Gangguan Massal Melanda Layanan Internet Telkomsel dan IndiHome Sejak Pagi Hari, Keluhan Pengguna Banjiri Media Sosial

Nasional

Layanan internet dari Telkomsel dan IndiHome dilaporkan mengalami gangguan massal sejak Kamis pagi (22/1/2026). Sejak dini hari, keluhan dari pengguna telah membanjiri platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), dengan banyak pelanggan mengaku tidak dapat mengakses internet, baik melalui jaringan seluler maupun WiFi rumah yang menggunakan layanan IndiHome.

Pantauan hingga pagi hari menunjukkan bahwa kata kunci “Telkom”, “IndiHome”, serta tagar terkait seperti #IndiHomeDown menjadi topik yang ramai diperbincangkan. Unggahan dari pengguna muncul secara beruntun dalam rentang waktu yang hampir bersamaan, mengindikasikan bahwa gangguan terjadi secara luas dan serentak di berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Down Detector, laporan awal mengenai gangguan IndiHome mulai tercatat sekitar pukul 10.35 WIB, dengan puncak keluhan terjadi pada pukul 11.34 WIB mencapai total 4.339 laporan dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan masih banyak lagi. Masalah utama yang dilaporkan pengguna adalah kegagalan koneksi (81%) dan total blackout (16%).

Gangguan ini juga berdampak luas pada berbagai layanan populer lainnya, mulai dari aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dan platform media sosial X, hingga platform streaming seperti Netflix dan YouTube. Banyak pengguna menyatakan bahwa kendala ini sangat menghambat aktivitas kerja, komunikasi, hingga akses ke berbagai layanan digital penting seperti pembelajaran daring dan pekerjaan jarak jauh.

Sebagian pengguna juga mengeluhkan kesulitan menghubungi layanan pelanggan Telkom. Dalam beberapa unggahan, netizen menyebutkan bahwa call center 188 sulit dihubungi, dan aplikasi MyTelkomsel juga tidak dapat diakses dengan lancar.

Menanggapi situasi tersebut, pihak Telkomsel telah memberikan pernyataan resmi terkait kendala jaringan yang terjadi. VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi melalui keterangan resminya pada Kamis (22/1/2026) menyatakan, “Telkomsel menginformasikan kepada pelanggan bahwa saat ini terjadi penurunan kualitas layanan data untuk sebagian pelanggan secara nasional, yang berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT). Kami memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun produktivitas. Telkomsel menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan prioritas tertinggi.”

Ia juga menambahkan bahwa sejak awal kejadian, seluruh tim teknis Telkomsel telah dikerahkan secara penuh untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi jaringan, serta percepatan pemulihan layanan agar konektivitas pelanggan kembali normal secepat mungkin.

Sementara itu, terdapat informasi hoaks yang beredar di media sosial TikTok menyatakan bahwa gangguan ini disebabkan oleh serangan hacking terhadap operator layanan telekomunikasi di Indonesia. Namun, informasi tersebut telah dibantah oleh pihak Telkom. SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengungkapkan bahwa gangguan yang terjadi pada IndiHome dan Telkomsel adalah akibat adanya masalah pada sistem komunikasi kabel laut Jawa, Sumatera, dan Kalimantan ruas Batam-Pontianak. General Manager Telkom Kaltara Rizal Fahmi juga menambahkan bahwa diduga gangguan pada kabel laut tersebut disebabkan oleh jangkar kapal, dan tim maintenance telah menuju lokasi untuk melakukan perbaikan dengan estimasi waktu penyelesaian antara dua hingga empat minggu.

Untuk mengatasi hal ini, Telkom saat ini melakukan pengalihan rute atau jalur untuk tetap menjaga layanan IndiHome dan Telkomsel. Meskipun demikian, performa sinyal pada rute alternatif tidak seoptimal rute utama, terutama pada jam puncak.

Pengguna yang masih mengalami gangguan atau ingin mendapatkan informasi terkini mengenai proses pemulihan dapat menghubungi layanan pelanggan Telkomsel melalui call center 188 atau melalui kanal resmi Telkomsel di Facebook, X/Twitter (@Telkomsel), dan Instagram (@Telkomsel). Selain itu, pengguna IndiHome juga dapat memeriksa kondisi jaringan melalui situs Grapari Online dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disediakan.

Perlu dicatat bahwa layanan IndiHome saat ini menjadi bagian dari Telkomsel setelah resmi diintegrasikan pada tahun 2023, sehingga gangguan pada sistem jaringan dapat berdampak pada kedua layanan tersebut secara bersamaan. Pihak Telkomsel berjanji akan terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara menyeluruh dan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi sesuai perkembangan penanganan gangguan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!