APEL PAGI KEJATI JATIM: ASWAS TEKANKAN SOP SEBAGAI RAMBU UTAMA DALAM BERTINDAK

Nasional

SURABAYA – Semangat kedisiplinan dan profesionalisme kembali ditunjukkan oleh seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Pada Senin (6/4/2026) pagi, kegiatan rutin Apel Pagi digelar dengan khidmat di halaman kantor Kejati Jatim, dipimpin langsung oleh Asisten Pengawasan (Aswas), Dr. I Ketut Kasna Dedi, S.H., M.H.

Apel ini diikuti oleh seluruh Asisten, Koordinator, serta seluruh pegawai dan staf dengan tertib dan penuh semangat, menjadi pembuka aktivitas kerja di awal minggu.

Apresiasi atas Kedisiplinan

Dalam amanatnya, Aswas Dr. I Ketut Kasna Dedi terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran serta kedisiplinan seluruh personel. Pelaksanaan apel yang tertib ini menjadi cerminan awal dari tanggung jawab besar yang diemban oleh institusi kejaksaan dalam menegakkan hukum.

“Terima kasih dan syukur kita panjatkan, karena apel pagi ini dapat terlaksana dengan tertib dan penuh khidmat. Ini menunjukkan bahwa kedisiplinan dan tanggung jawab sudah tertanam kuat di hati kita semua,” ujarnya.

Tantangan Hukum Semakin Kompleks

Menghadapi dinamika penegakan hukum di tahun ini, Aswas menegaskan bahwa institusi dituntut untuk semakin waspada dan teliti. Tantangan yang dihadapi dinilai semakin kompleks dan beragam, sehingga membutuhkan ketelitian, kecermatan, serta integritas yang mutlak dan tidak dapat ditawar lagi.

Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan etos kerja yang tinggi. Salah satu kunci utama dalam menghadapi tantangan tersebut adalah dengan berpedoman secara konsisten pada aturan main yang sudah ada.

SOP adalah Rambu yang Tidak Boleh Dilanggar

Poin utama yang ditekankan dalam arahan kali ini adalah pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Aswas menekankan bahwa SOP bukan sekadar tulisan, melainkan rambu utama dan pedoman hidup dalam bekerja agar setiap tindakan benar, tepat, dan aman secara hukum.

“Pada dasarnya kita sudah memiliki instrumen kerja yang sangat lengkap dan jelas, mulai dari peraturan, pedoman, hingga SOP. Jadi, yang dibutuhkan sekarang bukan lagi membuat aturan baru, melainkan komitmen Bapak dan Ibu untuk menjalankannya dengan disiplin tinggi,” tegas Aswas.

Dengan memegang teguh SOP serta arahan pimpinan, diharapkan setiap proses penanganan perkara maupun administrasi dapat berjalan lancar, akuntabel, dan bebas dari kesalahan.

Pelayanan Hukum yang Prima dan Humanis

Selain aspek penegakan hukum, kualitas pelayanan publik juga menjadi sorotan utama. Aswas menegaskan bahwa wajah pelayanan Kejaksaan adalah cerminan langsung dari kredibilitas institusi di mata masyarakat.

“Kualitas pelayanan hukum merupakan cerminan langsung dari kredibilitas kita. Oleh karenanya, seluruh pegawai diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang prima, responsif, dan humanis,” pesannya.

Hal ini dapat diwujudkan dengan selalu menjunjung tinggi nilai empati, profesionalitas, dan integritas dalam setiap interaksi dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.

Siap Kerja dengan Komitmen Baru

Usai pelaksanaan apel pagi usai, seluruh peserta bubar dan melanjutkan aktivitas kerja pada bidang masing-masing dengan semangat yang baru.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh jajaran Kejati Jatim untuk terus menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, berintegritas tinggi, serta tetap berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dan memuaskan masyarakat.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!