
Bandung Barat, 21 Januari 2026 – Keributan yang melibatkan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Cafe Dylan, RT 02/04 Kampung Ciburial, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (20/1/2026) petang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda, menyatakan bahwa keributan melibatkan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ormas Gibas. Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (21/1/2026), ia mengkonfirmasi bahwa korban meninggal dunia berasal dari Ormas Gibas.
“Telah terjadi keributan antara Ormas PP dan Ormas Gibas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dari Ormas Gibas,” jelas Dana.
Korban yang tewas diketahui bernama Agus B I (45 tahun), warga Kampung Cihiedung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Selain korban jiwa, satu orang lainnya mengalami luka berat, yaitu Iwan Setiawan (50 tahun), warga Kampung Pamecelan, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka ringan, masing-masing bernama Agung, Deni Gibas, dan Nanang Gibas. Semua korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
AKP Dana menjelaskan kronologi awal terjadinya keributan, yang bermula dari perbedaan pendapat terkait penggunaan fasilitas karaoke di Cafe Dylan. Saat itu, delapan orang dari Ormas PP tengah melakukan aktivitas karaoke di lokasi tersebut. Setelah waktu karaoke mereka berakhir, datang empat orang dari Ormas Gibas yang meminta untuk bergantian menggunakan fasilitas karaoke.
Namun, permintaan tersebut tidak diterima oleh pihak Ormas PP. Adu mulut kemudian terjadi antara kedua kelompok dan berkembang menjadi keributan fisik yang semakin membesar. “Keributan berlangsung sekitar 30 menit,” ujarnya.
Dalam rentang waktu tersebut, sekitar 20 orang tambahan dari Ormas PP datang ke lokasi untuk membantu rekan-rekannya yang terlibat dalam cekcok. Hal ini membuat situasi menjadi semakin tidak terkendali dan akhirnya mengakibatkan adanya korban jiwa serta korban luka-luka.
Usai kejadian, kelompok Ormas PP langsung meninggalkan lokasi Cafe Dylan. Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan pascakejadian, antara lain melakukan olah Tindak Kejadian Pidana (TKP), mengumpulkan bukti fisik serta informasi dari saksi mata, dan melakukan identifikasi terhadap pelaku yang terlibat dalam keributan.
“Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh kronologi dan mengidentifikasi semua pihak yang terlibat. Proses hukum akan dijalankan secara adil terhadap setiap pelaku yang terbukti bersalah,” tegas AKP Dana.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat. Selain itu, mereka mendesak seluruh elemen masyarakat untuk membantu menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Saat ini, rumah sakit yang merawat korban luka-luka masih terus memantau kondisi kesehatan mereka, sementara proses pemeriksaan jenazah Agus B I sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kematian secara pasti.
(*)
