DI DEPAN MONUMEN GEDUNG SATE BANDUNG, PAK KADES HOHO MENCERITAKAN PERMINTAAN PEMECATAN OLEH ANGGOTA ORMAS LSM HARIMAU – NYATAKAN PERMINTAAN TIDAK BERDASAR DAN TEGAS TIDAK AKAN MUNDUR SELAGI DIPERCAYA WARGA

Nasional

Bandung (19 Maret 2026) – Di depan Monumen Gedung Sate yang menjadi ikon kota Bandung, Kepala Desa (Kades) Hoho secara terbuka menceritakan tentang permintaan pemecatan yang dia terima dari anggota organisasi masyarakat (ormas) LSM Harimau. Dalam kesempatan tersebut, Kades Hoho menegaskan bahwa permintaan pemecatan dirinya tidak memiliki dasar yang jelas dan menanyakan secara tegas mengenai alasan serta kesalahan yang diduga telah dilakukan olehnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah warga dan unsur masyarakat terkait, Kades Hoho menyampaikan bahwa dirinya baru-baru ini menerima informasi tentang permintaan pemecatan yang diajukan oleh anggota LSM Harimau. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai alasan di balik permintaan tersebut. “Atas dasar apa saya dipecat dan kesalahan apa yang sudah saya buat?” ujar Kades Hoho dengan nada tegas saat menyampaikan pendapatnya di depan monumen yang menjadi lokasi pertemuan tersebut.

Menurut Kades Hoho, selama menjabat sebagai kepala desa, dirinya telah melakukan berbagai upaya untuk kemajuan desa dan kesejahteraan warga. Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, hingga kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan ekonomi lokal. Semua langkah tersebut, katanya, dilakukan dengan penuh transparansi dan berdasarkan mandat yang diberikan oleh warga desa.

“Saya menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan bertanggung jawab kepada seluruh warga desa. Setiap kebijakan yang diambil selalu melalui proses musyawarah dan mufakat dengan unsur desa serta perwakilan warga. Sampai saat ini, saya belum mengetahui secara pasti kesalahan apa yang menjadi dasar permintaan pemecatan tersebut,” tambah Kades Hoho.

Dalam kesempatan yang sama, Kades Hoho juga mengutarakan tekadnya untuk tidak mundur dari jabatan kepala desa selama masih mendapatkan kepercayaan dari warga. “Kades Hoho juga menegaskan dia tidak akan pernah mundur selagi masih dipercaya oleh warganya. Jabatan ini bukan milik pribadi saya, tetapi amanah dari seluruh warga yang telah memilih saya untuk memimpin. Saya akan terus menjalankan tugas dengan baik dan siap menjawab setiap pertanyaan serta tuduhan yang diajukan dengan data dan bukti yang jelas,” pungkasnya.

Beberapa perwakilan warga desa yang hadir pada kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungan kepada Kades Hoho. Mereka mengungkapkan bahwa selama ini Kades Hoho telah bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan desa. Menurut mereka, permintaan pemecatan seharusnya disampaikan melalui mekanisme yang benar dan berdasarkan bukti yang jelas, bukan hanya melalui pernyataan yang tidak terkoordinasi.

Saat ini, pihak dinas pemerintahan daerah terkait telah menyatakan akan melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap permintaan pemecatan yang diajukan oleh anggota LSM Harimau. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap proses yang terjadi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan memberikan kesempatan yang sama bagi kedua pihak untuk menyampaikan pendapat serta bukti yang dimiliki.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!