan integritas yang tidak tergoyahkan. Setiap hasil pemeriksaan yang kami keluarkan adalah hasil dari kerja keras, ketelitian, dan pemahaman mendalam terhadap ilmu forensik, karena kami sadar bahwa setiap langkah yang kami ambil memiliki dampak besar bagi nasib individu dan keamanan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan ahli forensik Puslabfor.
Perayaan HUT Puslabfor ke-72 tahun ini juga diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya peran ilmu forensik dalam penegakan hukum, termasuk cara melindungi bukti kejahatan agar tidak rusak atau hilang sebelum tiba di tangan pihak berwenang. Pihak Puslabfor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan benar, dengan menghargai peran ilmu pengetahuan sebagai dasar untuk menemukan kebenaran.
“Puslabfor akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik, sesuai dengan semboyan yang kami junjung tinggi. Kami berkomitmen untuk menjadi lembaga forensik yang dapat dipercaya oleh seluruh rakyat Indonesia, dengan memberikan kontribusi maksimal dalam mewujudkan negara hukum yang adil dan makmur,” pungkas pesan resmi yang disampaikan dalam acara penutupan perayaan.
(Red)
