
Balangan, 28 Januari 2026 – Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Balangan Ny. Vina Yulianor Abdi, secara langsung memimpin Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian dan Rujuk (BP4R) yang khusus diperuntukkan bagi personel Polres Balangan. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Utama Mapolres Balangan ini merupakan bagian dari program pembinaan institusi yang bertujuan untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada personel dalam menyelesaikan berbagai permasalahan rumah tangga dengan cara yang bijaksana, mengedepankan prinsip musyawarah mufakat, serta berlandaskan pada nilai-nilai keutuhan dan keharmonisan keluarga sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya pada awal kegiatan, Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi menekankan bahwa keluarga yang harmonis merupakan salah satu faktor utama yang menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, kondisi rumah tangga yang stabil akan membuat personel lebih fokus dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. “Sebagai anggota Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kita memiliki dua tanggung jawab yang sama pentingnya: melayani masyarakat dan menjaga keharmonisan keluarga. Tanpa dukungan keluarga yang kuat, kita akan sulit untuk menjalankan tugas dengan baik. Oleh karena itu, melalui sidang BP4R ini, kita ingin memberikan wadah yang tepat bagi personel yang menghadapi permasalahan rumah tangga untuk mendapatkan bimbingan dan solusi yang konstruktif,” jelas AKBP Dr. Yulianor Abdi.
Sidang BP4R pada kesempatan ini menghadirkan beberapa narasumber ahli, antara lain dari Pengadilan Agama Kabupaten Balangan, Konselor Keluarga Terpercaya, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Balangan. Para narasumber tersebut memberikan pemaparan mengenai aspek hukum, psikologis, dan sosial budaya yang terkait dengan permasalahan rumah tangga, serta memberikan panduan tentang cara menyelesaikan konflik secara damai dan menghindari tindakan yang dapat merusak keutuhan keluarga.
Ny. Vina Yulianor Abdi, sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Balangan, dalam arahannya menegaskan peran penting Bhayangkari sebagai mitra dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Menurutnya, Bhayangkari tidak hanya berperan sebagai pendukung bagi suami yang menjadi anggota Polri, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam mengedukasi dan membina para istri personel agar dapat menjadi pasangan yang cerdas, pengertian, dan mampu mengelola rumah tangga dengan baik. “Kita sebagai Bhayangkari memiliki tugas besar untuk menjaga keharmonisan keluarga besar Polri. Melalui berbagai program pembinaan yang kami selenggarakan, kami berharap dapat membantu para istri personel untuk memahami peran dan tanggung jawab mereka, serta mampu menghadapi segala tantangan yang muncul dalam kehidupan rumah tangga,” ucap Ny. Vina Yulianor Abdi.
Pada sidang yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini, beberapa kasus permasalahan rumah tangga yang dihadapi oleh personel Polres Balangan telah dibahas secara terbuka dan objektif. Kasus yang menjadi fokus pembahasan antara lain mengenai konflik komunikasi antara suami istri, masalah ekonomi keluarga, hingga permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan anak dan hubungan dengan keluarga besar. Setiap kasus dibahas secara rinci dengan melibatkan pihak yang bersangkutan, serta diberikan arahan dan nasihat khusus dari Kapolres, Ketua Bhayangkari, dan para narasumber.
Salah seorang personel yang mendapatkan pendampingan dalam sidang BP4R ini, Briptu. Joko Susilo, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, sebelum mengikuti sidang BP4R, ia merasa kesulitan dalam menyelesaikan konflik dengan istri yang berawal dari perbedaan pandangan mengenai pengelolaan keuangan keluarga. “Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari untuk dapat mengikuti sidang ini. Melalui bimbingan dan nasihat yang saya terima, saya dan istri telah dapat menemukan titik temu dan menyusun langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Semoga dengan ini, keluarga kami dapat kembali harmonis dan saya dapat fokus kembali pada tugas saya sebagai anggota Polri,” ujar Briptu. Joko Susilo dengan emosional.
Selain memberikan pendampingan kepada personel yang memiliki permasalahan rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan pemahaman seluruh personel Polres Balangan mengenai pentingnya menjaga keharmonisan keluarga. Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian juga mengumumkan bahwa sidang BP4R akan dilaksanakan secara berkala, minimal tiga bulan sekali, serta akan dibentuk tim pendamping keluarga yang akan memberikan dukungan berkelanjutan kepada personel yang membutuhkan. “Kita tidak akan hanya berhenti pada satu kali sidang. Kami akan membuat program ini berkelanjutan dengan membentuk tim pendamping yang akan terus mengawasi dan memberikan dukungan kepada personel yang pernah mendapatkan bantuan, serta memberikan edukasi kepada seluruh personel agar dapat mencegah terjadinya permasalahan rumah tangga di masa depan,” jelas Kasat Binmas Polres Balangan, AKP. Ahmad Fauzi.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SDM Polres Balangan, IPTU. Siti Nurhaliza, menjelaskan bahwa program BP4R ini juga sejalan dengan arahan dari Kapolri mengenai pentingnya pembinaan keluarga anggota Polri sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan integritas korps. Menurutnya, keluarga yang harmonis akan menghasilkan personel yang lebih produktif, memiliki moral yang tinggi, dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Pembinaan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi tanggung jawab institusi. Melalui program seperti BP4R, kita ingin menunjukkan bahwa Polres Balangan peduli tidak hanya pada kinerja personel dalam menjalankan tugas, tetapi juga pada kesejahteraan keluarga mereka,” ujar IPTU. Siti Nurhaliza.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Pengadilan Agama Kabupaten Balangan, Hj. Siti Aminah, menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Polres Balangan dalam menyelenggarakan sidang BP4R. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian institusi terhadap masalah yang dihadapi oleh anggotanya, dan menjadi contoh baik bagi instansi lain dalam menangani permasalahan rumah tangga pada lingkungan kerja. “Kami sangat mendukung kegiatan ini dan siap untuk terus bekerja sama dengan Polres Balangan dalam memberikan bantuan hukum dan nasihat terkait dengan permasalahan perkawinan dan keluarga. Sebab, menyelesaikan permasalahan rumah tangga secara damai dan sesuai dengan hukum merupakan bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis,” jelas Hj. Siti Aminah.
Melalui pelaksanaan sidang BP4R ini, pihak Polres Balangan dan Bhayangkari Cabang Balangan berharap dapat menciptakan keluarga besar Polres Balangan yang lebih harmonis, solid, dan sejahtera. Hal ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, tetapi juga dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai dasar pembangunan bangsa. “Kita berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam membangun keluarga besar Polres Balangan yang kuat dan harmonis. Karena kita percaya bahwa dari keluarga yang baik, akan lahir generasi yang baik, dan dari personel yang baik, akan terwujud pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab,” pungkas AKBP Dr. Yulianor Abdi pada akhir kegiatan.
Perlu diketahui bahwa BP4R merupakan lembaga yang dibentuk di lingkungan Polri dengan tugas untuk memberikan bantuan, nasihat, dan pendampingan kepada anggota Polri dan keluarga mereka dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan perkawinan, perceraian, serta masalah rumah tangga lainnya. Pelaksanaan sidang BP4R di Polres Balangan kali ini menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesejahteraan anggotanya dan keluarga mereka.
(red)
