
MINAHASA – Ruang Maesa Polres Minahasa menjadi tempat berkumpulnya berbagai unsur terkait dalam rapat koordinasi lintas sektoral dalam menyambut Idul Fitri 1447 H, pada hari Senin (02/03/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimda Minahasa dan perwakilan dari berbagai instansi pemerintah serta swasta, pihak Polres Minahasa bersama seluruh peserta memperkuat sinergi guna memastikan kesiapan dalam berbagai aspek penting, mulai dari pengamanan, kelancaran arus mudik, stabilitas harga bahan pokok, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Forkopimda dan Instansi Terkait Bersama Siapkan Penyelenggaraan Idul Fitri
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa AKBP Johan Sihombing, S.I.K., M.H., dihadiri oleh Bupati Minahasa, Dandim 1306/Minahasa, Danramil se-Kabupaten Minahasa, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Sosial, BPBD Minahasa, Kepolisian Lalu Lintas, serta perwakilan dari perusahaan transportasi dan pedagang besar bahan pokok.
Dalam sambutannya, Kapolres Minahasa menyampaikan bahwa menyambut Idul Fitri merupakan momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga perlu dipersiapkan dengan matang dari berbagai sisi. “Idul Fitri adalah saat untuk berkumpul dengan keluarga dan merayakan kebersamaan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Oleh karena itu, kita sebagai pihak yang bertugas harus bekerja sama untuk memastikan bahwa momen ini berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga masyarakat Minahasa,” ujar AKBP Johan Sihombing.
Dalam rapat tersebut, setiap instansi menyampaikan laporan kesiapan masing-masing. Dinas Perhubungan menjelaskan telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan transportasi yang akan melayani mudik, serta menyusun rencana pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. Sementara itu, Dinas Pangan dan Pertanian menyatakan telah melakukan pengawasan terhadap stok dan harga bahan pokok esensial seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar menjelang hari raya.
Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–25 Maret dengan Tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”
Sebagai wujud konkrit dari koordinasi lintas sektoral tersebut, pihak Polres Minahasa bersama Forkopimda akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini akan mencakup berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan mudik pulang kampung, serta menjaga stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa selama musim mudik dan hari raya Idul Fitri.
Beberapa fokus utama dalam Operasi Ketupat 2026 antara lain:
- Pengamanan dan Kelancaran Lalu Lintas: Penempatan personel kepolisian dan petugas terkait di titik-titik strategis seperti jalan raya utama, persimpangan rawan kemacetan, dan pos pemeriksaan kendaraan untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan aman.
- Pengawasan Stabilitas Harga: Kolaborasi dengan Dinas Pangan dan Pertanian serta Satpol PP untuk melakukan patroli dan pengawasan terhadap pedagang agar tidak melakukan praktik pemalsuan berat badan atau kenaikan harga secara sepihak.
- Kesiapsiagaan Bencana: BPBD Minahasa bersama unsur TNI/Polri telah siap dengan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir atau longsor yang mungkin terjadi selama musim hujan menjelang Idul Fitri.
- Pengamanan Tempat Ibadah dan Kerumunan: Penempatan personel untuk menjaga keamanan di masjid, mushola, dan tempat-tempat kerumunan masyarakat selama pelaksanaan salat Idul Fitri dan acara perayaan lainnya.
“Operasi Ketupat 2026 adalah upaya bersama kita untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap orang yang akan melakukan perjalanan mudik atau merayakan Idul Fitri di Minahasa. Semua langkah yang kita siapkan bertujuan untuk memastikan bahwa momen kebahagiaan ini tidak terganggu oleh masalah apapun,” jelas Dandim 1306/Minahasa Letkol Inf. Rio Pratama.
Dilakukan Penyusunan Rencana Tindak dan Pembagian Tugas yang Jelas
Dalam rapat koordinasi tersebut, juga dilakukan penyusunan rencana tindak yang terperinci serta pembagian tugas yang jelas bagi setiap instansi terkait. Setiap pihak diberikan wewenang dan tanggung jawab khusus sesuai dengan bidang kerja masing-masing, dengan kesepakatan untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif hingga akhir pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Bupati Minahasa yang turut hadir menyampaikan apresiasi terhadap langkah proaktif yang dilakukan oleh Polres Minahasa dan seluruh instansi terkait. “Sinergi yang kuat antara berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam menyambut Idul Fitri yang aman dan kondusif. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk juga berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan, serta melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan atau hal yang dapat mengganggu kelancaran perayaan hari raya,” ucap Bupati Minahasa.
Rapat koordinasi ditutup dengan ajakan bersama untuk bekerja sama guna mewujudkan Idul Fitri 1447 H yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Minahasa. “Mari kita bersinergi dan berkolaborasi secara maksimal. Bersama-sama kita wujudkan Idul Fitri yang membawa kebahagiaan bagi setiap keluarga di Minahasa,” pungkas Kapolres Minahasa dalam penutupan rapat.
