BREAKING NEWS! KASAT NARKOBA POLRES BIMA KOTA DIAMANKAN POLDA NTB – TERINDIKASI JADI PENGATUR DAN SUTRADARA JARINGAN PEREDARAN OBAT TERLARANG DI WILAYAH BIMA

Nasional

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT – Sebuah kejutan besar mengguncang institusi kepolisian di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah seorang perwira tinggi di bidang narkoba diamankan oleh Polda NTB. Kasat Narkoba Polres Bima Kota yang belum diumumkan nama lengkapnya berhasil ditangkap dan diamankan di markas Polda NTB pada sekitar pukul 12.00 dini hari kemarin malam. Oknum polisi tersebut terindikasi secara langsung terlibat dalam jaringan peredaran obat-obatan terlarang (koba-koba), bahkan diduga sebagai pengatur utama yang mengendalikan masuk dan keluarnya barang haram tersebut di wilayah Bima.

Informasi yang diterima mengungkapkan bahwa oknum yang menjabat sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Bima Kota ini bukan hanya sekadar pelaku biasa dalam jaringan tersebut, melainkan salah satu pemain kunci sekaligus yang bertindak sebagai “sutradara” dalam peredaran obat terlarang yang telah berlangsung cukup lama. Tindakan yang dilakukan oleh oknum ini dinilai telah mempermalukan nama baik lembaga institusi kepolisian yang selama ini dikenal sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkoba.

“Bahkan dia adalah sosok yang sering kali menyampaikan pesan keras kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan narkoba, namun kenyataannya semua telah terungkap bahwa kasus narkoba yang selama ini terjadi di wilayah Bima justru dikendalikan dari dalam lingkungan kepolisian sendiri,” ujar salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya dari Polda NTB.

Pihak kepolisian mengakui bahwa temuan ini menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini mengganjal masyarakat, mengapa meskipun terus dilakukan penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti, namun peredaran serta penggunaan obat terlarang di Bima tidak kunjung surut – bahkan cenderung semakin meningkat. “Pantas saja, semakin banyak masyarakat yang ditangkap karena terkait narkoba, semakin banyak pula yang tetap berjualan dan memakai barang haram tersebut. Semua ini karena ada yang mengendalikan dari belakang layar dan memastikan jalur distribusi tetap terbuka lebar,” jelas sumber tersebut.

Saat ini, oknum yang telah diamankan tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan mendalam oleh tim khusus dari Polda NTB. Pihak kepolisian juga menyatakan akan melakukan pengungkapan secara transparan terkait perkembangan kasus ini, serta tidak akan melakukan pembiaran terhadap oknum yang telah menyalahgunakan wewenangnya untuk kepentingan pribadi dan merusak upaya penanggulangan narkoba. Langkah tegas ini juga menjadi bukti bahwa institusi kepolisian tidak akan sungkan untuk membersihkan diri dari elemen yang tidak bertanggung jawab, sekalipun berasal dari dalam lingkungan sendiri.

“Kami berkomitmen untuk mengungkap seluruh kebenaran dan memberikan konsekuensi hukum yang setimpal bagi siapa pun yang terlibat, tanpa memandang jabatan dan pangkat. Perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba adalah prioritas utama kami,” ujar seorang pejabat dari Divisi Humas Polda NTB yang mengkonfirmasi kejadian ini.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!