“BIDHUMAS POLDA JAWA TIMUR LANJUTKAN KAMPANYE ‘TERTIB DI JALAN, SELAMAT SAMPAI TUJUAN’ – HIMBAU SEMUA PENGGUNA JALAN PATUHI ATURAN LALU LINTAS, DISIPLIN ADALAH KUNCI KEAMANAN UNTUK SEMUA”

TNI-Polri nasional

SURABAYA – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Jawa Timur melalui kampanye bertajuk “Tertib di Jalan, Selamat Sampai Tujuan! Patuh Aturan Lalu Lintas!” mengeluarkan himbauan khusus kepada seluruh pengguna jalan di wilayah Jawa Timur untuk selalu menjalankan perilaku tertib dan bertanggung jawab selama berada di jalan raya. Dalam siaran resmi yang disebarkan secara luas pada hari Rabu (07/02/2026) dan didukung oleh materi visual yang menarik, Polda Jatim menyampaikan pesan yang jelas: “Hallo Sobat Polri! Disiplin di jalan adalah kunci agar semua pengguna jalan dapat sampai tujuan dengan aman dan lancar. Mari bersama wujudkan budaya tertib berlalu lintas.”

Kampanye yang merupakan bagian dari program nasional “Jogo Satria” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan diri dan orang lain, serta membangun budaya tertib yang menjadi pondasi keamanan lalu lintas di seluruh Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidhumas Polda Jatim, Kombes Pol. H. Agus Setiawan, menyampaikan bahwa kampanye ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

“Kami menyadari bahwa pesan tentang keselamatan lalu lintas perlu disampaikan dengan cara yang dapat diterima dan diingat oleh masyarakat. Melalui materi visual yang menampilkan suasana jalan raya yang aman dan penuh keceriaan, kami ingin menyampaikan bahwa tertib berlalu lintas tidak hanya memberikan keamanan, tetapi juga membuat perjalanan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan bagi semua orang,” ujar Kombes Pol. H. Agus Setiawan dalam acara peluncuran kampanye di Lapangan Banteng Surabaya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Divisi Lalu Lintas Polda Jatim, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.245 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Timur, dengan sebagian besar disebabkan oleh faktor kurangnya disiplin pengguna jalan seperti melawan arah, tidak memakai perlengkapan keselamatan, dan tidak mematuhi rambu lalu lintas. Angka ini menjadi dasar penting bagi Polda Jatim untuk memperkuat upaya edukasi dan himbauan kepada masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada penegakan hukum semata. Perlu ada perubahan kesadaran dan pola pikir masyarakat bahwa mematuhi aturan lalu lintas adalah bentuk tanggung jawab diri dan rasa cinta kepada sesama. Kampanye ini kami harapkan dapat menjadi katalisator untuk perubahan tersebut,” jelas Kombes Pol. H. Agus Setiawan.

Untuk mendukung kampanye ini, Polda Jatim akan melakukan serangkaian kegiatan yang meliputi penyebaran materi visual melalui berbagai saluran media, mulai dari spanduk di titik-titik strategis, tayangan di layar elektronik jalan raya, hingga konten digital yang akan dibagikan melalui akun media sosial resmi Polda Jatim. Selain itu, petugas kepolisian juga akan melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, kantor-kantor, pasar tradisional, dan komunitas masyarakat di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Salah satu lokasi sosialisasi pertama dilakukan di SMA Negeri 1 Surabaya, di mana ratusan siswa antusias mengikuti sesi edukasi yang disampaikan oleh petugas Lalu Lintas Polrestabes Surabaya. Ustadz H. Mulyono, salah satu guru yang mengikuti acara, menyampaikan bahwa kampanye ini sangat relevan untuk diberikan kepada generasi muda.

“Para siswa sebagai pengguna jalan masa depan perlu mendapatkan pemahaman yang benar tentang pentingnya keselamatan lalu lintas. Materi yang disampaikan oleh pihak kepolisian sangat menarik dan mudah dipahami, sehingga diharapkan dapat membentuk pola pikir yang tertib sejak dini,” ujar Ustadz H. Mulyono.

Selain sosialisasi, Polda Jatim juga akan meningkatkan intensitas patroli lalu lintas di berbagai ruas jalan yang menjadi titik rawan kecelakaan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari. Petugas yang bertugas akan memberikan himbauan kepada pengguna jalan yang belum mematuhi aturan, serta memberikan edukasi singkat tentang dampak dari pelanggaran yang dilakukan.

“Penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dari upaya kita, namun kami akan lebih mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif. Setiap pelanggar yang ditemukan akan diberikan pemahaman tentang mengapa aturan tersebut harus dipatuhi, bukan hanya diberi denda semata,” jelas Kepala Divisi Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol. H. Bambang Susanto.

Kampanye ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Pengusaha Transportasi Indonesia (APTI) Cabang Jawa Timur, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Perwakilan dari APTI Jawa Timur, Bapak H. Sutrisno, menyampaikan bahwa mereka siap untuk mendukung kampanye ini dengan mengajak seluruh anggota untuk menjadi contoh dalam mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami sebagai pelaku usaha transportasi sangat menyadari pentingnya keselamatan lalu lintas. Kami akan mengajak seluruh sopir yang berada di bawah naungan APTI untuk selalu mematuhi aturan, menjaga kondisi kendaraan, dan memberikan pelayanan yang aman kepada penumpang. Bersama-sama dengan Polda Jatim, kita akan membangun ekosistem lalu lintas yang lebih baik,” ujar Bapak H. Sutrisno.

Untuk mengajak masyarakat aktif berpartisipasi dalam kampanye ini, Polda Jatim juga menggelar kontes digital dengan tema “Tertib di Jalan, Ceritakan Kisahmu!” yang mengundang masyarakat untuk berbagi cerita atau foto tentang pengalaman mereka dalam berlalu lintas secara tertib. Pemenang kontes akan mendapatkan hadiah menarik serta kesempatan untuk menjadi duta keselamatan lalu lintas lokal.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek kampanye, tetapi juga menjadi subjek yang aktif dalam menyebarkan pesan tentang keselamatan lalu lintas. Melalui kontes ini, kita dapat mengumpulkan berbagai cerita inspiratif yang dapat menjadi contoh bagi orang lain,” tambah Kombes Pol. H. Agus Setiawan.

Masyarakat yang telah melihat materi kampanye memberikan respons positif terhadap pesan yang disampaikan. Ibu Lina Dewi, seorang ibu rumah tangga yang sering menggunakan transportasi umum, menyampaikan bahwa pesan “Tertib di Jalan, Selamat Sampai Tujuan” sangat mudah diingat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat mendukung kampanye ini. Setiap kali saya bepergian, saya selalu berharap semua pengguna jalan dapat tertib agar perjalanan menjadi aman. Semoga kampanye ini dapat menjangkau banyak orang dan membawa perubahan yang nyata dalam perilaku masyarakat di jalan raya,” ujar Ibu Lina Dewi.

Dengan peluncuran kampanye ini, Polda Jawa Timur berkomitmen untuk terus melakukan upaya yang konsisten dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Pesan yang disampaikan tidak hanya sebatas himbauan, tetapi juga menjadi panggilan untuk bertindak bersama demi keamanan dan kesejahteraan semua pengguna jalan di Provinsi Jawa Timur.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan jalan raya yang aman dan tertib. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari sekarang juga, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama. Bersama-sama, kita pasti bisa mewujudkan tujuan kita: Tertib di Jalan, Selamat Sampai Tujuan!” tutup Kombes Pol. H. Agus Setiawan dengan penuh semangat.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!