
SURABAYA – Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jawa Timur memimpin langsung acara peluncuran dan peresmian Ruang Rapat Pusat Studi Kepolisian yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Bhayangkara (UBhara) Surabaya, pada Rabu (1/4/2026). Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Jatim dalam memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dengan dunia akademisi, guna mendukung pengembangan kajian ilmu, penelitian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Polda Jatim, pimpinan Universitas Bhayangkara, serta para dosen dan akademisi. Peresmian fasilitas baru ini ditargetkan dapat menjadi pusat kegiatan intelektual yang mendukung tugas-tugas strategis kepolisian di masa depan.
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Jatim menegaskan bahwa pembentukan dan penataan Ruang Rapat Pusat Studi Kepolisian ini bukan sekadar penyediaan sarana fisik semata, melainkan bagian dari upaya besar untuk memajukan pola pikir dan kapabilitas anggota Polri. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis menuntut adanya dukungan data, riset, dan kajian ilmiah yang mendalam.
“Kehadiran Ruang Rapat Pusat Studi Kepolisian ini merupakan langkah strategis yang sangat penting. Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat pengembangan pemikiran, riset kebijakan, dan diskusi ilmiah yang dapat menjawab berbagai tantangan tugas Polri ke depan,” ujar Karo SDM.
Lebih jauh dijelaskan bahwa melalui fasilitas ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara praktisi kepolisian dengan para ahli dan akademisi. Sinergi ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan terobosan-terobosan baru dalam metode pengamanan, penegakan hukum, hingga pelayanan masyarakat yang lebih efektif dan efisien.
“Sinergi antara Kepolisian dan Akademisi adalah kunci. Polri memiliki pengalaman lapangan yang luas, sementara akademisi memiliki keunggulan dalam teori dan metodologi penelitian. Jika kedua hal ini disatukan, kita akan menghasilkan kebijakan dan strategi yang tidak hanya kuat secara praktik, tetapi juga kokoh secara landasan ilmiah,” tambahnya.
Ruang Rapat Pusat Studi Kepolisian ini dirancang khusus untuk berfungsi sebagai wadah yang representatif bagi berbagai kegiatan penting, mulai dari rapat koordinasi internal, diskusi kelompok ahli, seminar, hingga lokakarya yang berkaitan dengan isu-isu strategis kepolisian. Fasilitas ini dilengkapi dengan perangkat penunjang yang memadai untuk mendukung kegiatan diskusi dan presentasi hasil penelitian.
Dengan adanya sarana yang memadai ini, diharapkan proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan internal Polri dapat berjalan lebih lancar. Para peneliti dan analis dapat bekerja lebih optimal dalam memetakan permasalahan keamanan serta merumuskan solusi-solusi inovatif.
Pihak Universitas Bhayangkara Surabaya juga menyambut sangat baik keberadaan fasilitas baru ini. Mereka menilai langkah ini sangat positif karena semakin memperkuat posisi kampus sebagai bagian ekosistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Polri.
“Kami sangat mendukung penuh inisiatif ini. Pusat Studi Kepolisian yang representatif akan memudahkan kolaborasi riset antara dosen dan personel Polri. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi universitas unggul yang berkontribusi nyata bagi institusi dan bangsa,” ujar perwakilan pihak universitas.
Pada kesempatan tersebut, Karo SDM Polda Jatim juga berharap agar seluruh jajaran dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Ruang ini diharapkan dapat melahirkan ide-ide segar, rekomendasi kebijakan yang tepat, serta inovasi pelayanan yang akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja Polda Jatim dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.
“Mari kita jadikan tempat ini sebagai rumah bagi gagasan-gagasan besar. Semoga dengan adanya fasilitas ini, kualitas sumber daya manusia kita semakin meningkat, dan kita semakin siap menghadapi tantangan zaman demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif dan pelayanan prima bagi masyarakat,” pungkas Karo SDM.
Acara ditutup dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti peresmian, serta kunjungan keliling untuk melihat langsung fasilitas yang telah disiapkan di Ruang Rapat Pusat Studi Kepolisian tersebut.
(red)
