Judi Sabung Ayam di Sedati Diduga Direstui Oknum Polsek Sedati – Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah, Padahal Kapolri Tegaskan Memberantas Perjudian

Nasional

SIDOARJO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berulang kali menegaskan komitmen institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memberantas segala bentuk perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun daring. Ia juga tidak henti mengingatkan seluruh jajaran agar tidak ragu menindak tegas praktik ilegal yang meresahkan masyarakat dan merusak tatanan sosial. Namun, pernyataan tegas tersebut kini dipertanyakan secara terbuka oleh warga Dusun Wager, Desa Pepe Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, yang mengaku resah lantaran dugaan praktik perjudian sabung ayam yang berjalan terbuka justru telah berlangsung lama tanpa adanya tindakan penindakan dari pihak berwenang.

Sejumlah warga di kawasan tersebut menilai bahwa aparat penegak hukum (APH) setempat terkesan mengabaikan laporan yang telah disampaikan berkali-kali, meskipun informasi dan keluhan mengenai kegiatan perjudian tersebut telah disampaikan melalui berbagai saluran, termasuk melalui pemberitaan di media massa lokal. Kinerja Polsek Sedati yang memiliki kewenangan hukum di wilayah tersebut pun kini menjadi sorotan dan banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

Menurut Tahul (nama samaran), salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi perjudian, praktik sabung ayam yang juga diiringi dengan perjudian dadu telah berjalan cukup lama dan dilakukan secara terang-terangan tanpa rasa takut. “Lokasi perjudian ini buka secara terbuka, tapi Polsek Sedati seolah tidak mau tahu. Padahal ini di wilayah hukumnya,” ungkapnya dengan nada kecewa saat diwawancarai pada Minggu (08/02/2026).

Ia menjelaskan bahwa akses menuju arena perjudian sangat mudah ditemukan, melalui jalan kecil yang dapat dicapai dari arah Jembatan Wager. Bahkan, terdapat tanda atau penanda yang jelas berupa kurungan ayam yang digantung di tiang listrik dekat sebuah minimarket di persimpangan jalan, seakan menjadi petunjuk arah bagi para pemain atau pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan tersebut.

Arena perjudian yang menjadi pusat kegiatan tersebut terlihat seperti sebuah lapangan terbuka yang diberi atap sederhana dari bahan genteng atau seng. Tempat ini kerap dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat yang datang dari berbagai daerah di sekitar Kabupaten Sidoarjo bahkan luar daerah. Sejumlah mobil bahkan terlihat terparkir dengan rapi di sekitar lokasi, menambah kesan bahwa aktivitas tersebut berlangsung terbuka dan tanpa hambatan apapun dari pihak berwenang.

“Seperti hari ini Minggu, ramai sekali. Banyak orang yang datang dengan kendaraan pribadi, bahkan ada yang datang dengan kendaraan bermerek mewah,” imbuh Tahul.

Ia menambahkan bahwa warga sekitar telah lama merasa terganggu dan resah akibat adanya kegiatan tersebut. Sorak-sorai penonton yang mengikuti setiap laga sabung ayam terdengar cukup keras hingga ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi arena. “Kalau sudah mulai, benar-benar bising. Kadang-kadang kegiatan berlangsung hingga larut malam, sehingga mengganggu istirahat kita dan anak-anak yang harus sekolah keesokan harinya,” katanya.

Lebih lanjut, Tahul menyebutkan bahwa praktik perjudian sabung ayam di lokasi tersebut terkesan berjalan dengan sistem yang sangat teratur dan sistematis, mulai dari proses pendaftaran ayam yang akan bertarung, pengaturan jadwal pertandingan, hingga proses perhitungan taruhan yang dilakukan oleh pihak pengelola. Sejumlah pihak diduga berperan sebagai pemodal utama yang menyediakan dana untuk taruhan, serta ada koordinator lapangan yang mengatur seluruh kegiatan dari mulai hingga akhir.

“Bahkan, ada sosok yang bertugas mengamankan jalannya kegiatan supaya tidak tersentuh penindakan. Mereka terlihat selalu berjaga di beberapa titik masuk ke lokasi dan tampaknya memiliki komunikasi yang baik dengan pihak luar,” tegasnya dengan nada yang menunjukkan kecurigaan terhadap adanya kolusi dengan oknum tertentu.

Hingga informasi mengenai dugaan perjudian ini mulai mencuat ke permukaan dan menjadi perhatian publik, warga mengaku belum melihat adanya langkah tegas apapun dari aparat kepolisian atau instansi terkait di wilayah hukum Kecamatan Sedati. Kondisi ini tidak hanya memicu rasa kekecewaan yang mendalam di kalangan masyarakat, namun juga mendorong mereka untuk secara terbuka mendesak pimpinan kepolisian di tingkat lebih tinggi untuk turun tangan dan mengatasi masalah yang telah menjadi beban bagi warga sekitar.

Tokoh masyarakat setempat yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa jika praktik perjudian seperti ini terus dibiarkan berjalan tanpa adanya penindakan, maka dampaknya akan sangat luas dan merusak tatanan sosial di kawasan tersebut. Selain dapat menyebabkan kerugian materi bagi para pemain, kegiatan ini juga berpotensi memicu terjadinya konflik antar individu maupun kelompok, serta menjadi pemicu bagi munculnya tindak kriminal lain seperti pencurian, perkelahian, hingga kasus narkotika yang seringkali menyertai kegiatan perjudian. “Pastinya menjadi pemicu kejahatan-kejahatan lain. Kita tidak bisa tinggal diam melihat masa depan anak-anak kita terancam oleh pengaruh negatif dari kegiatan ilegal ini,” ujarnya.

Warga pun secara terbuka mengajukan permintaan kepada Kapolda Jawa Timur dan Kapolresta Sidoarjo untuk dapat turun langsung ke lokasi dan melakukan penindakan tegas terhadap kegiatan perjudian yang berjalan terbuka tersebut. Selain itu, mereka juga menginginkan agar dilakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja aparat kepolisian di tingkat bawah, khususnya Polsek Sedati, serta pihak lurah yang memiliki kewenangan untuk mengawasi kondisi keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Sementara itu, ketika tim wartawan dari beritakabrterkini.Com melakukan konfirmasi terkait dugaan perjudian sabung ayam tersebut kepada Kanitreskrim Polsek Sedati, pihak terkait memilih tidak memberikan keterangan apapun hingga berita ini ditayangkan. Kasus ini masih terus menjadi pantauan dan akan dilaporkan perkembangannya secara berkelanjutan.

(Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!