
MANADO – Momen suci Jumat Agung menjadi waktu yang penuh makna untuk merenungi dalam-dalam tentang nilai pengorbanan yang tulus, kasih yang tak terhingga, serta harapan yang tak pernah padam. Di tengah keheningan dan kekhusyukan umat beriman, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran keluarga besar Kejati Sulut menyampaikan ucapan selamat memperingati hari besar tersebut.
Dalam pesan yang disampaikan dengan penuh kerendahan hati, Kajati Jacob Hendrik Pattipeilohy menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan pengingat spiritual yang sangat dalam.
“Dalam keheningan Jumat Agung, kita diajak merenungi makna pengorbanan yang tulus, kasih yang tanpa batas, serta harapan yang tak pernah padam. Hari suci ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap luka terdapat kasih, dan dalam setiap pengorbanan tersimpan keselamatan bagi banyak orang,” demikian bunyi pesan yang disampaikan.
Ucapan selamat ini juga turut ditandatangani oleh Ketua Ikatan Adi Dharma (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy, serta seluruh pejabat dan staf di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Doa dan Harapan untuk Kehidupan yang Lebih Baik
Lebih jauh, Kajati Sulut berharap agar semangat dan pesan suci dari perayaan Jumat Agung ini dapat senantiasa menyertai setiap langkah kehidupan masyarakat luas, khususnya di wilayah hukum Sulawesi Utara.
“Kiranya damai, kasih, dan pengharapan senantiasa menyertai setiap langkah kita, menguatkan iman, serta menuntun hati untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Nilai-nilai luhur seperti kedamaian, ketulusan, dan kebaikan diharapkan dapat menjadi pedoman dalam bertindak dan berinteraksi, sejalan dengan tugas dan fungsi kejaksaan yang selalu berupaya menegakkan keadilan dan kebenaran.
Terang Pengorbanan Menjadi Cahaya Penuntun
Di akhir pesannya, disampaikan harapan agar cahaya dari peristiwa suci ini dapat menerangi jalan kehidupan.
“Semoga terang pengorbanan-Nya menjadi cahaya yang menerangi jalan kita semua, membawa kita pada kebenaran, kedamaian, dan kehidupan yang penuh berkah,” pungkas Kajati.
Selamat memperingati Jumat Agung. Semoga damai senantiasa melimpah di hati dan di tengah keluarga besar masyarakat Sulawesi Utara serta bangsa Indonesia pada umumnya.
(*)
